ANALISA PENGARUH WAKTU PEMANFAATAN SOLAR CELL & LUAS HEADSINK TERHADAP SUHU

Authors

  • Ninik Martini Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Suyono Suyono Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Tony Ramadani Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Hendra Firmansyah Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstract

Kotak pendingin atau juga dikenal cooler box adalah tempat tempat untuk menyimpan es batu atau minuman dingin. Saat didalam rumah kita bisa memanfaatkan kulkas untuk menyimpan es batu atau minuman dingin. Namun saat kita beraktivitas diluar rumah sering kebingungan untuk menjaga es batu atau minuman dingin tersebut,maka dari itu cooler box hadir untuk menunjang aktivitas diluar rumah serta jauh dari sumber listrik.Disebabkan kotak pendingin berguna untuk menyimpan es atau minuman, banyak orang-orang menggunakan kotak tersebut untuk berbagai macam diantaranya untuk menyimpan daging,ikan,dan lain sebagainya.Tingkat kesegaran ikan akan semakin cepat menurun atau ikan akan mudah membusuk pada suhu tinggi namun sebaliknya jika suhu rendah dapat menghambat pembusukan(Suparno et al.1993).Maka dari pada itu banyak orang – orang berangsur menggunakan kotak pendingin untuk menyimpan ikan,karena didalam kotak pendingin dapat mengurangi bakteri pembusukan di suhu badan ikan.Dalam penelitian ini kami membuat kotak pendingin yang terbuat dari sytrofroam dengan bantuan alat seperti solar cell,battery,fan,heatsink,dan thermoelectric atau peltier.Kami menganalisa heatsink variable 8 x 10cm,9 x 10 cm, serta 10 x 12 cm selama 1 jam, 2 jam, serta 3 jam.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini pada variable 8 x 10 cm dengan waktu 1 jam,dengan waktu tersebut menghasilkan 𑄠konveksi yang sama dengan 𑄠radiasi.sehingga variable 8 x 10 lebih efektif dari pada variable yang lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Clarken, R. (2010). Considering Moral Intelligence. As Part of A Holistic Education. Denver: Northern Michigan University.

Creswell, J. W. (2010). Research Design. Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Elmubarok, Z. (2008). Membumikan Pendidikan Nilai mengumpulkan yang Terserak, Menyambung yang Terputus, dan Menyatukan yang Tercerai. Bandung: Alfabeta.

Floyd, M., Scogin, F., Smith, N., Floyd, D., & Rokke, P. (2004). Cognitive Therapy for Depression: A Comparison of Individual Psychotherapy and bibliotherapy for Depressed Older Adults, Journal of Behavior Modification, 28 (2), 297-318.

Downloads

Published

2019-08-20

Issue

Section

Articles