OBYEKTIVITAS DALAM PENELITIAN KUALITATIF: SEBUAH ISU DALAM PEMBUATAN KEBIJAKAN BERBASIS BUKTI
Abstract
Hasil penelitian dalam bidang administrasi publik biasanya akan dijadikan dasar dalam pembuatan kebijakan publik oleh pemerintah yang disebut sebagai kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Dalam kenyataannya, pemerintah (birokrat) ada yang meragukan penelitian kualitatif dan lebih memilih menggunakan beragam kecanggihan pengumpulan dan pengolahan data kuantitatif dengan alasan akan sukar untuk diperdebatkan bukan hanya pada tataran obyektivitas dari data yang ada namun juga proses melakukan penelitian itu sendiri. Pada akhirnya metode penelitian dilakukan sesuai dengan pesanan dan bukan dengan alasan kesesuaian untuk menjawab pertanyaan penelitian. Oleh karena itu penting untuk melihat bagaimana menjaga obyektivitas dalam penelitian kualitatif sehingga kemudian dapat dijadikan dasar dalam pembuatan kebijakan dan menghasilkan kebijakan yang lebih berkualitas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen (literatur) dan pengalaman penulis sebagai tim ahli dalam beberapa kajian yang dibuat oleh pemerintah.
Kata kunci: obyektivitas, kebijakan berbasis bukti, pemerintah, administrasi publik
Downloads
References
Referensi
Adams, D. dkk (2018.) E-Learning Readiness Among Students Of Diverse Backgrounds In A Leading Malaysian Higher Education Institution. Malaysian Journal of Learning and Instruction: Vol. 15 (No. 2) Dec 2018: 227-256
Azhari, F. A., & Ming, L. C. (2015). Review of e-learning practice at the tertiary education level in Malaysia. Indian Journal of Pharmaceutical Education and Research, 49(4), 248-257.
Al-Busaidi, K. A. (2013). An empirical investigation linking learners’ adoption of blended learning to their intention of full e-learning. Behaviour & Information Technology, 32(11), 1168-1176.
Borotis, S. and Poulymenakou, A. (2004). E-Learning Readiness Components: Key Is-sues to Consider Before Adopting e-Learning Interventions.
Cigdem,H. Dan Oztuk,M. (2016) Critical Components Of Online Learning Readiness And Their Relationships With Learner Achievement Turkish Online. Journal Of Distance Education. Issn 1302-6488 Volume: 17 Number: 2 Article 8 . Https://Files.Eric.Ed.Gov/Fulltext/Ej1097239.Pdf
Coopasami, M. Knight,S and Pete,M. (2017). e-Learning readiness amongst nursing students at the Durban University of Technology. Health sa Gesondheid. 22. 300-3006 http://ees.elsevier.com/hsag/default.asp .
Demir, O€. (2015). The investigation of e-learning readiness of students and faculty members: Hacettepe un?versity faculty of education example. Thesis. Ankara: Hacettepe University.
Dog?an, U. (2014) Validity and Reliability of Student Engagement Scale . Journal of Faculty of Education. Volume 3, Issue 2, p. 390 – 403.
Garrison, D. R., & Anderson, T. (2003). E-learning in the 21st century: A framework for research and practice. London and New York: RoutledgeFalmer .
Ghozali, I., (2005). Model Persamaan Struktural Konsep dan Aplikasi dengan Program Amos 24 Update Bayesin SEM. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
National Research Council, National Academy Press.
Sudarno, S. (2016, April 21). Retrieved Juni 11, 2017, from http://www.ksiindonesia.org/files/1465455230$1$FBNE$.pdf
Sutcliffe, S., & Court, J. (2005, November). Evidence-Based Policymaking: What is it? How
does it work? What relevance for developing countries? Retrieved Juni 11, 2017,
from https://www.odi.org/sites/odi.org.uk/files/odi-assets/publications-opinionfiles/3683.pdf
www.ksi-indonesia.org. (2016, Desember 17). Retrieved Juni 9, 2017, from http://www.ksiindonesia.org/in/news/detail/mendayagunakan-penelitian-untuk-meningkatkankualitas-kebijakan-kesehata