DEVELOPMENT OF KAMPUNG WISATA LAWAS MASPATI SURABAYA AS TOURISM HERITAGE IN GOOD TOURISM GOVERNANCE PERSPECTIVE

Keywords: Good Tourism Governance, Good Governance, Tourism, Tourism Village, Kampung Lawas Maspati

Abstract

The Surabaya City Government is developing a tourism program, namely Kampung Wisata. Kampung Lawas Maspati is one of the tourism potentials to be used as leading heritage tourism in the city of Surabaya. However, the Covid-19 pandemic has had an impact on the decline in tourists. This study aims to describe and analyze the development carried out so that tourism can continue to run in the midst of a pandemic by using the concepts of good tourism governance principles, Bambang Sunaryo (2013). This type of research is qualitative research with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The research location is in the Kampung Wisata Lawas Maspati Surabaya. The focus of the research is the application of the principles of good tourism governance in the development of Kampung Lawas Maspati. Research data sources, primary data and secondary data. The results of the study indicate that in the application of the ten principles of good tourism governance, there are two principles that have not been achieved and implemented properly, namely the principle of environmental carrying capacity and the principle of Program Monitoring and Evaluation.

Author Biographies

Reza Tri Wahyuni, UPN "Veteran" Jawa Timur
Status sebagai Mahasiswa di Program Studi Administrasi Publik UPN "Veteran" Jawa Timur
Ertien Rining Nawangsari, UPN "Veteran" Jawa Timur
Status sebagai Dosen di Program Studi Administrasi Publik UPN "Veteran" Jawa Timur

References

Adityaji, R. (2018). Formulasi Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Dengan Menggunakan Metode Analisis Swot: Studi Kasus Kawasan Pecinan Kapasan Surabaya. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(1), 19–32. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i1.2188

Arenawati. (2016). Administrasi Pemerintah Daerah : Sejarah, Konsep, dan Penatalaksanaan di Indonesia (2nd ed.). Graha Ilmu.

Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2020). Jumlah Wisman ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda bulan November naik sebesar 4.580,77 persen sedangkan TPK hotel berbintang naik sebesar 3,38 poin.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. (2016). Buku Profil Kota Surabaya. https://www.globalcovenantofmayors.org/cities/surabaya/

Djafar, S. (2015). Evaluasi Kebijakan Pariwisata (K. Nugrahini (ed.)). Penerbit Ombak (Anggota IKAPI).

Hakim, L. (2016). Pengantar Administrasi Pembangunan (M. Sandra (ed.); 3rd ed.). Ar ruzz Media.

Kuswana, D. (2011). Metode Penelitian Sosial. Pustaka Setia.

Listyaningsih. (2014). Administrasi Pembangunan Pendekatan Konsep dan Implementasi. Graha Ilmu.

Miles, M., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publication.

Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Surabaya Tahun 2016-2021.

Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surabaya Tahun 2014-2034.

Prasodjo, T. (2017). Pengembangan Pariwisata Budaya dalam Perspektif Pelayanan Publik. Jurnal Office, 3(1), 7–12. https://doi.org/10.26858/jo.v3i1.3448

Rozaan, A., Kholid, M., & Prasetya, A. (2018). Analisis Pengembangan Produk Wisata Heritage Trail Untuk Meningkatkan Citra Destinasi (Studi Pada Surabaya Heritage Track Di Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 61(4), 81–90.

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata, Konsep dan Aplikasinya Di Indonesia (1st ed.). Gava Media.

Suwena, I. K., & Widyatmaja, I. G. N. (2017). Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Analisis Pariwisata, 58–72.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Published
2021-12-01
Section
PUBLIC ADMINISTRATION