https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/issue/feed representamen 2025-10-31T00:00:00+00:00 Dr. Merry Fridha Tri Palupi., M.Si redaksi.representamen@untag-sby.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Representamen</span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> : Jurnal Representamen merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Jurusan Komunikasi Fakultas Sosial Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Jurnal Representamen terbit dua kali setahun (April dan Oktober). Jurnal Representamen pertama kali terbit pada tahun 2015.</span></span></p> <p style="text-align: justify;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Representamen merupakan jurnal yang didedikasikan untuk menerbitkan penelitian dan artikel konseptual di bidang komunikasi. Makalah yang diterbitkan oleh jurnal ini bertujuan untuk mewakili kemajuan penting yang signifikan bagi spesialis di setiap bidang. Jurnal Representamen berusaha untuk berbagi pengetahuan antara mereka yang mempelajari komunikasi dan mereka yang mempraktikkannya dengan menerbitkan penelitian teoritis dan empiris. Jurnal ini merupakan sumber pengetahuan yang berharga bagi orang-orang berikut: akademisi, praktisi komunikasi, mahasiswa, pemerintah, dan perusahaan swasta.</span></span></p> <p style="text-align: justify;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">ISSN (Dicetak): </span></span><span style="color: #00ccff;"><a style="color: #00ccff;" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1429202995" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2443-3942</span></span></a></span><br /><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> ISSN (Online): </span></span><span style="color: #00ccff;"><a style="color: #00ccff;" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1551776781" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2684-7663</span></span></a></span></p> <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Akreditasi:</span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Jurnal Nasional Tersertifikasi (Nilai 4) oleh Ristekdikti dengan Akreditasi </span></span><a title="Sinta 4" href="https://drive.google.com/drive/folders/18OXLMQHYS5xhtlPwIrBwKE1zLEs6hti2" target="_blank" rel="noopener">Sinta 4</a><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">.</span></span></p> https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/12840 PENGARUH RESPON KOGNITIF FOLLOWERS PADA KONTEN PROMOSI DI INSTAGRAM @transstudio.bandung TERHADAP MINAT BELI TIKET 2025-09-28T05:39:04+00:00 Rachmatya Pramesti Agisha Nimasratu Sudibyo rachmatyagisha@gmail.com kismiyati El Karimah kismiyati@unpad.ac.id Ira Mirawati ira.mirawati@unpad.ac.id <p style="font-weight: 400;">Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang pemasaran. Perusahaan kini memanfaatkan platform digital, terutama media sosial, untuk berinteraksi dan memengaruhi konsumen. Salah satu media sosial yang berkembang pesat adalah Instagram, yang digunakan oleh perusahaan untuk mempromosikan produk atau layanan mereka. Trans Studio Bandung merupakan sebuah kawasan hiburan di Bandung yang aktif mengunggah konten promosi di akun media sosial instagram untuk menarik pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten promosi yang dipublikasikan di akun Instagram @transstudio.bandung terhadap minat beli tiket pengikutnya. Dengan menggunakan teori respons kognitif, yang membagi proses kognitif menjadi pemikiran tentang produk, sumber, dan eksekusi iklan, penelitian ini mengkaji bagaimana respons kognitif audiens terhadap konten yang diterima dapat mempengaruhi sikap dan minat beli. Penelitian ini menguji apakah keterlibatan audiens dengan konten Instagram dapat meningkatkan minat beli tiket. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menjadikan minat beli tiket sebagai variabel dependen dan menganalisis pengaruh respons kognitif terhadap keputusan pembelian.Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai peran media sosial dalam pemasaran dan pengaruh konten promosi terhadap perilaku konsumen.