IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN DAN PENGENDALIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA DEPARTEMEN FOUNDRY PT. SICAMINDO
DOI:
https://doi.org/10.30996/he.v16i2.2968Keywords:
Kesehatan Keselamatan Kerja, Hazard, Penilaian Risiko, Pengendalian Risiko, OTPAbstract
Tingginya kasus kecelakaan kerja menunjukan bahwa kesadaran tenaga kerja maupun pihak perusahaan dalam menangani masalah kesehatan keselamatan kerja masih kurang, oleh karena itu dibutuhkan suatu pengukuran risiko kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis potensi bahaya di bagian Produksi khususnya Departemen Foundry PT. Sicamindo dan juga bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pekerja tentang potensi bahaya dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan observasional. Objek penelitian adalah mesin, sikap atau perilaku tenaga kerja, proses kerja dan lingkungan kerja. Berdasarkan identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalan risiko terdapat beberapa bahaya dan risiko yang terjadi dengan kriteria tolerable risk, moderate risk dan sustainable risk. Pengendalian bahaya yang telah dilakukan di PT. Sicamindo yaitu bersifat pengendalian administrative dan penyediaan alat pelindung diri (APD). Objective, Target dan Program (OTP) yang ditetapkan sebagai sasaran yang ingin dicapai yaitu mengurangi kecelakaan kerja (non fatality dan non LTI) sebesar 1 Kasus/Bulan dan mengurangi penyakit akibat kerja (non fatality dan non LTI) sebesar 1 Kasus/Bulan.
Downloads
References
Darsono, 2013, Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Dalam Upaya Mengendalikan Tingkat Kerusakan Produk, Jurnal Ekonomi–Manajemen–Akuntansi No. 35 / Th.XX / Oktober 2013 ISSN:0853-8778.
Fatkhurrohman, Arief dan Subawa, 2016, Penerapan Kaizen Dalam Meningkatkan Efisiensi Dan Kualitas Produk Pada Bagian Banbury PT Bridgestone Tire Indonesia. Jurnal Administrasi Kantor, 4(1): 14 – 31.
Fauza, Q., dan Angga Prawira Kautsar. 2018. Review Artikel: Plan-Do-Check-Act (Pdca) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit. Farmaka 16 (3): 234 – 243
Ilham, M. N., 2012, Analisis Pengendalian Kualitas Produk Dengan Menggunakan Statistical Processing Control (SPC), Skripsi, Pada PT. Bosowa Media Grafika,.
Paramita P.D. 2012. Penerapan Kaizen Dalam Perusahaan. Jurnal Manajemen, hal 1-11.
Puspita D., Ariani, 2013, Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Pendekatan P.D.C.A. (Plan-Do-Check-Act) Berdasarkan Standar Minimal Pelayanan Rumah Sakit Pada Rsud Dr. Adhyatma Semarang, http://ejournals1.undip.ac.id,/Index.Php, Diponegoro Journal Of Social And Politic, Hal. 1-12.
Schneider, P.D. 1997. FOCUS PDCA ensures continuous qualityimprovement in the outpatient setting. Oncol Nurs Forum. Chinese Medical Journal, 128(18): 966.
Vissers, J.M.H., Bertrand, J.W.M., and De Vries, G. 2001. A Framework for Productioncontrol in Health Care Organizations. Prod Plan Control, 12: 591–604.
Waring, T. and Wainwright, D. 2002. Communicating the complexity of computer-integrated operations. An innovative use of process modelling in a North East hospital Trust. Int J Operation Product Manage, 22: 394–41.
Triwibowo, Cecep & Pusphandini, Erlysa M., (2013). Kesehatan Lingkungan Dan K3. Yogyakarta: Nuha Medika
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Heuristic agree to the following terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)




