KAJIAN HUKUM TERHADAP KASUS KARTEL MINYAK GORENG DI INDONESIA (Studi Putusan KPPU Nomor 24/KPPU-1/2009)

Authors

  • Fatria Hikmatiar Al Qindy Fakultas Hukum Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.30996/jhbbc.v0i0.1755

Abstract

Dewasa ini sering terjadi persaingan usaha yang tidak sehat dalam proses persaingan, salah satunya adalah praktek kartel minyak goreng yang dilakukan oleh 20 pelaku usaha minyak goreng di Indonesia. Mereka terbukti melakukan kartel harga karena melanggar ketentuan Pasal 4, Pasal 5 dan Pasal 11 UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang tertuang di dalam Putusan KPPU No. 24/KPPU-1/2009 tentang kartel minyak goreng. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah apakah kriteria-kriteria kartel menurut UU No. 5 Tahun 1999 dan apakah penerapan ketentuan Pasal 4, Pasal 5, dan Pasal 11 UU No. 5 Tahun 1999 di dalam Putusan KPPU No. 24/KPPU-1/2009 telah sesuai apa tidak. Kedua permasalahan akan dikaji dalam penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus dengan bahan hukum primer, sekunder dan pengumpulan bahan hukum dengan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum serta dianalisis secara kualitatif. Kriteria-kriteria kartel dapat dilihat dari unsur-unsur kartel yang terdapat di dalam ketentuan Pasal 11 UU No. 5 Tahun 1999. Penerapan ketentuan Pasal 4, Pasal 5, dan Pasal 11 UU No. 5 Tahun 1999 di dalam Putusan KPPU No. 24/KPPU-1/2009 tidak berjalan dengan tepat.

Kata kunci: kartel, minyak goreng

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alexander, W.O. 1991. Dasar Metalurgy Untuk Rekayasawan. Gramedia. Jakarta.

Arya Mahendra Sakti dan Muhammad Adik Aditiya (2013).†Pengaruh Jenis Pahat, Kecepatan Spindel, Dan Kedalaman Pemakanan Terhadap Tingkat Kerataan Permukaan Geram Baja St. 60 Pada Proses Bubut Konvensionalâ€. Jurnal. Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Beumer , BJ. M. 1985. Ilmu Bahan Logam, Bharata Aksara. Jakarta.

Budihardjo Achmadi Hasyim dan Taufik Hidayat (2015). “Pengaruh Kedalaman Pemakanan, Jenis Pendingin Dan Kecepatan Spindel Terhadap Kekasaran Permukaan Benda Kerja Pada Proses Bubut KonvensionaLâ€. Jurnal. Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya.

N. Gandhi Dana .A. 2004.“pemrograman mesin CNCâ€. Gramedia. Jakarta.

Tim Fakultas Teknik Universitas Yogyakarta. 2004. Gambar Teknik Mesin Dasar. Yogyakarta. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.

Wijanarka Sentot B. 2008. Teknik Pemesinan Dasar. Jakarta: direktorat pembinaan sekolah menenga kejuruan

Yunus dan Deny Fidiawan (2014). “Pengaruh Kedalaman Potong, Kecepatan Putar Spindel, Sudut Potong Pahat Terhadap Kekasaran Permukaan Hasil Bubut Konvensional Bahan Kompositâ€. Jurnal Jurusan Teknik mesin Universitas Negeri Surabaya

Nugroho, Susanti Adi, 2014, Hukum Persaingan Usaha Di Indonesia (Dalam Teori dan Praktek serta Penerapan Hukumnya), Jakarta, Kencana.

Pahan, Iyung, 2008, Panduan Lengkap Kelapa Sawit Manajemen Agribisnis Dari Hulu Hingga Hilir, Jakarta, Penebar Swadaya.

Putusan Perkara Nomor 24/KPPU-1/2009 tentang Kartel Minyak Goreng.

Siswanto, Arief, 2002, Hukum Persaingan Usaha, Jakarta, Ghalia Indonesia.

Usman, Rachmadi, 2004, Hukum Persaingan Usaha di Indonesia, Jakarta, Gramedia Pustaka Ut-ama.

Winardi, 1996, Istilah Ekonomi Dalam Tiga Bahasa, Inggris, Belanda, Indonesia, Bandung, Man-dar Maju.

Downloads

Published

2018-08-01

Issue

Section

Articles