HUKUM PERKAWINAN KATOLIK DAN SIFATNYA. SEBUAH MANIFESTASI RELASI CINTA KRISTUS KEPADA GEREJA YANG SATU DAN TAK TERPISAHKAN

  • Daniel Wejasokani Gobai Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang
  • Yulianus Korain Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang
Keywords: sakramen perkawinan, kristianitas, unitas

Abstract

Marriage is an important idea, particularly in Christianity and generally in broader society. Generally speaking, every element of society understands marriage as the union of two persons, a man and woman, and through various processes both parties are united, binding promises before the authority to live a commitment for their whole life. For the Catholic Church, marriage is a sacrament that is a sign and means that saves and unites, in which unity between the two is prescribed in the divine plan. For some reasons, the sacrament of marriage has a variety of meanings. Among other things, besides manifesting the unity of relationship between Christ and His Church who inseparable, the Christian marriage is considered as a mean of the presence of God, who guides and accompanies, nourishes and fosters love for one another in the sacred bonds of marriage, which is inseparable and irrevocable.

Perkawinan merupakan gagasan yang penting dalam kekristenan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Hampir setiap elemen masyarakat, memahami perkawinan sebagai persetukuan dua pribadi, seorang pria dan wanita, dan melalui berbagai rentetan proses, keduanya bersatu, mengikat janji di hadapan otoritas yang berwenang untuk setia selamanya. Bagi Gereja katolik, perkawinan adalah sakramen yakni tanda dan sarana yang menyelamatkan dan menyatukan, yang mana persatuan di antara keduanya terlaksana  berkat penyelenggaraan ilahi. Untuk itu, sakramen Perkawinan memiliki berbagai makna, antara lain selain memanifestasikan relasi Kristus dan Gereja-Nya yang satu dan tak terpisahkan, tetapi juga berarti sarana yang menghadirkan Allah yang menuntun dan menyertai, memelihara dan memupuk cinta satu sama lain dalam ikatan suci perkawinan yang tak terbatalkan dan tak terpisahkan.

References

Aksara, Redaksi Bumi, Undang-Undang Pokok Perkawinan (Jakarta: Radar Jaya Offset, 1991)

Alf, Tjatur Raharso, Kesepatakan Nikah Dalam Hukum Perkawinan Katolik (Malang: Dioma, 2008)

Ardhi, F.X. Wibowo, Sakramen Perkawinan (Yogyakarta: Kanisius, 1993)

Bdk. Mat. 19:1, 3-6 Dan Lih. Kol. 3:19

Bdk Bab II Syarat-Syarat Perkawinan Pasal 6 Dalam Redaksi Bumi Aksara, Undang-Undang Pokok Perkawinan (Jakarta: Radar Jaya Offset, 1991)

Crichton, J.D., Perayaan Sakramen Perkawinan (Yogyakarta: Kanisius, 1990)

‘Dokumen Pacem In Terris-Perdamaian Dunia Oleh Paus Yohanes XXIII Tahun 1963’ <http://ajaransosialgerejakatolik.blogspot.com/2012/03> [accessed 14 September 2018]

Embuiru, Bdk. Herman, Katekismus Gereja Katolik (Ende Flores: Percetakan Arnoldus Jansen, 1995)

Go, Piet, Hukum Perkawinan Gereja Katolik Teks Dan Komtentar (Malang: Dioma, 1990)

Go, Soeharto dan Piet, Kawin Campur Beda Agama Dan Beda Gereja (Malang: Dioma, 2005)

Hadiwardoyo, Al. Purwa, Perkawinan Dalam Tradisi Katolik (Yogyakarta: Kanisius, 1988)

———, Perkawinan Dalam Tradisi Katolik (Yogyakarta: Kanisius, 1988)

Hadiwardoyo, AL. Purwa, Perkawinan Menurut Islam Dan Katolik Implikasinya Dalam Kawin Campur (Yogyakarta: Kanisius, 1990)

Hadiwardoyo, Bdk. Al. Purwa, Perkawinan Dalam Tradisi Katolik (Yogyakarta: Kanisius, 1988)

