PENDAMPINGAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK PELATIHAN PERAKTIK PEMBUATAN PRODUK MAKANAN DARI JAGUNG SERTA CARA PENGEMASANNYA

  • Virhanty Ernita Sukma
  • Putu Eka Dewi

Abstract

Nugget jagung merupakan salah satu makanan favorit yang banyak beredar di masyarakat. Nugget adalah makanan ringan yang sering dijadikan jajanan atau bisa dijadikan teman maknan nasi oleh seluruh lapisan masyarakat. Harga nugget yang berbahan sehat memang tidak murah tetapi banyak beredar nugget-nugget murah yang dijual ke anak-anak sekolah dan nugget murah itu pasti berbahan yang tidak sehat dan tidak menyenagkan. Maka kami memutuskan untuk membuat nugget dengan bahan dasar lain, yaitu singkong. Pemanfaatan singkong dirasa kurang bervariasi, kebanyakan singkong dijadikan makanan-makanan tradisional padahal masyarakat jaman sekarang terutama anakanak tidak menyukai makanan-makanan tradisional mereka lebih menyukai makanan instan. Disini kita membuat inovasi yang berbahan dasar jagung yang kurang diminati masyarakat modern. Dengan inovasi baru ini diharapkan masyarakat bisa menikmati jagung yang berbeda yaitu nugget jagung. Nugget sehat identik dengan harga mahal, tetapi dengan bahan dasar jagung yang harga pasarnya tergolong murah diharapkan nugget ini dapat dinikmati semua kalangan baik kalangan bawah, menegah, dan atas. Dengan tidak menghilangkan manfaat dari singkong tetapi dengan tampilan yang modern. Berikut ini keunggulan dari Nugget jagung : 1. Menjegah Diabete 2. Tidak mengandung bahan pengawet 3. Terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapat dan harganya terjangkau 4. Praktis, mudah , hemat. 5. Mengurangi Tekkanan Darah 6. Mempengaruhi Kesuburan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Wikipedia. 2017. Jagung.

https://id.wikipedia.org/wiki/Jagung

(diakses 03-08-2018).

Wikipedia. 2017. Nugget.

http://www.definisimenurutparaahli.com/peng

ertian-nugget/

(diakses 30-01-2018).

Buchari Alma, 2005, Kewirausahaan,

Alfabeta, Bandung,

REPUBLIKA.CO.ID, YLKI Minta BPOM

Tindaklanjuti Temuan Pangan Tanpa Label,

Selasa,

(26 Oktober 2010)

Published
2019-01-30
Section
Articles