</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Rachmatya Pramesti Agisha Nimasratu Sudibyo, kismiyati El Karimah, Ira Mirawati https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/12945 English English 2025-09-16T12:49:40+00:00 Abdalah Gifar abgi.enterprise@gmail.com Herlina Agustine h.agustine@unpad.ac.id Gema Nusantara Bakry gema@unpad.ac.id <p>Penelitian ini membahas strategi ketahanan bisnis media lokal, yaitu Ayo Media Network dengan portalnya AyoBandung.com dan BandungBergerak.id yang memiliki pendekatan bisnis berbeda pada masa dan pasca-tahun politik 2024 di tengah terjadinya disrupsi media. Situasi gencarnya isu politik pada tahun 2024 dengan penyelenggaraan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, serta pemilihan kepala daerah serentak menjadi latar dari upaya ketahanan kedua media untuk dapat bertahan menjaga keberlangsungan bisnisnya, serta bagaimana keberlanjutannya pasca-tahun politik 2024 di tengah kondisi disrupsi media yang terjadi sebagai dampak kritis perkembangan media sosial dan perubahan perilaku konsumsi khalayak media. Dengan menggunakan pendekatan paradigma penelitian kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menyoroti bagaimana resiliensi organisasi dan transformasi digital yang diterapkan dalam strategi bisnis di kedua media digital lokal tersebut. Melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, temuan utama dari penelitian ini, yaitu kesamaan kedua media menstrategikan aliran pendapatan yang beragam tidak hanya dari iklan di portal beritanya. Perbedaannya, Ayo Media Network bertumpu pada inovasi layanan media menyesuaikan kebutuhan pasar dan memanfaatkan jaringan multiplatform yang terintegrasi sebagai daya tawar bagi pengiklan atau klien. Sementara itu, BandungBergerak.id berfokus kepada kualitas konten jurnalistik dengan menjaga independensinya terutama dari pengaruh politik, serta membersamai pergerakan komunitas masyarakat dengan membuka peluang pendapatan bisnis di luar periklanan. Riset ini memberikan wawasan tentang keberlanjutan media, dalam hal ini media digital lokal yang tidak berafiliasi dengan kekuatan politik, agar tetap relevan dan kompetitif di industri media yang makin tergerus oleh disrupsi.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Abdalah Gifar, Herlina Agustine, Gema Nusantara Bakry https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/131894 ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TERHADAP KONTROVERSI IJAZAH PRESIDEN JOKO WIDODO: STUDI KOMPARASI MEDIA TEMPO DAN KOMPAS 2025-10-06T05:14:01+00:00 syarif uddin syaariif0@gmail.com Media merupakan sebuah corong bagi masyarakat umum untuk mendapatkan informasi-informasi penting berkaitan dengan politik, isu pemerintahan, dan isu-isu yang menyangkut pejabat negara. Seperti halnya dokumen-dokumen kepemilikan pemerintah. Penelitian ini berupaya memaparkan tentang kasus kontroversi ijazah Joko Widodo yang sebelumnya diklaim palsu oleh beberapa pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Framing yang dilakukan oleh wartawan Tempo dan Kompas terhadap berita demonstrasi tentang ijazah Jokowi. Metode petode penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif, pendekatan studi pustaka. Teknik pengumpulan data mengguanakan teknik library researc, menghimpun data dari buku, jurnal dan literatur-literatur. Hasil dari penelitian ini, bahwa framing wartawan Tempo lebih prosedural dan netral dalam memberitakan demonstrasi kasus ijazah Jokowi. Sementara framing yang dilakukan oleh wartwan Kompas cenderung lebih emosional, menguak perasaan atau kekecewaan demonstran terhadap kasus tersebut. Kata Kunci: analisis framing, ijazah presiden, pemberitaan 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 syarif uddin https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132113 The Influence of Digital Communication Competence on Social Interaction Between Students and Lectures 2025-09-16T12:53:29+00:00 Duki Duki dukicloud@gmail.com Abdul Malik malik.abdul@unsera.ac.id Tb. Sofwan Hadi tb.sofwanhadi@unsera.ac.id Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi komunikasi digital terhadap interaksi sosial mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran digital berbasis LMS, menggunakan teori Computer-Mediated Communication (CMC). Dengan metode campuran mix methods (PLS-SEM dan wawancara), hasil kuantitatif menunjukkan pengaruh positif dan signifikan sebesar 35,8%. Meskipun mahasiswa memiliki keterampilan digital yang baik, interaksi sosial masih terbatas karena LMS lebih difokuskan pada fungsi administratif. Temuan kualitatif menyoroti perlunya desain LMS yang lebih interaktif dan mendukung komunikasi dua arah. