EKSTRAKSI FITUR MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALISYS (PCA)
Abstract
Penggunaan sistem teknologi biometrika dengan karakteristik ekspresi wajahmemungkinkan untuk mengenali emosi seseorang. Beberapa ekspresi wajah yang
dikelompokkan adalah ekspresi netral, gembira, terkejut, mata mengedip, mengantuk dan
sedih. Walaupun bentuk atau tampilan ekspresi tersebut berbeda-beda antara setiap
individu, manusia tetap dapat mengenalinya. Pada penelitian ini telah dibuat suatu sistem
yang dapat digunakan untuk mengenali citra ekspresi wajah manusia menggunakan metode
PCA untuk ekstraksi fitur. Hasil ekstraksi fitur dengan PCA merupakan inisialisasi untuk
dapat di kenali sebagai eigen value dari tiap-tiap ekspresi wajah
Keywords: Jaringan Syaraf Tiruan, Ekspresi wajah. Principal Component Analysis
(PCA)
Downloads
References
Ali Achmad, Menguak Tabir Hukum: Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis, Chandra Pratama, Jakarta, 1996.
Ali Zainuddin, Metode Penelitian Hukum, Sinar Grafika, Jakarta, 2010.
Anshori, Abdul Ghofur, Filsafat Hukum, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2006.
Azhary Muhammad Tahir, Negara Hukum, Prenada Media, Jakarta, 2010.
Bakry Noor Ms., Orientasi Filsafat Pancasila, Liberty, Yogyakarta, 1990.
Basah Sjachran, Eksistensi dan Tolak Ukur Badan Peradilan Administrasi di Indonesia, Alumni, Bandung, 1997.
Bedjaoui Mohammed, The Difficult Advance of Human Rights Towards Universality, in Universality of Human Rights in a Pluralistic World, dilaporkan oleh Dewan Eropa, 1990.
Djiwandono Soedjati, Setengah Abad Negara Pancasila (Tinjauan Kritis ke Arah Pembaharuan), CSIS, Jakarta, 1995.
Djokosutono, Hukum Tata Negara, Ghalia Indonesia, Jakarta, 1982.
Donnely Jack, Universal Human Rights in Theory and Practice, Cornell University Press, Ithaca and London, 2003.
Effendi A. Mansyur, Perkembangan Dimensi Hak Asasi Manusia dan Proses Dinamika Penyusunan Hukum Hak Asasi Manusia, Ghalia Indonesia, Bogor, 2005.
Fadjar Mukthie, Reformasi Konstitusi, Dalan Masa Transisi Paradigmatik, In-Trans, Malang, 2003.