EFFECTIVENESS OF WASTE MANAGEMENT AS A SOURCE OF ELECTRICAL ENERGY IN TPA BENOWO, SURABAYA CITY

Wilya Sulistiarini, Tukiman -

Abstract


Waste management is very important to achieve a clean and healthy environmental quality, thus waste must be managed as well as possible by implementing established planning and regulations so that things that are negative for life do not happen. Reuse accompanied by reduced usage is an effective step to overcome existing problems and the lifestyle of the community must be changed with existing waste to be processed into something of value, therefore the government has created innovations in overcoming waste problems, namely using environmentally friendly technology or PLTSa Garbage power plant). The purpose of this research is to describe, know and analyze the effectiveness of waste management as a source of electrical energy in TPA Benowo, Surabaya. This research is a form of research conducted with a qualitative approach. Data collection techniques in this study are interviews, observation and documentation to obtain information related to environmentally friendly technological innovations. The results show that the effectiveness of waste management as a source of electrical energy in TPA Benowo, Surabaya city is effective and is running according to existing regulations by measuring indicators from Riant Nugroho's theory so that with Appropriate the effectiveness of established policies can turn waste into useful goods. with environmentally friendly technology.


Keywords


Waste Management, Population, Technological Innovation, PLTSa.

References


Andina, E., Gatot, J., & Senayan, S. (2019). Analisis Perilaku Pemilahan Sampah di Kota Surabaya. 10(2).

Apriliani, D. (2021). Efektivitas Pengelolaan Sampah Kota Semarang Melalui Program Silampah (Sstem Lapor Sampah). Journal of Public Policy and Management Review.

Amrizal, D., Dalimunthe, A. H., & Yusriati. (2018). Penanggulangan Golput dalam Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilkada (H. Wahyudi, ed.). Retrieved from http://aqli.org

Afifuddin, & Saebani, B. A. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif (Pertama). Bandung: CV Pustaka Setia.

Dodi, N. (2015). Studi Kajian Kelayakan Pembagunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Kota Padang (Studi Kajian Di TPA Air Dingin Kota Padang). Teknik Elektro, 24–33.

Erdina, T. V., & Hariani, D. (2017). Analisis Efektivitas Organisasi Dalam Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 6(3). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jppmr.v6i3.16794

Faruq, U. I. (2016). Studi Potensi Limbah Kota Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah ( PLTSa ) Kota Singkawang. Teknik Elektro.

Gede, C., & Partha, I. (2010). Penggunaan Sampah Organik Sebagai Sebagai Pembnagkit Listrik Di TPA Suwung Denpasar. 9(2).

Kurniawan, A. (2005). Tranformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaruan.

Manalu, (2020). Kerjasama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Sumber Organik Pada Program Pembangkit Listrik Di TPA Benowo Kota Surabaya. Publika, 8.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Amerika: SAGE Publication.

Moleong, L. J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung:Remaja Rosdakarya.

Makmur. (2011). Efektifitas Kebijakan kelembagaan Pengawasan. Bandung: Refika Aditama

Nurdiansah, & Kasiwi, A. (2020). Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Sebagai Solusi Permasalahn Kota ; Studi Kasus Kota Surabaya.12(1), 87–92.

Nugroho, Riant. (2011). Kebijakan Publik (Formulasi,Implementasi, dan Evaluasi). Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Ray, R. (2017). Pengaruh Implementasi Kebijakan dan Kompetensi SDM terhadap Efektivitas Pengelolaan Sampah Di Kota Depok . 3, 18–34.

Rofandi, F. (2015). Penerapan Sistem Solid Waste Apliccation Transportation (SWAT ) DI Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya.Publika. 1–8.

Rungky, (2014). Implementasi program pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan di rt 03 rw 03 jambangan kota surabaya, 1–6.

Ramdani, D. F. (2018). Model Kebijakan Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan di Provinsi Banten .Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 192–202. https://doi.org/10.31289/jap.v8i2.1900

Safrizal. (2014). Distributed Generation Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Type Incinerator Solusi Listrik Alternatif Kota Medan. (3), 121–128.

Samsinar, R., & Anwar, K. (2018). Studi Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Kapasitas 115 KW ( Studi Kasus Kota Tegal ). 15(2), 33–40.

Soewadji, J. (2012). Pengantar Metode Penelitian. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Sucahyo, F. M. (2021). Inovasi Pengelolaan Sampah Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Oleh Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau ( DKRTH ) Surabaya ( Studi Kasus di Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Benowo Surabaya ) . Jurnal Publika, 9, 39–52.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Keempat). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono.(2018). Metode Penelitian Kuantitatif, KualitatifdanR&D.Bandung: Alfabeta.

Sunyoto, D. (2013). Metode dan Instrumen Penelitian (Untuk Ekonomi dan Bisnis) .Yogyakarta: PT.Buku Seru.

Steers, R. M. (1985). Efektivitas Organisasi (kedua). Jakarta: LPPM dan Penerbit Erlangga. Bisnis) (pertama; T. Admojo, ed.). Yogyakarta: PT. Buku Seru.




DOI: https://doi.org/10.30996/dia.v19i1.4920

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Wilya Sulistiarini, Tukiman -

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats