Perilaku bullyinng pada remaja: Bagaimana peranan harga diri dan iklim sekolah

Authors

  • Suhadianto Suhadianto Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Mohammad Haris Syuhud Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Herlan Pratikto Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/fn.v29i2.4399

Abstract

Abstrak. Perilaku bullying yang banyak terjadi pada remaja perlu mendapatkan perhatian karena memiliki dampak psikologis yang serius bagi pelaku dan korban. Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan antara harga diri, iklim sekolah dan perilaku bullying pada remaja. Partisipan penelitian berjumlah 56 remaja dengan rentang usia 14 sampai 19 tahun, diambil secara purposive. Data penelitian diperoleh melalui skala harga diri (?=0.857), skala iklim sekolah (?=0.898), dan skala perilaku bullying (?=0.807) yang disusun sendiri oleh peneliti. Hasil analisis data menggunakan korelasi Spearman’s Rho menunjukkan tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara harga diri dengan perilaku bullying dan antara iklim sekolah dengan perilaku bullying. Implikasi dan keterbatasan penelitian akan dibahas.

 

Abstract . Bullying behavior that often occurs in adolescents needs attention because it can have a negative impact on academic success and social relationships. The purpose of this study was to examine the relationship between self-esteem, school climate, and bullying behavior in adolescents. The study participants were 56 adolescents ranging in age from 14 to 19 years, taken purposively. The research data were obtained through the self-esteem scale (? = 0.857), the school climate scale (? = 0.898), and the bullying behavior scale (? = 0.807), the three scales were compiled by the researchers themselves. The results of data analysis using the Spearman's Rho correlation showed that there was no significant negative relationship between self-esteem and bullying behavior and between school climate and bullying behavior. The implications and limitations of the study will be discussed.

Kata kunci: harga diri, iklim sekolah, perilaku bullying

Downloads

Download data is not yet available.

References

Soeharto, Imam. (1995). Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional, Jakarta : Erlangga.

Soeharto, Imam. (1999). Manajemen proyek dari konseptual sampai operasional (Edisi 2). Jakarta : Erlangga.

Anastasia Florensia Mela. (2016). Analisis Time Cost Trade Off Untuk Mengejar Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Hotel Zodiak Lampung.

Elisabeth Riska Anggraeni, Widi Hartono, Sugiyarto.(2017).Analisis Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Penambahan Tenaga Kerja Dan Shift Kerja (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Hotel Grand Keisha, Yogyakarta.

Dipohusodo, Istimawan.(1996). Manajemen Proyek & Konstruksi. Jogjakarta: Kanisius.

Ferrianto Muhammad Rizki. (2019). Analisis Biaya Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Pada Proyek Supermall Pakuwon Indah Phase 4.

Eddy Herjanto. (2003).Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: ed: 2,Gramedia

Copeland, W. E., Wolke, D., Angold, A., & Costello, E. J. (2013). Adult psychiatric outcomes of bullying and being bullied by peers in childhood and adolescence. JAMA Psychiatry, 70(4), 419–426. https://doi.org/10.1001/jamapsychiatry.2013.504

Fanning, P., McKay, M., & Copeland, M. E. (Eds.). (2000). Family guide to emotional wellness. New Harbinger Publications.

Goulet, L. R., & Baltes, P. B. (2013). Life-span developmental psychology: Research and theory. Academic Press.

Gunbayi, I. (2007). School climate and teachers’ perceptions on climate factors: research into nine urban high schools. The Turkish Online Journal of Educational Technology-TOJET, 6(3), 1303–6521.

Jimerson, S. R., Swearer, S. M., & Espelage, D. L. (2010). Handbook of Bullying in Schools. Bmj, 310(6993), 1536. https://doi.org/10.1136/bmj.310.6993.1536

Kowalski, R. M., & Limber, S. P. (2013). Psychological, physical, and academic correlates of cyberbullying and traditional bullying. Journal of Adolescent Health, 53(1 SUPPL). https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2012.09.018

Lutfi, M. (2019). Hubungan antara pola asuh orangtua: otoriter dan iklim sekolah dengan perilaku bullying pada anak remaja (Studi di SMPN 2 Omben Sampang), (Doctoral dissertation, STIKes Ngudia Husada Madura).

Muharam, R. Z. (2019). Korelasi antara iklim sekolah dengan perilaku bullying pada siswa SMA Negeri di kota Bandung, (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Ningrum, R. E. C., Matulessy, A., & Rini, R. A. P. (2019). Hubungan antara Konformitas Teman Sebaya dan Regulasi Emosi dengan Kecenderungan Perilaku Bullying pada Remaja. Insight : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 15(1), 124. https://doi.org/10.32528/ins.v15i1.1669

Nurbiantari, D. (2019). Hubungan antara persepsi terhadap iklim sekolah dengan perilaku bullying pada siswa SMP X Yogyakarta, (Doctoral dissertation, Universitas Mercu Buana Yogyakarta).

Rahmawati, S. W. (2016). Peran Iklim Sekolah terhadap Perundungan. Jurnal Psikologi, 43(2), 154. https://doi.org/10.22146/jpsi.12480

Sari, Y. P., & Azwar, W. (2018). Fenomena Bullying Siswa: Studi Tentang Motif Perilaku Bullying Siswa di SMP Negeri 01 Painan, Sumatera Barat. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(2), 333–367. https://doi.org/10.24042/ijpmi.v10i2.2366

Salmi, S., Hariko, R., & Afdal, A. (2018). Hubungan kontrol diri dengan perilaku bullying siswa. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 88-99.

Wardani, V. N. E. (2017). Self-control sebagai mediator dari dukungan sosial orang tua terhadap perilaku bullying di sekolah, (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).

Downloads

Published

2021-03-10