KOALISI PARTAI POLITIK DALAM UU NO 10 TAHUN 2016

Authors

  • Yusrijal Abdar Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/jhmo.v0i0.1769

Abstract

Koalisi merupakan suatu proses untuk memperoleh suara terbanyak dari pemilih dan untuk terhindarnya konflik sesama partai politik. Sedangkan Partai Politik merupakan kendaraan pihak tertentu untuk membawa kepentingan politik dalam tahta kekuasaan guna mencapai tujuan yang di harapkan. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah mengapa diperlukan koalisi partai politik dalam UU No 10 Tahun 2016, dan apa keuntungan serta manfaat koalisi partai politik dalam pemilihan kepala daerah. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang meletakkan hukum sebagai sistem norma yakni mengenal asas-asas, norma, peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, perjanjian serta doktrin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa  diperlukannya koalisi partai politik menurut UU No 10 Tahun 2016 agar bisa terpilihnya calon yang diusung oleh gabungan partai politik secara maksimal dengan ketentuan dalam UU No 10 Tahun 2016. Adapun keuntungan dan manfaat koalisi patai politik dalam proses pemilihan kepala daerah bisa terhindarnya konflik sesama partai politik itu sendiri dan bisa memaksimalkan calon kepala daerah yang diusungkan oleh partai dalam pemilihan kepala daerah sesuai dengan ketentuan UU No 10 Tahun 2016.

Kata kunci: Pemilihan, Kepala Daerah, UU No 10 Tahun 2016

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azwar, S. 2012. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2013. Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Ellis, A., & Knaus W. J. 1977. Overcoming Procrastination. NY : New American Library.

Ferrari, JR., Johnson, JL,, & Mc Cown, WG. 1995. Procrastination and Task Avoidance: Theory, Research and Treatment. New York : Plenum Press.

Ghufron, NM dan Rini, R.S. 2010.Teori – teori psikologi. Yogyakarta : Ar-Ruzz media.

Hadi, Sutrisno. (2004). Statistika. Yogyakarta: Andi.

Hurlock, E. B. 2000. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga.

Jaya, Eka & Rahmat, Ihsan. (2005). Burnout Ditinjau Dari Locus Of Control Eksternal & Internal. Vol. 38. Majalah Kedokteran Nusantara.

Kartono, K., 1992, Menyiapkan dan Memandu Karier, Jakarta: CV.Rajawali.

Monks, F.J, dkk. 1991. Psikologi Perkembangan, Pengantar Dalam Berbagi Bagiannya. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Rizvi, A., Prawitasari, J.E., dan Soetjipto, H.S., 1997. Pusat Kendali dan Efikasi Diri Sebagai Prediktor terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Psikologika No. 3, Tahun II, hal 51-56.

Robinson, J.P & Shaver, Shaver, P.R. 1974. Measure of Social Psychological Attitudes. Michigan : Institude of Social Research The University of Michigan.

Rotter, J.B., 1966. General Expectancies for Internal Vesus External Control of Reinforecement. New York : Psychological, Monographs.

Solomon, L.J., and Rotthblum, E.D.1988.Procrastination Assesment Scale-Student in Dictionaryof Behavioral Assesment Techniques. New York : Pergammon Press.

Downloads

Published

2018-08-01