PENCARI OBAT KUAT TERJEBAK CRIME WITHOUT VICTIM (Pisau Analisis Kriminologi)

  • Kristoforus Laga Kleden Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya http://orcid.org/0000-0002-8482-4597
  • Priskardus Hermanto Candra Science And Computer Universitas Bina Nusantara
  • Fransiskus Atom Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KARYA Ruteng – Flores – Nusa Tenggara Timur
Keywords: obat kuat, kriminologi

Abstract

“Tongkat ali pasak bum” or “Magic stick” there is another “Semeng ireng” including “Powerful Pill last night in Madura”. It is said that the efficacy of this traditional seagrass is able to raise the degree of male kum. The mighty, ruler on the bed. The efficacy of this traditional herb is like a phenomenon in the reality of the life of sexual desire, which cannot be ignored. For some people, the story of the effectiveness of this traditional herb, is just a myth. Not so for others. Because in certain places, this traditional herb is available. The formulation of the problem is how the knife of criminological analysis of buying and selling online drugs is strong? and why are powerful drug seekers classified as victims? The problem formulation is solved by using legal research which means the study of legal science to obtain the correct knowledge to answer a problem. According to anomic theory and subculture theory, the phenomenon of selling the practice of buying online strong drugs is a form of rebellion (rebellion) in the face of establishment which is adhered to in social life. Indeed this rebellion is influenced by the presence of advances in communication technology (online media). So that the rebellion is considered as a form of innovation. Unfortunately it is not supported by the good mental and mental maturity of these online media users.

“Tongkat ali pasak bumi,” atau “Tongkat ajaib,” ada lagi “Semut ireng,” termasuk “Pil kuat semalam di Madura.” Merupakan sederet nama ramuan tradisional yang sering dicari kaum lelaki, tidak sulit untuk mendapatkannya. Konon khsiat ramun tradisional ini, mampu mengangkat derajat kum lelaki. Sang perkasa, penguasa di atas ranjang. Khasiat ramuan tradisional ini, bagaikan fenomena dalam realitas kehidupan hasrat seksual, yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Bagi sebagain masyarakat, kisah ampuhnya ramuan tradisional ini, hanyalah mitos. Pun tidak demikian bagi yang lainnya. Karena pada tempat-tempat tertentu, tersedia ramuan tradisional ini. Rumusan masalahnya adalah bagaimana pisau analisis kriminologi jual beli online obat kuat? dan mengapa pencari obat kuat tergolong sebagai korban? Rumusan masalah diselesaikan dengan menggunakan penelitian hukum yang memiliki arti pengkajian ilmu hukum untuk memperoleh pengetahuan yang benar guna menjawab suatu masalah. Seturut teori anomi maupun teori subkultur, fenomena jual praktek beli online obat kuat merupakan suatu bentuk rebellion (pemberontakan) terhadapan kemapanan yang ditaati dalam kehidupan bermasyarakat. Memang rebellion ini dipengaruhi dengan kehadiran kemajuan teknologi kemunikasi (media online). Sehingga pemberontakan itu dianggap sebagai suatu bentuk inovasi. Sayangnya tidak dukungn dengan kematangan mental dan kejiwaan yang baik dari para pengguna media online ini.

References

Bayam Dan Stroberi Pun Anti Kanker, Hidup Sehat Dengan Akal Sehat, Kumpulan Artikel Kesehatan KOMPAS (Jakarta: PT KOMPAS Media Nusantra, 2000)

Bonger, W.A, Pengantar Tentang Kriminologi (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1982)

Clemente, Miguel, Dolores Padilla-Racero, Pablo Espinosa, Adela Reig-Botella, and Manuel Gandoy-Crego, ‘Institutional Violence Against Users of the Family Law Courts and the Legal Harassment Scale’, Frontiers in Phsyochology, Original Research, 2019, 1

Edwards, Charlie, and Luke Gribbon, ‘Pathways to Violent Extremism in the Digital Era’, RUSI Journal, 158.5 (2013), 1

Fakih, Mansor, Analisis Gender Dan Transformasi Sosial (Yogyakarta: Insist Press, 2008)

Makanan Tradisional Bisa Cegah Penyakit Modern, Penyembuhan Non Medis, Kumpulan Artikel Kesehatan KOMPAS (Jakarta: PT KOMPAS Media Nusantara, 2001)

Made Warka dan Tomy Michael, Unsur Ekonomis Dalam Konsiderans Undang-Undang. Jurnal Serambi Hukum Vol.12 No.02 Agustus 2017-Januari 2018 Hal 29 – 42 ISSN: 1693-0819 E-ISSN : 2549-5275.

Nuryanti, Aktris, ‘Sumber Daya Genetik Dan Pengetahuan Tradisional Terkait Sumber Daya Genetik Untuk Kemakmuran’, Jurnal Maslah-Masalah Hukum, 44.4 (2015), 409

Pi?tek, Wojciech, ‘The Right to an Efective Remedy in European Law: Signifcance, Content and Interaction’, China-EU Law Journal, 6 (2019), 165

Reestorff, Camilla Møhring, ‘Instagrammable Humanitarianism and the Politics of Guilt’, Journal Of Aesthetics & Culture, 10.2 (2018), 87

Rid, Thomas, and Peter McBurney, ‘Cyber-Weapons’, RUSI Journal Februari/Maret 2012, 157.1, 7

Sahetapy, J. E., Teori Kriminologi, Suatu Pengantar (Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1992)

Sahetapy, J.E, Viktimologi Sebuah Bunga Rampai (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1987)

Simandjuntak, B., Pengantar Kriminologi Dan Patologi Sosial (Bandung: Tarsito, 1981)

Weda, Made Darma, Kriminologi (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1995)

Yulianti, ‘Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terkait Peredaran Pangan Hasil Rekayasa Genetika Di Indonesia’, Jurnal ARENA HUKUM, 11.3 (2018), 541

Published
2020-01-20
Section
Articles