Rekonsepsi Frasa "Mengesankan Ketelanjangan" dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi

  • Tomy Michael Dosen Fakultas Hukum Untag Surabaya

Abstract

Abstrak. Perempuan dalam UU No. 44-2008 merupakan subjek yang berubah menjadi objek akibat pencampuran antara norma agama dan norma moral dalam norma hukum. Akibatnya sebagai negara yang mengakui keberadaan Tuhan akan menimbulkan ketidakadilan di dalam masyarakat luas. Jalan keluarnya yaitu rekonsepsi frasa “mengesankan ketelanjangan†sebagai keterlihatan anggota tubuh pada manusia yang terjadi pada ruang lingkup tertentu dan ruang publik, sementara dengan keadaannya saat terjadi ketelanjangan sepanjang tidak bersentuhan dengan manusia di luar ketelanjangan tersebut. Cara penyelesaiannya lainnya yaitu merumuskan jenis kelamin selain lelaki dan perempuan.

Kata kunci: perempuan, ketelanjangan, Tuhan, keadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Armada Riyanto, dkk, 2011, Aku & Liyan Kata Filsafat dan Sayap, Malang, Widya Sasana Publication.

Franz Magnis-Suseno, 2014, Iman dan Hati Nurani, Jakarta, Obor.

Friedrich Nietzsche, 2010, Sabda Zarathustra, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

H Pidyarto, 2013, Mempertanggungjawabkan Iman Katolik, Malang, Dioma.

Hans-Georg Gadamer, 2004, Kebenaran Dan Metode, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Hans Kelsen, 2013, Hukum dan Logika, Bandung, Alumni.

I A Indah Sukma Angandari, Perlindungan Hukum Terhadap Istri Sebagai Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dalam Jurnal Advokasi Fakultas Hukum Univer-sitas Mahasaraswati Denpasar Vol. 2 No. 1 Hlm. 1-137 Denpasar Maret 2012 ISSN 1693-5934.

J Sudarminta, 2013, Etika Umum, Yogyakarta, Kanisius.

Junaiyah H Matanggui, 2013, Bahasa Indonesia Untuk Bidang Hukum Dan Peraturan Perundang-Undangan, Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Lembaga Alkitab Indonesia, 2011, Alkitab Deuterokanonika, Jakarta, Lembaga Alkitab Indonesia.

Lorens Bagus, Kamus Filsafat, 2002, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama.

Plato, 2013, Laws, The Project Gutenberg.

Roberto M Unger, 2012, Gerakan Studi Hukum Kritis, Bandung, Nusa Media.

Sorot, Perempuan di Mata Para Filsuf oleh Adi Suprayitno, Nomor 15,

Oktober 2005, Surabaya, Pusham Unair bekerjasama dengan Polda Jawa Timur.

The Illiad of Homer, 2011, Depok, ONCOR Semesta Ilmu.

Tim Redaksi Kamus Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Published
2014-12-18
Section
Articles