Harsanto, Yohanes Dwi, Youcat Indonesia Katekismus Populer (Yogyakarta: Kanisius, 2012)

Konigsmann, Josep, Pedoman Hukum Perkawinan Gereja Katolik (Ende:Nusa Indah, 1986)

Kusumawanta, Dominikus Gusti Bagus, Analisis Yuridis “Bonum Coniugum” Dalam Perkawinan Kanonik; Relevansi Untuk Pelayanan Pastoral Bagi Gereja Katolik Di Indonesia (Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara, 2007)

Lauwler, Michael G., ‘Faith, Contract, and Sacrament in Christian Marriage: A Theological Aproach’, Theological Studies A Quarterly Journal , United States: Theological Studies, Inc, 52.4, 720

Macatangay, Francis M., In Good TImes and Bad Preaching The Book of Tobit at Weddings, In The Pastoral Review (United Kingdom: United Kingdom: The Tablet Publishing Company Limited ISSN 1748-362x, 2008)

Michael, Tomy, ‘Alienasi Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan’, Mimbar Keadilan Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 2017

———, ‘Right To Have Rights’, Mimbar Keadilan Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Michael, Tomy, and Kristoforus Laga Kleden, ‘Menyoal Pemahaman Hak Dalam Prinsip-Prinsip Yogyakarta 2007’, DiH Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 14.28

Odozor, Paulinus I., The Same Sex Marriage Debate: Matters Arising Dalam Concilium-Families International Journal of Theology (London: SCM Press, 2016)

R.Himmes, Kenneth, and James A.Coriden, ‘The Indissolubility of Marriage: Reasons to Reconsider’, Theological Studies A Quarterly Journal, 65.3, 453

Rubiatmoko, Robertus, and Dkk, Kitab Hukum Kanonik (Bogor: Percetakan Grafika Mardi Yuana, 2016)

Supriadi, Agustinus, Menyingkap Tirai Perkawinan Kristiani; Sebuah Upaya Mendampingi Persiapan Perkawinan (Ponorogo: Solo Offset, 2002)

Syukur, Niko, and Dister, Teologi Sistematika 2 Ekonomi Keselamatan Kompendium Sepuluh Cabang (Yogyakarta: Kanisius, 2004)

West, Chrisopher, ‘A Basic Theology of Marriage in Priest & People June 2003, Pastoral Theology for the Modern World “what Is Christian Marriage Today?"’, United Kingdoms: The Tablet Publishing Company Limited ISSN 00009-8736, 17.6, 226

———, ‘A Basic Theology of Marriage in Priest & People June 2003, Pastoral Theology for the Modern World “what Is Christian Marriage Today?"’, United Kingdoms: The Tablet Publishing Company Limited ISSN 00009-8736, 17.6, 228

Willemien, and Otten, ‘Augustine on Marriage’, Theological Studies, United States: Theological Studies, Inc, 59.3, 399

Youcat Indonesia Katekismus Populer, Terj Yohan (Yogyakarta: Kanisius, 2012)

Aksara, Redaksi Bumi, Undang-Undang Pokok Perkawinan (Jakarta: Radar Jaya Offset, 1991)

Alf, Tjatur Raharso, Kesepatakan Nikah Dalam Hukum Perkawinan Katolik (Malang: Dioma, 2008)

Ardhi, F.X. Wibowo, Sakramen Perkawinan (Yogyakarta: Kanisius, 1993)

Bdk. Mat. 19:1, 3-6 Dan Lih. Kol. 3:19

Bdk Bab II Syarat-Syarat Perkawinan Pasal 6 Dalam Redaksi Bumi Aksara, Undang-Undang Pokok Perkawinan (Jakarta: Radar Jaya Offset, 1991)

Crichton, J.D., Perayaan Sakramen Perkawinan (Yogyakarta: Kanisius, 1990)

‘Dokumen Pacem In Terris-Perdamaian Dunia Oleh Paus Yohanes XXIII Tahun 1963’ <http://ajaransosialgerejakatolik.blogspot.com/2012/03> [accessed 14 September 2018]

