Rekonsepsi Frasa "Mengesankan Ketelanjangan" dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi

Authors

  • Tomy Michael Dosen Fakultas Hukum Untag Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/dih.v10i20.362

Abstract

Abstrak. Perempuan dalam UU No. 44-2008 merupakan subjek yang berubah menjadi objek akibat pencampuran antara norma agama dan norma moral dalam norma hukum. Akibatnya sebagai negara yang mengakui keberadaan Tuhan akan menimbulkan ketidakadilan di dalam masyarakat luas. Jalan keluarnya yaitu rekonsepsi frasa “mengesankan ketelanjangan†sebagai keterlihatan anggota tubuh pada manusia yang terjadi pada ruang lingkup tertentu dan ruang publik, sementara dengan keadaannya saat terjadi ketelanjangan sepanjang tidak bersentuhan dengan manusia di luar ketelanjangan tersebut. Cara penyelesaiannya lainnya yaitu merumuskan jenis kelamin selain lelaki dan perempuan.

Kata kunci: perempuan, ketelanjangan, Tuhan, keadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almond, Gabriel & Sidney Verba, 1984, Budaya Politik. Bumi Aksara, Jakarta.

Amal, Ichlasul, 1988, Teori-teori Mutakhir Partai Politik. Penerbit Tiara Wacana, Yogyakarta.

Apter, David, 1988, Pengantar Analisa Poli-tik. CV. Rajawali, Jakarta.

Asfar, Muhammad. 1996. Beberapa Pende-katan Dalam Memahami Perilaku Memilih, dalam Jurnal Ilmu Politik Vo. 6 .Nomor 16.

Asfar, Muhammad. 1997. Perilaku Politik Pemuda Perkotaan; Kasus Surabaya, dalam analisis CSIS. Tahun XXVI, No 2.

Anselm Strauss dan Juliet Corbin, 2007, Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif, Pustaka Pelajar Offset, Yogyakarta.

Bungin, Burhan, 2006, Data Penelitian Kuali-tatif, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Budiardjo, Miriam. 1998. Edisi revisi, Partisi-pasi dan Partai Politik. Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

__, 2008. Dasar Dasar Ilmu Politik. (Ed. Rev). PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakar-ta.

Bisri, A. Zaini & Amirudin, 2005, Pilkada Langsung Problem dan Prospek, Sengketa Singkat Perjalanan Pilkada. Pustaka Pela-jar, Yogyakarta.

Firmansyah, 2007, Marketing Politik: Antara Pemahaman dan Realitas. Yayasan Obor Indonesia Jakarta.

Gaffar, Affan, 1992, JavaneseVoters; A Case Study of Election Under A Hegemonic Party System. UGM Press; Yogyakarta.

Haryanto,1984, Parpol; Suatu Pengantar Umum. Liberty, Yogyakarta.

Khoiruddin, 2004, Partai Politik dan Agenda Transisi Demokrasi (Menakar Kinerja Partai Politik Era Transisi di Indonesia). Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Mahendra, A.A. Oka.2005, Pilkada di Tengah Konflik Horisontal. Milenium Publisher Jakarta.

Downloads

Published

2014-12-18

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)