PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DI KOSAN UMUM (STUDI PADA WILAYAH RUNGKUT)

Dara Manista Harwika, Amelia Puspita Sari

Abstract


Abstract

The purpose of this research is to offer novelty related to legal protection that is relevant and can quickly be applied in public boarding houses. Using empirical research methods to describe the legal regulations that live in society. Through this research, the researcher offers the concept of legal protection for victims of sexual harassment who live in an environment that is only limited by one door. Namely that the influence of an environment that is too friendly to teach the individual a touch that should not be done, besides the geographical factor of the environment which is an industrial area with most male workers who only live alone there so they cannot control their passions, besides that the divider between freedoms people per person only one door is considered too thin in protecting each other's privacy so that it is widely used for sexual harassment. In this case, the community around the public boarding house receives two legal protection measures, namely the first, which is preventive, namely building a protection institution for victims of sexual harassment in collaboration with local village officials. The second is to urge the Legislative to immediately pass the Draft law on the Elimination of Sexual Violence because Indonesia is an emergency of sexual harassment.

Keywords: legal protection; public boarding houses; sexual harassment

Abstrak

Tujuan penelitian ini yaitu menawarkan kebaruan terkait perlindungan hukum yang relevan dan cepat dapat diterapkan di dalam kosan umum. Mengunakan metode penelitian empiris dengan menguraikan peraturan hukum yang hidup di masyarakat. Melalui penelitian ini peneliti menawarkan bagaimana konsep perlindungan hukum korban pelecehan seksual yang tinggal di dalam lingkungan yang hanya berbatas oleh satu pintu. Yaitu bahwa pengaruh dari lingkungan yang terlalu ramah sehingga mewajarkan sentuhan yang tidak seharusnya dilakukan kepada individu, selain itu faktor geografis lingkungan yang merupakan kawasan industrial dengan kebanyakan pekerja laki-laki yang hanya tinggal sendirian disana sehingga tidak dapat mengontrol nafsu nya, selain itu sekat diantara kebebasan orang per orang hanya berbatas satu pintu dinilai terlalu tipis dalam melindungi privasi masing-masing sehingga banyak dimanfaatkan untuk melakukan pelecehan seksual. Di dalam hal ini maka masyarakat sekitar kosan umum mendapat dua upaya perlindungan hukum yaitu yang pertama, bersifat mencegah yaitu membangun lembaga perlindungan korban pelecehan seksual yang bekerja sama aparat kampung setempat. Yang kedua yaitu mendesak DPR untuk segera mengesahkan RUU PKS karena Indonesia darurat pelecehan seksual.


Keywords


kosan umum; pelecehan seksual; perlindungan hukum

Full Text:

PDF

References


Ambros Leonangung Edu, Fransiska Jaiman Madu, Mariana Jediut, and Petrus Redy Partus Jaya, ‘Perilaku Berpacaran Remaja Kos-Kosan Di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Ntt’, Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 12.1 (2020), 45–54

Cahyani, Yulianti Ningsih, Alfa Galih Verdiantoro, and Febriyanti Uma, ‘Perlindungan Hukum Bagi Korban Tindak Kekerasan Seksual Kaum Tunarungu Dalam Prespektif Hukum Pidana’, Mimbar Keadilan, 13.2 (2020), 218–28

Ikhwantoro, Danur, and Nandang Sambas, ‘Faktor Penyebab Terjadinya Kejahatan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan Dewasa Yang Terjadi Di Kota Bandung Ditinjau Secara Kriminologis ( Studi Kasus Penanganan Kejahatan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan Dewasa Di P2TP2A Kota Bandung ) Factors of C’, Unisba, 4 (2018), 907–13

Juita, Siska, ‘Peran Serta Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Dari Perspektif Hukum Pidana’, Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 3.1 (2018), 355–62

Ma’rufah, Nurbaiti, Hayatul Khairul Rahmat, and I Dewa Ketut Kerta Widana, ‘Degradasi Moral Sebagai Dampak Kejahatan Siber Pada Generasi Millenial Di Indonesia’, Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7.1 (2020), 191–201

Maneechukate, Siriporn, ‘Karakter Masyarakat Indonesia Berdasarkan Peribahasa’, Indonesian Language Education and Literature, 4.1 (2018), 91

Neoh, Gracela, and Roswita Oktavianti, ‘Komunikasi Organisasi Komnas Perempuan Dalam Menyikapi Penyelesaian Kasus Pelecehan Seksual’, Koneksi, 5.1 (2021), 139

Pendidikan Sejarah, Jurusan, KAWASAN INDUSTRI RUNGKUT TAHUN 1965-1980 DEVITA ANITA PUTRI, Journal Pendidikan Sejarah, 2018, VI

Perempuan, Komnas, ‘Perempuan Dalam Himpitan Pandemi : Lonjakan Kekerasan Se-ksual,Kekerasan Siber,Perkawinan Anak,Dan Keterbatasan Penanganan Ditengah Covid-19’, Journal of Chemical Information and Modeling, 138.9 (2021), 1689–99

Rahmi, Sitti, Husaini Azis, Budi T Ratag, and Afnal Asrifuddin, ‘Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kos-Kosan Kelurahan Kleak Kota Manado’, Jurnal KESMAS, 7.April (2018), 8

Ramadhani Lucky Al Kahfi, . Hamidah, ‘Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental EMERGING ADULT’, 7 (2018), 46–60

Rossy, Ayu Erivah, Umaimah Wahid, ‘Analisi Isi Kekerasan Seksual Dalam Pemberitaan Me-dia Online’, Jurnal Komunikasi, 7.2 (2015), 152–64

Sistem, Dalam, and Peradilan Pidana, ‘Hj. Suzanalisa,,SH.MH. Adalah Dosen Tetap PS. Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Batanghari Jambi. 14’, 14–25

Tamara, Andini L, and Winarno Budyatmojo, ‘Kajian Kriminologi Terhadap Pelaku Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Oleh Wanita Terhadap Pria’, Recidive, 8.2 (2019), 139–48

Tanisha, Trisha, Sanggup Leonard Agustian, Yehuda Gilbert, and Latar Belakang, ‘HE-GEMENONI HUKUM TERHADAP KEJAHATAN SEKSUAL PEREMPUAN DAN ANAK-ANAK : REFLEKSI MITIGASI Pada Era Globalisasi , Banyak Sekali Paham-Paham Baru Atau Ideologi Yang Masuk Ke Masyarakat Di Indonesia . Lambat Laun , Pemahaman Ini Mampu Bertumbuh Dalam Pikiran O’, 13.28 (2020), 72–84

Wadjo, Hadibah Zachra, and Judy Marria Saimima, ‘Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual Dalam Rangka Mewujudkan Keadilan Restoratif’, Jurnal Belo, 6.1 (2020), 48–59




DOI: https://doi.org/10.30996/dih.v17i2.5233

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 DiH: Jurnal Ilmu Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats