MEMBONGKAR KONSTRUKSI PEREMPUAN DALAM IKLAN SUSU PELANGSING WRP BODY SHAPE
Abstract
Iklan pelangsing menciptakan konstruksi baru bagi wanita yakni tubuh sempurna.Maraknya produk-produk kecantikan semakin memperkokoh kedudukan laki-laki. Pandangan bahwa cantik adalah untuk memuaskan lelaki. Beragamnya produk semakin tidak membantu wanita menjadi dirinya sendiri. Produk-produk tersebut justru ingin menyeragamkan wanita. Pandangan mengenai perempuan cantik tak lepas dari kriteria sempurna: tubuh langsing, tinggi semampai, berisi, dan cantik. Laki-laki sebagai subyek yang harus menang. Iklan WRP menunjukkan bahwa konstruksi atas tubuh perempuan merupakan cara untuk menyeragamkan perempuan. Produk kosmetik terus digencarkan untuk membuat wanita cantik seperti apa yang ingin disampaikan dan membuat wanita tidak ada pilihan lagi. Perempuan bukan lagi dipandang sebagai perempuan, tapi disamakan dalam sebuah konstruksi. Iklan WRP secara tidak langsung telah melakukan upaya mendisiplinkan bagian tubuh perempuan. Iklan berusaha mendikte apa yang seharusnya dikonsumsi masyarakat dengan menumbuhkan wants dan need perempuan. Agar perempuan tunduk pada nilai-nilai yang ada. Padahal realitas yang ditawarkan adalah semu. Keyword: iklan susu pelangsing, konstruksi, patriarkiDownloads
References
Arliman S, Laurensius, ‘Peran Investasi Dalam Kebijakan Pembangunan Ekonomi Bidang Pariwisata Di Provinsi Sumatera Barat’, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 2018 <https://doi.org/10.24815/kanun.v20i2.10081>
Durkheim, Emile, ‘The Division of Labor in Society’, in Social Theory Re-Wired: New Con-nections to Classical and Contemporary Perspectives: Second Edition, 2016 <https://doi-.org/10.4324/9781315775357>
Hernawan, Denny, and Ginung Pratidina, ‘MODEL IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PE-NGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN DESTINASI PARIWI-SATA DI KABUPATEN BOGOR’, JURNAL SOSIAL HUMANIORA, 2015 <https://d-oi.org/10.30997/JSH.V6I2.504>
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, ‘Potensi Industri MICE Indonesia’, Warta Ekspor, 2011
Michael, Tomy, ‘CORRUPTION AND NICCOLO MACHIAVELLI’, Asia Pacific Fraud Journal, 2016 <https://doi.org/10.21532/apfj.001.16.01.02.21>
———, ‘TOURISM LAW (STUDY ON THE DUTCH CEMETRY IN PENELEH SURA-BAYA)’, DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 2019 <https://doi.org/10.30996/dih.v15i2.-2466>
Pangestu, Mari E., ‘A Tribute to Our Guru, Mentor, Friend and Economic Commentator Par Excellence: Professor Mohammad Sadli’, Economics and Finance in Indonesia, 2015 <https://doi.org/10.7454/efi.v56i1.13>
Prijandhini Devi Salain, Made Suksma, ‘PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEBUDAYAAN BALI SEBAGAI SUMBER DAYA EKONOMI PARIWISATA’, Kertha Patrika, 2017 <https://doi.org/10.24843/kp.2017.v39.i01.p01>
Ruman, Yustinus Suhardi, ‘Keteraturan Sosial, Norma Dan Hukum’, Jurnal Hukum, 2013
suastika, i, and I Yasa, ‘PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN, LAMA TINGGAL WISATAWAN DAN TINGKAT HUNIAN HOTEL TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI BALI’, E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 2017
Subhan, M., ‘Perlindungan Hukum Bagi Penganut Ideologi Komunisme/Marxisme-Leninis-me Di Indonesia’, Mimbar Keadilan, 12.2 (2019), 138 <https://doi.org/10.30996/mk-.v12i2.2385>
Sugama, I Gede Weda, and I Nyoman Gede Remaja, ‘PELAKSANAAN PENGAWASAN KEIMIGRASIAN TERHADAP PELANGGAR KETENTUAN BEBAS VISA KUNJU-NGAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS II SINGARAJA’, Kertha Widya, 2019 <https://doi.org/10.37637/kw.v6i1.299>
Prabasmoro, A. P. (2006). Kajian Budaya Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.
Tomagola, Tamrin A. (1990). Indonesian Woman Magazine as an Ideological
Medium.London: University of Essex
Wolf, Naomi. (2004). Mitos Kecantikan Kala Kecantikan Menindas Perempuan. Bandung:
Niagara