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan kompetensi komunikasi digital dan pengoptimalan fitur LMS yang dibingkai dalam perspektif CMC dapat secara signifikan meningkatkan kualitas interaksi sosial dalam konteks pembelajaran digital. 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Duki Duki, Abdul Malik, Tb. Sofwan Hadi https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132339 Analisis Teori Konvergensi Media untuk Memahami Tranformasi Paradigma Komunikasi Massa dalam Era Digital : Pendekatan Studi Kepustakaan 2025-09-16T12:55:34+00:00 Achmad Fatchur Rozaq mediaatlantisnews27@gmail.com Transformasi paradigma media komunikasi dalam era digital menciptakan kompleksitas baru yang memerlukan pemahaman teoretis mendalam, namun terdapat kesenjangan signifikan dalam literatur yang mengintegrasikan analisis teoretis komprehensif tentang konvergensi media dengan transformasi komunikasi massa secara holistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi paradigma media komunikasi melalui pendekatan teori konvergensi media dan mengidentifikasi implikasinya terhadap struktur komunikasi massa untuk mengembangkan kerangka teoretis integratif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan sistematis, menganalisis literatur akademik relevan melalui content analysis dan thematic analysis dengan framework teori konvergensi media. Temuan mengidentifikasi lima pilar transformasi paradigma komunikasi massa digital: konvergensi teknologi, transformasi industri, demokratisasi produksi, personalisasi konsumsi, dan algorithmic mediation yang mengubah struktur komunikasi dari one-to-many menjadi many-to-many dengan audiens sebagai prosumer aktif. Teori konvergensi media berhasil menjelaskan transformasi paradigma komunikasi massa digital dan memerlukan adaptasi teori komunikasi massa klasik dalam konteks digital. Menghasilkan kerangka teoretis integratif baru yang menjadi foundation untuk penelitian komunikasi massa digital dan panduan praktis transformasi paradigma media kontemporer. 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Achmad Fatchur Rozaq https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132388 Bahasa Inggris 2025-09-16T12:56:33+00:00 Lutviah Lutviah lutviah@uii.ac.id Studi ini meneliti bagaimana media Kompas membingkai partisipasi selebriti dalam gerakan “Peringatan Darurat” di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengacu pada empat fungsi framing dari Entman: definisi masalah, interpretasi kausal, evaluasi moral, dan rekomendasi penanganan (Entman, 1993). Analisis menunjukkan bahwa Kompas membangun narasi yang positif terhadap selebriti yang mendukung gerakan ini. Selebriti yang mendukung tidak hanya digambarkan sebagai pekerja seni, tetapi juga sebagai agen moral dan katalisator gerakan sipil yang berkomitmen membela nilai-nilai demokrasi. Sementara itu, selebriti yang bersikap netral atau tidak menunjukkan dukungan mereka terhadap gerakan “Peringatan Darurat” cenderung digambarkan secara negatif. Pembingkaian biner ini menunjukkan bahwa Kompas secara aktif membentuk kerangka moral yang mengarahkan audiens untuk memandang dukungan selebriti terhadap gerakan tersebut sebagai tindakan yang mulia. Sementara itu, audiens diarahkan untuk memandang ketidakterlibatan selebriti terhadap gerakan ini sebagai hal yang tidak dapat diterima secara moral. Selain itu, penekanan selektif pada selebriti dibandingkan dengan key opinion leader lain menunjukkan penggunaan strategis popularitas selebriti untuk melegitimasi gerakan dan meningkatkan dukungan publik terhadap gerakan ini. Studi ini menyimpulkan bahwa Kompas memanfaatkan partisipasi dan dukungan selebriti untuk melegitimasi gerakan, menggerakkan sentimen publik, dan meningkatkan visibilitas serta resonansi gerakan secara keseluruhan. Temuan ini menyoroti peran penting framing media dalam membentuk wacana publik dan gerakan masyarakat sipil, khususnya melalui penggunaan strategis popularitas selebriti. 