PEMBATASAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN RECIDIVE

  • Zeha Dwanty El Rachma Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Keywords: anak, diversi

Abstract

Abstract

Children are the most valuable treasure, for the family, society and nation. The constitution expressly states in Article 28B paragraph 2 which states that every child has the right to justice and legal protection in their development which is free from violence and discrimination. The explanation of this article is a basic human right that must be fulfilled. At this stage of searching for identity it is influenced by their mentality, so that children sometimes still do not understand whether the action is good or not. Sometimes children are easily affected by situations and conditions around them, especially if the environment is very bad for them. If the child is comfortable, there will be a concern if the child violates the law. Children who are already criminal offenders need a criminal justice system strategy that is to try to minimize intervention in the juvenile criminal justice system. Diversion is a policy carried out to prevent (diversion) the perpetrator from the formal criminal justice system, but there are conditions for diversion, which is not a criminal repetition. The research method used in this study is the normative juridical method. The results obtained are the results of the diversion show that the diversion has not fully had a positive effect on children who are criminal suspects, it is proven that by the recurrence of criminal acts by the suspect.

Keywords: child; diversion

Abstrak

Anak merupakan harta yang paling berharga, bagi keluarga, masyarakat dan bangsa. Konstitusi secara tegas dalam Pasal 28B ayat (2) yang menyatakan  Setiap anak berhak mendapatkan keadilan serta perlindungan hukum dalam tumbuh kembangnya yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi. Penjelasan dari pasal tersebut merupakan hak asasi anak yang wajib dipenuhi. pada tahapan pencarian jati diri ini dipengaruhi oleh mentalitasnya, sehingga anak terkadang masih belum paham apakah tindakan tersebut baik atau tidak. Terkadang anak mudah terpengaruh oleh situasi dan kondisi di sekitarnya, apalagi jika lingkungan tersebut sangat buruk bagi mereka. Apabila anak sudah nyaman maka akan dikhawatirkan bila anak tersebut melanggar hukumAnak yang terlanjur menjadi pelaku pidana diperlukan strategi sistem peradilan pidana yaitu mengupayakan seminimal mungkin intervensi sistem peradilan pidana anak.Diversi merupakan kebijakan yang dilakukan untuk menghindarkan (Pengalihan) pelaku dari sistem peradilan pidana formal,Tapi terdapat syarat untuk dilakukannya diversi yaitu bukan merupakan pengulangan Pidana. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Hasil penelitian yang didapat adalah menunjukkan bahwa diversi belum sepenuhnya memberikan pengaruh positif bagi anak yang menjadi tersangka pidana, hal itu dibuktikan bahwa dengan berulangnya tindak pidana oleh tersangka.

Author Biography

Zeha Dwanty El Rachma, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Fakultas Hukum

References

Astuti, AM. Endah Sri, Untung Sri Hardjanto, and Yasrina Ziliwu, ‘Rehabilitation of Juvenile Througout Diversion Institution As an Effort of Recidive Offenses on Juvenile Offenders’, SHS Web of Conferences, 2018 <https://doi.org/10.1051/shsconf/20185408002>

Aulia, Medina Citra, and Wiwik Afifah, ‘PEMIDANAAN PELAKU PEMERKOSAAN DENGAN ORIENTASI SEKSUAL SEJENIS’, Mimbar Keadilan, 2019 <https://doi.org/10.30996/mk.v-12i1.2170>

Bunga, Dewi, ‘Politik Hukum Pidana Terhadap Penanggulangan’, Jurnal Legislasi Indonesia, 2019

Darmika, Ika, ‘PEMBAHARUAN SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA’, DE’RECHTSSTAAT, 2019 <https://doi.org/10.30997/jhd.v5i2.2046>

Dina Novitasar, ‘Rehabilitasi Terhadap Terhadap Anak Korban Penyalahgunaan Narkoba’, Hukum Khaira Ummah, 2017

Firmansyah, Ridho, ‘Rehabilitasi Dan Deradikalisasi Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Terorisme’, Jurist-Diction, 2019 <https://doi.org/10.20473/jd.v2i2.14258>

Hambali, Azwad Rachmat, ‘Penerapan Diversi Terhadap Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana ( Diversions for Children in Conflict with The Laws in The Criminal Justice System )’, Jurnal Ilmu Hukum, 2019

Harefa, Beniharmoni, ‘DIVERSI SEBAGAI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK ASASI ANAK DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA’, Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 2015 <https://doi.org/10.23887/jkh.v1i1.5009>

Mayasari, Dian Ety, ‘Perlindungan Hak Anak Kategori Juvenile Delinquency’, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 2018 <https://doi.org/10.24815/kanun.v20i3.11837>

Omposungu, Kartika, ‘Analisis Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor: 770/Pid.Sus/2012/Pn.-Mlg Tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Yang Dilakukan Oleh Anak’, Malang:Uni (2015)

Reki, Natanael Dwi, ‘PEMBATASAN PEMILIKAN DAN PENGUASAAN HAK ATAS TANAH DA-LAM PERSPEKTIF REFORMA AGRARIA’, Jurnal Hukum Magnum Opus, 2018 <https://doi-.org/10.30996/jhmo.v0i0.1767>

Sambas, Nandang, ‘The Development of Trafficking as a Form of Human Rights Violations’, 2019 <https://doi.org/10.2991/sores-18.2019.97>

Tanaka, Andi, ‘RUMAH PERAN SI PAI (STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KE-KERASAN TERHADAP ANAK)’, Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender, 2018 <https://do-i.org/10.15408/harkat.v12i2.7568>

Yani, Mas Ahmad, ‘Pengendalian Sosial Kejahatan (Suatu Tinjauan Terhadap Masalah Penghukuman Dalam Perspektif Sosiologi)’, JURNAL CITA HUKUM, 2015 <https://doi.org/10.15408/jc-h.v2i1.1842>

Published
2021-02-08