PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA PLUNTURAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF

  • Tri Pramesti Prodi Sastra Inggris, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya,
  • Anggraeny Puspaningtyas Prodi Administrasi Negara, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Mita Octaviani Prodi Administrasi Negara, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Ingesti Lady Rara P Prodi Administrasi Negara, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan aktivitas ekonomi yang berfokus pada eksplorasi ide-ide kreatif yang memiliki nilai jual tinggi. Di Provinsi Jawa Timur sendiri ekonomi kreatif dibagi menjadi beberapa sub sektor, seperti aplikasi dan permainan; arsitektur; desain interior; desain komunikasi visual; desain produk; fashion; film, animasi, dan video; fotografi; kuliner; musik; penerbitan; periklanan; seni kriya; seni pertunjukan; seni rupa; televisi dan radio. Plunturan adalah salah satu desa yang terletak di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Desa Plunturan dikenal dengan beragam produk kesenian disetiap dusunnya. Beberapa diantaranya Reyog (Reyog Anak, Reyog Perempuan dan Reyog Taruna); Gajah-Gajahan; Jathilan; Ganongan; Tledekan; Karawitan; Wayang Kulit; Cokeā€™an; Metik Desa; Metri Desa; Metri Tandur; Campursari; and Sego Angkruk. Masing-masing kesenian ditampilkan dalam festival desa yang digelar setiap sebulan maupun setahun sekali. Berdasarkan hal tersebut, Desa Plunturan sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata budaya berbasis kearifan lokal karena dapat menarik berbagai wisatawan atau pengunjung untuk datang menyaksikan pagelaran kesenian. Pengembangan Wisata Budaya Plunturan dapat membuka peluang dan mendorong masyarakat desa untuk menciptakan kegiatan ekonomi baru. Kegiatan ekonomi tersebut rencananya akan ditampung dalam sebuah wadah, yaitu Pasar Tledekan. Dalam Pasar Tledekan, masyarakat Desa Plunturan dapat berjualan pernak-pernik kesenian, baju, kuliner khas Desa Plunturan atau Ponorogo, dan lain sebagainya. Selain itu, adanya wisata budaya Plunturan juga akan berpengaruh pada perkembangan UMKM Curug Gentong di Desa Plunturan yang sebelumnya sempat tidak terkelola dengan baik. Kata Kunci: Ekonomi Kreatif, Wisata Budaya

References

Ooi, Chan-Seng. 2006. Tourism and the Creative Economy in Singapore

Purnomo, Rochmat Aldy. 2016. Ekonomi Kreatif, Pilar Pembangunan Indonesia. Surakarta:

Ziyad Visi Media

Rahim, Firmansyah. 2012. Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Jakarta: Kementerian

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Yoeti, Oka A. 1985. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa

Published
2021-04-13