PENYULUHAN DEMAM BERDARAH DENGUE ( DBD )

Penulis

  • Eko April Ariyanto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Nur Komariyah
  • Indah Juliadi

DOI:

https://doi.org/10.30996/.v3i3.3728

Abstrak

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes egypti yang ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual dan manifestasi perdarahan seperti uji tourniquet (rumple lead) positif, bintik-bintik merah di kulit (petekie), dan sebagainya. Upaya pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan PSN 3M Plus (menguras, menutup tempat penampungan air dan mendaur-ulang / memanfaat kembali barang-barang bekas) serta ditambah (Plus) seperti : menaburkan larvasida pembasmi jentik, memelihara ikan pemakan jentik, mengganti air dalam pot/vas bunga dan lain-lain. Olehkarena itu untuk meningkatkan keberhasilan pengendalian DBD dan mencegah terjadinya peningkatan kasus atau KLB, maka diperlukan adanya Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dalam melakukan pengawasan dan penyuluhan kepada masyarakat agar melakukan PSN dengan 3M plus. Tujuan penelitian study kasus ini memberikan wawasan pada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengajarkan cara mencegah demam berdarah dan bagaimana cara mengatasi ketika terkena demam berdarah.
Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara memberikan questioner atau pertanyaan pada warga Dukuh Kembar. Meliputi penyuluhan serta melakukan survey lapangan secara langsung, yaitu pemberian bubuk ABATE pada warga.
Hasil dari pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan, dan hasil yang dicapai adalah para warga di desa Dukuhkembar kini menjadi lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar serta lebih waspada terhadap DBD. Peserta juga bisa memahami perubahan yang terjadi saat keluarga terjangkit oleh virus DBD. Para warga dapat lebih mengenali ciri-ciri nyamuk aedes aegepty dan cara penanganan diri ketika keluarga terkena demam berdarah karena adanya program kerja “ Penyuluhan Demam Berdarah ( DBD )”.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

‘Umdat al-Qari, 20/270, dalam al-Maktabah al-Syamilah. http://www.shamela.ws. al-Ishdar al-Tsani, 2.11.

A. Rafiq, Makalah Konversi Agama, STAI Sultan Muhammad Syafiyuddin Sambas, 2013.

Agus Budi Wirawan, “’ Proses Konversi Agama Dari Hindu Ke Kristen Protestan Di Desa Sumbersari Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong”’ Widya Genitri, Volume 6, Nomor 1, Desember 2014

Albone S. Raj, “Mass Religious Conversion as Protest Movement: A Framework”, dalam Journal of Religion and Society, vol. xxxviii, No. 4, hal. 58-66. ttp://www.mediahindu.net/berita-dan-artikel/artikel-umum/58-konversi-agama.html,15 Agustus 2012.

Andrew Wingate, “A Study of Conversion from Christianity to Islam in Two Tamil Villages”, dalam Jounal of Religion and Society, vol. 28, No. 4, hal. 3-36.

Asma Fauziah, “’Pola Perilaku Masyarakat Berbasis Gerakan Pembaharuan Muhammadiyah Di Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang”. Skripsi, Universitas Sembelas Maret Suraarta, 2014.

Asma Fauziah, “’Pola Perilaku Masyarakat Berbasis Gerakan Pembaharuan Muhammadiyah Di Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang”. Skripsi, Universitas Sembelas Maret Suraarta, 2014.

David Frawley, “’The Ethics of Religious Conversions”, Prajna Journal, April-June 1999, Volume 3 No. 2.

Firmanto, Heri. 2012. Konversi Agama (Studi Kasus tentang Faktor-Faktor Penyebab dan Dampak Sosial Perpindahan Agama dari Hindu Ke Kristen Protestan di Bukitsari, Bali). Skripsi. Tidak diterbitkan. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-07-07

Cara Mengutip

Ariyanto, E. A., Komariyah, N., & Juliadi, I. (2019). PENYULUHAN DEMAM BERDARAH DENGUE ( DBD ). Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa, 3(3). https://doi.org/10.30996/.v3i3.3728

Terbitan

Bagian

Articles