KAJIAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG POLITEKNIK PERKAPALAN ITS DENGAN SISTEM PLAT DAN BALOK BIASA KONVENSIONAL DIBANDINGKAN SISTEM STRUKTUR FLAT SLAB DENGAN DROP PANEL DITINJAU DARI ESTETIKA, BIAYA DAN WAKTU

Authors

  • Moch. Chairul Munawar

DOI:

https://doi.org/10.30996/exp.v7i01.960

Abstract

Flat Slab merupakan sistem pelat dengan prinsip menggantikan fungsi balok sepanjang garis kolom dengan pelat lantai, sedangkan balok tepi boleh tetap diadakan. Flat slab mempunyai kekuatan geser cukup dengan adanya drop panel. Pembahasan ini adalah untuk mengetahui hasil dari sistem Flat Slab sekaligus perbandingan pelat dengan balok biasa konvensional, sehingga diketahui kelebihan dan kekurangan masing jenis struktur tersebut ditinjau dari estetika, biaya dan waktu pelaksanaan. Estetika disimpulkan bahwa fungsi bangunan dalam hal kajian ini mempunyai bobot yang sama tergantung karakteristik bangunan itu sendiri. Pada koridor manajemen konstruksi keefisienan dan keefektifan bukan berarti murah tapi bisa juga mahal, karena estetika mempunyai resiko lainnya. Mungkin juga mahal pada awalnya dan murah dari segi maintenancenya secara kontinyuitas. Dari segi biaya sistem Flat Slab hanyalah pada pekerjaan pembesian sedang pada sistem konvensional ditempati pekerjaan bekisting dan pembesian sehingga disimpulkan biaya lebih murah pada sistem struktur Flat Slab. Dari segi waktu terdapat selisih waktu pelaksanaan sekitar 1 hari bisa dilihat dalam analisis waktu sehingga disimpulkan penggunaan struktur Flat Slab lebih tepat. Hasil analisis ini dapat dijadikan referensi bagi perencana teknik sipil dan owner untuk menentukan jenis struktur yang diinginkan sesuai kebutuhan dan karakteristik jenis bangunan yang digunakan.

Kata Kunci : Flat Slab, Drop Panel, Pelat dengan balok biasa konvensional

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim, 1993. Tata Cara Pembuatan

Rencana Campuran Beton Normal

(SNI 03-2834-1993), Departemen

Pekerjaan Umum.

............, 2002. Tata Cara Perencanaan

Struktur Beton Untuk Bangunan

Gedung (SNI 03-2847-2002),

Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya 29

Extrapolasi Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya

Desember 2012, Vol. 05, No. 02, hal 24 - 30

Badan Standarisasi Nasional,

Jakarta.

ASTM, 1990. Standard Test Method

forSpecific Grafity, Absorption,

andVoid in Hardened Concrete

(ASTM C642-90).Website :

http://www.astm.org

Ardiansyah, Rony.,2007 †Fly ash

Pemanfaatan Dan Kegunaannya

PT Riau Pos Intermedia†@19972007,

Nopember

Estutie “ Paving Blok Dengan Campuran

Ply Ash Mutu Rendah Hasil

Limbah PT. IPMOMI “ Kuat

Tekan Yang Dihasilkan 41,67

Mpa. Journal

Modul.,2001“ Panduan Praktikum

Teknologi Bahan Konstruksi â€,

Laboratorium Prodi Teknik Sipil

Fakultas Teknik Universitas Dr

Soetomo Surabaya.

Nugraha Paul, dan Anton., 2007

“Teknologi Beton, dari Material,

Pembuatan ke Beton Mutu

Tinggi†Penerbit Andi Ofset.

Sagel.R, kole.P and Kusuma Gideon ,

“Pedoman Pengerjaan Beton “,

Erlangga,

Spesifikasi Bahan Pembuat Beton

Menurut Konsep PBI 1988., 1986

“ Seminar Teknologi Beton dalam

Rangka Menyambut PBI 1988.

Jurusan Teknik Sipil , Fakultas

Teknik ITS Surabaya.

Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-28341993.,

†Tata cara

pembuatan rencana campuran

beton normal†Departemen Pe

kerjaan Umum.

Standar Industri Indonesia (SII) 005280.,1980.

Downloads

Published

2014-07-22

Issue

Section

Articles