PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020 DALAM PERSPEKTIF PRINSIP OTONOMI DAN DESENTRALISASI

  • Rusdianto Sesung Universitas Narotama
  • Syofyan Hadi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Keywords: desentralisasi, keuangan daerah, otonomi daerah

Abstract

Abstract

The research objective was to determine the existence of Presidential Decree No. 33-2020 in the perspective of the principles of autonomy and decentralization Regional autonomy means regional rights to regulate and manage government affairs decentralized by the central government, including financial management. Regions are given the authority to compile and implement budgets in accordance with regional capacities proportionally and rationally. For that, Presidential Decree No. 33 of 2020 has the potential to conflict with the principles of regional autonomy and decentralization, because it reduces regional independence. The central government should have sufficiently determined guidelines for creating good governance in regional government administration and carried out strict supervision, without specifying detailed and detailed figures.

Keywords: decentralization; regional autonomy;regional finance

Abstrak

Tujuan penelitian untuk mengetahui eksistensi Perpres No. 33-2020 dalam perspektif prinsip otonomi dan desentralisasi Otonomi daerah  bermakna hak daerah untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan yang didesentralisasikan oleh pemerintah pusat, termasuk pengelolaan keuangan. Daerah diberikan kewenangan untuk menyusun dan melaksanakan anggaran sesuai dengan kemampuan daerah secara proporsional dan rasional. Untuk itu, Perpres No. 33 Tahun 2020 berpotensi bertentangan dengan prinsip otonomi daerah dan desentralisasi, karena mereduksi kemandirian daerah. Seharusnya, pemerintah pusat cukup menentukan pedoman untuk menciptakan good governance penyelenggaraan pemerintahan daerah dan melakukan pengawasan secara ketat, tanpa menentukan angka yang detail dan rinci.

Author Biographies

Rusdianto Sesung, Universitas Narotama
Fakultas Hukum
Syofyan Hadi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Fakultas Hukum

References

Abdullah, Dudung, ‘Hubungan Pemerintah Pusat Dengan Pemerintah Daerah’, Jurnal Hukum Positum, 2016 <https://doi.org/10.35706/positum.v1i1.501>.

Adiyanta, F.C. Susila, ‘Hukum Dan Studi Penelitian Empiris: Penggunaan Metode Survey Sebagai Instrumen Penelitian Hukum Empiris’, Administrative Law and Governance Journal, 2019 <https://doi.org/10.14710/alj.v2i4.697-709>.

Arfa’i, Arfa’i, ‘Bentuk Negara Republik Indonesia Ditinjau Pengaturan Tentang Pemerintahan Daerah Dalam Peraturan Perundang-Undangan’, None, 2013.

Autopoietic Law - A New Approach to Law and Society, Autopoietic Law - A New Approach to Law and Society, 2012 <https://doi.org/10.1515/9783110876451>.

Cambridge University, ‘Cambridge Dictionary | English Dictionary, Translations & Thesaurus’, Cambridge University, 2018.

Christia, Adissya Mega, and Budi Ispriyarso, ‘DESENTRALISASI FISKAL DAN OTONOMI DAERAH Di INDONESIA’, LAW REFORM, 2019 <https://doi.org/10.14710/lr.v-15i1.23360>.

Haggard, Stephan, and Lydia Tiede, ‘The Rule of Law and Economic Growth: Where Are We?’, World Development, 2011 <https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2010.10.007>

Hajdon, Philipus M., ‘Peradilan Tata Usaha Negara Dalam Konteks Undang-Undang No. 30 Th. 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan. (Administrasi Court According to Law No. 30 Year 2014 on Government Administration Law).’, Implementation Science, 2014.

Irham, M. Aqil, ‘PENGAMANAN PILAR BANGSA DAN MASA DEPAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA’, KALAM, 2017 <https://doi.org/10.24042/klm-.v6i1.398>.

Kasmawati, Andi, ‘Analisis Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Prima’, Humanis, 2011.

Keban, Yeremis T., ‘Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Dalam Era Otonomi: Isu Strategis, Bentuk, Dan Prinsip’, Jurnal Ilmu Pemerintahan Indonesia, 2007.

Merriam-Webster, ‘Dictionary and Thesaurus | Merriam-Webster’, Merriam-Webster, 2015

Newman, Saul, ‘Post-Anarchism and Radical Politics Today’, in Post-Anarchism, 2017 <https://doi.org/10.2307/j.ctt183pb1v.8>.

Nur Wijayanti, Septi, ‘Hubungan Antara Pusat Dan Daerah Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014’, Jurnal Media Hukum, 2017 <https://doi.org/10.18196/jmh.2016.0079.186-199>.

Nurhayati, ‘Analisis Teori Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah Di Indonesia’, Trias Politika, 2017.

Nurhemi, Nurhemi, and Guruh Suryani R, ‘DAMPAK OTONOMI KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA’, Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan, 2015 <https://doi.org/10.21098/bemp.v18i2.522>

Raharja, Mega, Ratih Nur Pratiwi, and Abdul Wachid, ‘Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah ( Studi Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah , Kabupaten Lamongan )’, Jurnal Administrasi Publik (JAP), Universitas Brawijaya, Malang, 2017.

Safitri, Sani, ‘Sejarah Perkembangan Otonomi Daerah Di Indonesia’, Jurnal Criksetra, 2016

Sedubun, Victor Juzuf, Marthinus Johanes Saptenno, Jemmy Jefry Pietersz, and Sostones Yacobis Sisinaru, ‘Pembatalan Peraturan Daerah Dan Akibat Hukumnya Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah’, SASI, 2019 <https://doi.org/10.47268/sasi.v25i2.216>.

Simandjuntak, Reynold, ‘Sistem Desentralisasi Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Perspektif Yuridis Konstitusional’, Journal de Jure, 2016 <https://doi.org/10.18860/j-fsh.v7i1.3512>.

Published
2021-01-30
Section
Articles