Embuiru, Bdk. Herman, Katekismus Gereja Katolik (Ende Flores: Percetakan Arnoldus Jansen, 1995)

Go, Piet, Hukum Perkawinan Gereja Katolik Teks Dan Komtentar (Malang: Dioma, 1990)

Go, Soeharto dan Piet, Kawin Campur Beda Agama Dan Beda Gereja (Malang: Dioma, 2005)

Hadiwardoyo, Al. Purwa, Perkawinan Dalam Tradisi Katolik (Yogyakarta: Kanisius, 1988)

———, Perkawinan Dalam Tradisi Katolik (Yogyakarta: Kanisius, 1988)

Hadiwardoyo, AL. Purwa, Perkawinan Menurut Islam Dan Katolik Implikasinya Dalam Kawin Campur (Yogyakarta: Kanisius, 1990)

Hadiwardoyo, Bdk. Al. Purwa, Perkawinan Dalam Tradisi Katolik (Yogyakarta: Kanisius, 1988)

Harsanto, Yohanes Dwi, Youcat Indonesia Katekismus Populer (Yogyakarta: Kanisius, 2012)

Konigsmann, Josep, Pedoman Hukum Perkawinan Gereja Katolik (Ende:Nusa Indah, 1986)

Kusumawanta, Dominikus Gusti Bagus, Analisis Yuridis “Bonum Coniugum” Dalam Perkawinan Kanonik; Relevansi Untuk Pelayanan Pastoral Bagi Gereja Katolik Di Indonesia (Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara, 2007)

Lauwler, Michael G., ‘Faith, Contract, and Sacrament in Christian Marriage: A Theological Aproach’, Theological Studies A Quarterly Journal , United States: Theological Studies, Inc, 52.4, 720

Macatangay, Francis M., In Good TImes and Bad Preaching The Book of Tobit at Weddings, In The Pastoral Review (United Kingdom: United Kingdom: The Tablet Publishing Company Limited ISSN 1748-362x, 2008)

Michael, Tomy, ‘Alienasi Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan’, Mimbar Keadilan Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 2017

———, ‘Right To Have Rights’, Mimbar Keadilan Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Michael, Tomy, and Kristoforus Laga Kleden, ‘Menyoal Pemahaman Hak Dalam Prinsip-Prinsip Yogyakarta 2007’, DiH Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 14.28

Odozor, Paulinus I., The Same Sex Marriage Debate: Matters Arising Dalam Concilium-Families International Journal of Theology (London: SCM Press, 2016)

R.Himmes, Kenneth, and James A.Coriden, ‘The Indissolubility of Marriage: Reasons to Reconsider’, Theological Studies A Quarterly Journal, 65.3, 453

Rubiatmoko, Robertus, and Dkk, Kitab Hukum Kanonik (Bogor: Percetakan Grafika Mardi Yuana, 2016)

Supriadi, Agustinus, Menyingkap Tirai Perkawinan Kristiani; Sebuah Upaya Mendampingi Persiapan Perkawinan (Ponorogo: Solo Offset, 2002)

Syukur, Niko, and Dister, Teologi Sistematika 2 Ekonomi Keselamatan Kompendium Sepuluh Cabang (Yogyakarta: Kanisius, 2004)

West, Chrisopher, ‘A Basic Theology of Marriage in Priest & People June 2003, Pastoral Theology for the Modern World “what Is Christian Marriage Today?"’, United Kingdoms: The Tablet Publishing Company Limited ISSN 00009-8736, 17.6, 226

———, ‘A Basic Theology of Marriage in Priest & People June 2003, Pastoral Theology for the Modern World “what Is Christian Marriage Today?"’, United Kingdoms: The Tablet Publishing Company Limited ISSN 00009-8736, 17.6, 228

Willemien, and Otten, ‘Augustine on Marriage’, Theological Studies, United States: Theological Studies, Inc, 59.3, 399

Youcat Indonesia Katekismus Populer, Terj Yohan (Yogyakarta: Kanisius, 2012)

Published
2020-01-20
Section
Articles