Paradigma Penelitian Kualitatif Dalam Bisnis

Authors

  • Nanis Susanti Fakultas Ekonomi Untag Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/die.v10i1.236

Abstract

Perbedaan cara pandang dalam menghasilkan pengetahuan baru, dan kemampuan masing-masing pendekatan dalam menghasilkan generalisasi telah menimbulkan pertentangan (kontroversi) diantara ilmuwan dan peneliti. Masing-masing dengan paradigmanya sendiri, positivis (kuantitatif) atau interpretif (kualitatif). Observasi dengan mengandalkan sedikit sampel merupakan sumber pertentangan dalam menetapkan generalisasi hasil penelitian.  Banyak penelitian konsumen telah berlangsung dan menambahknan beberapa dasar studi kualitatif dengan mulai mempelajari, menyaring, mengembangkan, dan adanya kebutuhan yang sangat kuat untuk menerapkan metode penelitian kualitatif.  Perlawanan intelektual masih berlangsung diantara partisan pendekatan nomotetic (menjelaskan fenomena obyektif) dan partisan studi idiographic (menjelaskan fenomena subyektif).  Artikel ini berkaitan dengan penelitian kualitatif perilaku pelanggan online yang bertujuan mengeksplorasi kualitas layanan (e-Servqual) yang menumbuhkan kepuasan (e-Satisfaction) dan membentuk loyalitas (e-Loyalty).    

Kata kunci: penelitian kualitatif, logika induktif, toko online, ulasan pelanggan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antariksa & Nuraini Juliastuti. 2002. “Kajian budaya di Indonesiaâ€. http://kunci.or.id/ asia/anj.htm

Bungin, B. 2010. Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Komunikasi dan Ilmu-ilmu Sosial Humaniora. Jakarta: Predana Group.

Damono, S.D.1979. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Bahasa.

Dewi, N. 2003. “Surviving Legend, Surviving ‘Unity in Diversity’: a Reading of Ken Arok and Ken Dedes Narrativesâ€.

http://www.jai.or.id/jurnal/2003/72/10nd72.htm

Djajanegara, S. 2000. Kritik Sastra Feminis: Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Gramedia.

Hall, D.E. 2001. “Literature and cultural theoryâ€.

http://users.ipfw.edu/waldschg/LiterCu.htm

Hall, D.E. 2001a. “Feminist analysisâ€. http://users.ipfw.edu/waldschg/LiterCu.htm

Hall, D.E. 2001b. “Gay/lesbian/queer analysisâ€.

http://users.ipfw.edu/waldschg/ LiterCu.htm

Heryanto, A. 1986. “Mencari Kaidah Estetika Sastra Kontekstual (III)â€. Basis XXXV/3, Maret: 107—115.

Jupriono, D. 2003. “Metode Penelitian Sastra: Beberapa Catatan Kritisâ€. Parafrase 03/01

Kristanto, L.D. 2001. “Kritik Sosial: Menertawakan Kekuasaan ala Antonio Gramsciâ€. Basis 50/09—10, September—Oktober: 59—64.

Lee, E. 1997. “Feminist Theory, An Overviewâ€. www.victorianweb.org/gender/ femtheory.html

Lee, E. 1997a. “Women in Literature—A Literary Overviewâ€. www.victorianweb.org/ gender/womlitov.html

Luxemburg, J. van, M. Bal, W.G. Weststeijn. 1986. Pengantar Ilmu Sastra. Terjemahan Dick Hartoko. Jakarta: PT Gramedia.

Moriarty, M. 1994. “Barthes on Theatre†dalam The Policy Reader in Cultural Theory. Cambridge: Polity Press.

Pradopo, R.D. 1994. “Tinjauan Resepsi Sastra Beberapa Sajak Chairil Anwarâ€. Basis XLIII/4, April: 138—150.

Ratna, N.K.2003. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Saraswati, E. 2003. Sosiologi Sastra. Malang: Bayu Media & UMM Press.

Schreier, Margrit. 2001. “Qualitative methods in studying text receptionâ€. Hal. 35—56 dlm Dick Schram & Gerald J. Steen (ed.), The Psychology and Sociology of Literature. John Benjamins Pub. Co.

Steen, Gerald J. & Dick Schram. 2001. “The empirical study of literature: Psychology, sociology, and other disciplinesâ€. Hal. 1—16 dalam Dick Schram & Gerald J. Steen (ed.), The Psychology and Sociology of Literature. John Benjamins Pub. Co.

Sugihastuti. 2000. “Cerita sebagai Wacana: Analisis Kritik Sastra Feminisâ€. Dlm Sumijati As (ed.), Manusia dan Dinamika Budaya. Yogyakarta: BPPF & BIGRAF. Hal. 225—256.

Downloads

Published

2013-01-01

Issue

Section

Articles