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Lutviah Lutviah https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132482 The Influence of Esqa X Barbie Co-Branding Design on the Increase of Product Purchase Decisions 2025-09-26T06:06:13+00:00 Feby Nelson 25072220006@lspr.edu Erika Wowor 25072220001@lspr.edu Elizabeth Devi Sylviani 20110240259@lspr.edu <p><em>Globalization has created a new way of approaching beauty with the new global beauty standards. The market for cosmetics and facial care have also increased globally, creating a large market for the industry players. ESQA is one of local brands in Indonesia that based on the beauty industry. ESQA itself also offer a new feature in their products by using vegan ingredients. However, the emergence of many new brands in beauty industry is certainly a challenge for business players because the products offered are similar. As a result, ESQA decided to carry out a co-branding with Barbie by creating a series of beauty products in Barbie design that are unique and different from other brands. The purpose of this research is to determine the influence of co-branding carried out by ESQA with Barbie towards product purchasing decisions. This research uses quantitative method and survey methos in data collection. Samples are distributed to 100 followers of the Instagram account @esqacosmetics. The data analysis technique uses simple linear regression analysis to find out how much influence the co-branding between ESQA and Barbie has on product purchasing decisions. The result shows the influence of 0.939.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Co-branding, ESQA, Barbie, Purchase Decisions</em></p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Feby Nelson, Erika Wowor, Elizabeth Devi Sylviani https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132561 Metahuman AI as a New Media in Mass Communication 2025-10-10T02:47:14+00:00 Husnita Husnita husnita@telkomuniversity.ac.id <p>Penelitian ini membahas penggunaan teknologi Metahuman AI dalam konser musik, dengan studi kasus penampilan virtual Nike Ardilla di Synchronize Fest 2024. Fokus kajian adalah bagaimana kehadiran metahuman sebagai media baru memengaruhi perilaku penggemar serta dinamika komunikasi massa digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi (Schutz, 1967) dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis konten media sosial penggemar. Kerangka teoritis penelitian ini mengacu pada Teori Komunikasi Massa Digital (McQuail, 2010) yang menekankan peran interaktivitas, virtualitas, dan konvergensi media; Konsep Mediated Presence (Couldry &amp; Hepp, 2017) yang melihat media sebagai lingkungan sosial; serta gagasan Convergence Culture (Jenkins, 2006) mengenai pergeseran relasi antara media, teknologi, dan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metahuman AI tidak hanya menjadi medium hiburan, tetapi juga konstruksi identitas kolektif yang memperpanjang eksistensi artis secara digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi massa digital bergeser dari sekadar transmisi informasi menjadi ruang pengalaman imersif, di mana teknologi berperan sebagai aktor kultural dan emosional.</p> <p>.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Metahuman AI, komunikasi massa digital, fenomenologi, penggemar, budaya populer</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Husnita Husnita https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132571 Framing Analysis of Ferry Irwandi's YouTube Content on the Mastermind of the Riots and the Discourse of Martial Law 2025-10-15T02:39:21+00:00 Rahmat Edi Irawan reirawan@gmail.com <p><em>This study aims to analyze how framing is constructed through Ferry Irwandi’s YouTube account regarding the mastermind of the August 2025 riots and the discourse on the implementation of martial law in Indonesia. The study employs a qualitative approach using Robert N. Entman’s framing analysis model, which emphasizes four main elements: problem definition, causal interpretation, moral evaluation, and treatment recommendation. Data were obtained from the transcription of video content uploaded on Ferry Irwandi’s YouTube channel during the August–September 2025 period and were then analyzed in depth to reveal the construction of meaning. The findings show that the framing built by Ferry Irwandi tends to highlight certain political actors as the masterminds behind the riots, frames the riots as a threat to state stability, and directs public opinion toward supporting the implementation of martial law by the TNI. These findings suggest that the content serves not only as an information channel but also as a tool for shaping public opinion. This study is expected to contribute to the field of political communication studies, particularly in understanding the role of media framing in shaping public opinion on emerging political issues in the public sphere.