EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH KOST DUA LANTAI DI KEPUTIH TEGAL TIMUR SURABAYA

Authors

  • I Komang Kerthajaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/exp.v7i01.957

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang pelaksanaan pekerjaan proyek harus disertai dengan perkembangan di bidang Manajemen sebagai fungsi kontrol pada pelaksanaan proyek tersebut. Dalam hal ini, aplikasi Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value) diharapkan mampu memberikan alternatif penyelesaian permasalahan terhadap Evaluasi terhadap Biaya dan Waktu yang telah dikeluarkan pada Pelaksanaan Proyek.  Penelitian dilakukan pada setiap bulan mulai dari bulan ke 1 (Satu) ; bulan ke 3 (Tiga), dan bulan ke 5 (Lima) dengan dengan hasil evaluasi yang berbeda, sehingga menghasilkan kesimpulan yang berbeda untuk setiap bulannya.  Dapat disimpulkan bahwa evaluasi yang terbaik adalah apabila dilakukan sejak bulan ke 1 (Satu) dengan uraian sebagai berikut : a. Berdasarkan Cost Variance (CV) & Schedule Variance (SV) didapat hasil analisa :  Pekerjaan terlaksana lebih lambat dari jadual rencana, biaya lebih rendah dari pada rencana anggaran; b. Berdasarkan Cost Performance Index (CPI) & Schedule Performance Index (SPI) : Memperoleh Keuntungan & Mengalami Percepatan; c. Berdasarkan Estimasi to Completed (ETC) & Estimasi at Completion (EAC) : Memperoleh Keuntungan sebesar Rp. 1.779.576.730,67; d. Berdasarkan Estimate Temporary Cost (ETC) & Estimate All Cost (EAS) : Mengalami Percepatan Waktu selama 20,4 Minggu.

Kata Kunci : Manajemen, Konsep Nilai Hasil

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amirullah dan Rindyah Hanafi. 2002.

Pengantar Manajemen, Edisi

Pertama, Cetakan Pertama, Penerbit

Graha Ilmu, Yogyakarta.

Apandi, Nasehatun. 2000. Budget dan

Control, Penerbit Grasindo, Anggota

IKAPI, Jakarta.

Ashworth, Allan, 1994, Perencanaan

Biaya Bangunan Tinggi, PT.

Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Bull, Jho W (1993), Life Cycle Costing

For Construction, Blackie Academic

& Proffesional, London.

Departemen Pekerjaan Umum RI (1992),

Peraturan Menteri PU Nomor

/PRT/1992 tentang Persyaratan

Teknik Pembangunan Rumah Susun.

Departemen Perumahan dan Permukiman

(1999), Keputusan Menteri

Perumahan dan Permukiman Nomor

/KPTS/M/1999 tentang Kebijakan

dan Strategi Pembangunan Rumah

Susun.

Departemen Permukiman dan Prasarana

Wilayah (2002), Model Manajemen

Operasional Rusunawa diatas 5

Lantai, Laporan Akhir Penelitian dan

Pengembangan Teknologi Bidang

Permukiman, Jakarta.

Departemen Permukiman dan Prasarana

Wilayah (2003) Perencanaan dan

Pengelolaan Rumah Susun

Sederhana (Modul-C57), Jakarta.

Departemen Permukiman dan Prasarana

Wilayah (2004) Pedoman Umum

Penyelenggaraan Rusunawa Tahun

tentang Badan Pengelola

dengan Pola UPTD, Tata Laksana

Pengelolaan dan Tata Laksana

Penghunian Rusunawa., Jakarta.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011

tentang Perumahan dan Kawasan

Permukiman.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011

tentang Rumah Susun.

Fabrycky, W.J dan Benyamin S

Blanchchard (1991) Life Cycle Cost

and Economic Analysis, Prentice

Hall Inc. Englewood Cliffs, New

Jersey.

Gitosudarmo, Indriyo dan Basri. 2002.

Manajemen Keuangan, Edisi

Keempat, Cetakan Pertama, BPFE,

Downloads

Published

2014-07-15

Issue

Section

Articles