Pemberdayaan Kreatifitas Masyarakat Desa Bringen Melalui Program Kewirausahaan Berbasis Pengembangan Potensi Lokal

  • Hendy Widiastoeti
  • Novi Theresia Kiak

Abstract

Pembangunan masyarakat saat ini berlandaskan paradigma bottom up, sebuah pemahaman pembangunan yang tidak hanya berangkat dari bawah, namun paradigma ini juga memiliki arti bahwa masyarakatlah yang mengendalikan pembangunan. Dalam kegiatan Pemberdayaan masyarakat ini, kami berusaha mengajak masyarakat untuk dapat mengenali, memahami kondisi-kondisi aktual dalam masyarakat; dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini yang diawali dengan proses assessment bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi ekonomi lokal yang ada di lingkungan masyarakat, sehingga dapat memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal, selain itu dengan adanya PKM ini juga, kapasitas masyarakat dapat ditingkatkan terutama pengetahuan dan pemahaman mengenai wirausaha kepada masyarakat. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha meningkatkan pendapatan usahanya yang nantinya mendatangkan value atau nilai jual pada setiap produk. Dengan memanfaatkan hasil sumber daya alam yang tersedia maka setiap individu harus mempunyai kreativitas yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan pada bahan pokok yang akan diolah. Pada dasarnya kreativitas setiap individu itu berbeda – beda ada yang mencetuskan ide sendiri untuk mengolah bahan pokok ada pula yang harus diberi pelatihan untuk mengolah bahan pokok tersebut, karena kreativitas yang tinggi tetap membutuhkan sentuhan inovasi agar laku dipasar. Inovasi yang dibutuhkan adalah kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang ada menjadi nilai guna/nilai manfaat terhadap suatu produk. Kata kunci : wirausaha, masyarakat, potensi lokal, sumber daya alam
Published
2019-01-30
Section
Articles