STUDI ANALISIS BIAYA DAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF (TCTO) PADA PROYEK TELKOM MANYAR-SURABAYA.

Keywords: crashing kegiatan, jadwal, jalur kritis, percepatan, time cost trade of

Abstract

Abstract

Time cost trade off is a schedule compression to get projects that are more profitable in terms of time (duration), costs, and income. The aim is to compress the project to an acceptable duration and minimize the total project cost. The reduction in project duration is done by selecting certain activities. The analysis begins by preparing a network diagram (network diagram) using Microsoft Project. After that the crashing process is done using the addition of workers and additional hours of work contained in the critical path. Next do the calculations with the time cost trade off method to find the value of the crash cost and cost slope contained in the critical path. From the results of the analysis, the normal duration of the project is 639 calendar days after the process of crashing, adding work hours to 622 days and labor to 623 calendar days and the initial project cost of Rp. 250,320,084,731 after the process of crashing activities with an alternative addition to labor obtained a fee of Rp. 250,559,140,422 and additional working hours in the amount of Rp. 252,734,398,495. So that it can be concluded with the time cost trade off method there is a reduction in the duration and increase in costs.


Abstrak

Time cost trade off merupakan kompresi jadwal untuk mendapatkan proyek yang lebih menguntungkan dari segi waktu (durasi), biaya, dan pendapatan. Tujuannya adalah memampatkan proyek dengan durasi yang dapat diterima dan meminimalisasi biaya total proyek. Pengurangan durasi proyek dilakukan dengan memilih aktivitas tertentu. Analisa dimulai dengan melakukan penyusunan jaringan kerja ( network diagram ) dengan menggunakan microsoft project. Setelah itu dilakukan proses crashing menggunakan penambahan pekerja dan penambahan jam kerja yang terdapat pada jalur kritis. Selanjutnya melakukan perhitungan dengan metode time cost trade off untuk mencari nilai crash cost dan cost slope yang terdapat pada jalur kritis. Dari hasil analisa yang dilakukan diperoleh durasi proyek normal 639 hari kalender setelah dilakukan proses crashing kegiatan penambahan jam kerja menjadi 622 Hari dan tenaga kerja menjadi 623 hari kalender dan biaya proyek awal sebesar Rp. 250.320.084.731 setelah dilakukan proses crashing kegiatan dengan alternatif penambahan tenaga kerja diperoleh biaya sebesar Rp. 250.559.140.422 dan penambahan jam kerja sebesar Rp. 252,734,398,495. Sehingga dapat disimpulkan dengan metode time cost trade off terjadi pengurangan durasi dan peningkatan biaya. 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Rizal Rosyid, Program Studi Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Fakultas Teknik
Gede Sarya, Program Studi Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Fakultas Teknik
Michella Beatrix, Program Studi Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Fakultas Teknik
Wateno Oetomo, Program Studi Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Fakultas Teknik

References

Soeharto, Imam. (1995). Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional, Jakarta : Erlangga.

Soeharto, Imam. (1999). Manajemen proyek dari konseptual sampai operasional (Edisi 2). Jakarta : Erlangga.

Anastasia Florensia Mela. (2016). Analisis Time Cost Trade Off Untuk Mengejar Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Hotel Zodiak Lampung.

Elisabeth Riska Anggraeni, Widi Hartono, Sugiyarto.(2017).Analisis Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Penambahan Tenaga Kerja Dan Shift Kerja (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Hotel Grand Keisha, Yogyakarta.

Dipohusodo, Istimawan.(1996). Manajemen Proyek & Konstruksi. Jogjakarta: Kanisius.

Ferrianto Muhammad Rizki. (2019). Analisis Biaya Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Pada Proyek Supermall Pakuwon Indah Phase 4.

Eddy Herjanto. (2003).Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: ed: 2,Gramedia

Published
2021-04-21
Section
Articles