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Framing Analysis, YouTube Content, Political Issues, Riots, Martial Law</em></p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Rahmat Edi Irawan https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132437 Communication of the Government Regarding the Handling of Stunting in Bejijong Village, Mojokerto Regency 2025-10-06T05:21:45+00:00 Pravinska Aldino pravinska@untag-sby.ac.id Muchamad Rizqi muchamadrizqi@untag-sby.ac.id <p>Stunting&nbsp; merupakan&nbsp; salah&nbsp; satu&nbsp; masalah&nbsp; kesehatan&nbsp; nasional&nbsp; dan&nbsp; global.&nbsp; Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis sehingga mengakibatkan anak terlalu pendek pada usianya. Di Indonesia, stunting menjadi salah satu permasalahan serius yang sedang di hadapi, untuk itu diperlukannya upaya dalam pencegahan kasus&nbsp; stunting.&nbsp; Sesuai&nbsp; dengan&nbsp; Perpres&nbsp; No.&nbsp; 42&nbsp; Tahun&nbsp; 2013&nbsp; terkait&nbsp; Gerakan&nbsp; Nasional Percepatan Perbaikan Gizi telah menata bagaimana usaha pencegahan stunting dalam hal ini pemerintah dan masyarakat bersinergi melakukaan koordinasi untuk mempercepat perbaikan gizi. Dalam konteks yang berbeda, penelitian ini berusaha melihat permasalahan dalam pelaksanaan kebijakan pencegahan stunting melalui advokasi kebijakan. Tujuannya adalah meningkatkan&nbsp; dukungan&nbsp; pelaksanaan&nbsp; kebijakan pencegahan stunting. Advokasi kebijakan pencegahan stunting ini bersifat multisektor, oleh karena itu melibatkan banyak pihak dan kerjasama dari berbagai sektor, tingkat pemerintahan di berbagai lokasi geografis. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berharga bagi pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam mengembangkan komunikasi penyuluhan dan advokasi kebijakan pemerintah terkait Penanganan Stunting di Desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto.</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Pravinska Aldino, Muchamad Rizqi https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/132645 The Use of Second Accounts Among Communication Science Students at Surabaya State University 2025-10-17T06:43:44+00:00 Fitri Norhabiba fitrinorhabiba@unesa.ac.id <p>Digital transformation has shifted interpersonal communication patterns to digital spaces, raising concerns about social media's ability to replace intimate face-to-face communication. This study analyzes the effectiveness of social media platforms as a substitute for intimate communication using a quantitative approach through a questionnaire of 118 active users. The results reveal an intensive usage pattern (average 1-4 hours/day) with Instagram and WhatsApp as the dominant platforms. Primary motivations include entertainment (75.4%), communication (64.4%), and monitoring social activities (49.2%). Some 62.7% of respondents have a second account to manage their digital identity, primarily for privacy (37.8%) and self-expression (33.8%). Social media is considered effective as a substitute for intimate communication (average satisfaction score 8.3/10), with chat/DM features being the primary tool (72%). The most dominant reason for having a second account is privacy (37.8%), followed by self-expression (33.8%), and interaction with close friends (24.3%). These findings indicate that second accounts are used as more closed personal spaces, allowing users to express themselves freely without pressure from a public audience. The theory used is context collapse, where individuals face identity dilemmas in front of a heterogeneous audience. Creating a second account becomes an adaptive strategy to separate social contexts, manage privacy boundaries, and maintain a safer and more authentic space for expression.</p> <p><strong>Keywords</strong>: second account, gen z, context collapse, social media, privacy</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Fitri Norhabiba