STRATEGI PEMBELAJARAN PAI PADA PESERTA DIDIK TUNA GRAHITA SD KELAS AWAL DI SDLB PEMBINA TINGKAT I CILANDAK LEBAK BULUS JAKARTA SELATAN

Authors

  • Rika Sa’diyah Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu Jakarta Selatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran PAI pada anak tuna rahita SD Kelas Awal di SDLB Pembina Tingkat I Cilandak Jakarta Selatan pada tahun pelajaran 2015/2016. Subyek penelitian adalah peserta didik tunagrahita SD Kelas Awal dengan kategori tunag rahita ringan (C) dan sedang (C1) yang berjumlah 42 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Pengolahan dan analisis data meliputi reduksi, display data, mengambil kesimpulan dan verifikasi. Prosedur dilakukan dengan mengadakan reduksi, selanjutnya mengadakan display data yang didapat dari lapangan dan setelah mengadakan pengolahan dan pengamatan atas hasil dari penelitian, selanjutnya dilakukan penyimpulan dan diakhiri dengan verifikasi untuk mendapat validitas kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran telah terlaksana dengan cukup baik. Perencanaan pembelajaran (kurikulum) PAI mengacu kepada kurikulum SD umum dan belum dilakukan modifikasi, substitusi, ataupun omisi. Modifikasi kurikulum baru dilakukan atas inisiatif dan kreativitas guru. Pelaksanaan pembelajaran yang terkait dengan tujuan, materi, metode, media, dan asesmen perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak secara individual karena kemampuan peserta didik tidak dapat dipersamakan dan distandarisasikan. Evaluasi hasil pembelajaran baik yang terkait dengan prosedur, mekanisme, cara dan alat yang digunakan sama seperti yang dilakukan pada SD umum. Namun telah terjadi modifikasi pada bentuk soal, tidak diberlakukan ujian nasional (UN) melainkan ujian sekolah untuk evaluasi akhir program. Kata kunci: peserta didik tuna grahita, strategi pembelajaran

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chuo, Y. H., Tsai, C. H., Lan, Y. L., Tsai, C. S., 2011. The Effect of Organizational Support, Self Efficacy, and Computer Anxiety on The Usage Intention of E-learning. African Journal of Business Management, vol. 5, no. 14, pp. 5518-5523.

Davis, F. D., Bagozzi, R. P., & Warshaw, P. R. (1989). User Acceptance of Computer Technology: A Comparison of Two Theoretical Models.

Management Science , XXXV, 982–1003.

Lee, D. H., Lee, S. M., Olson, D. L., 2010. The Effect of Organizational Support on ERP Implementation. Industrial Management & Data Systems, vol. 110, no. 2, pp. 269-283.

Lopez, D. A., Manson, D. P., 1997. A Study of Individual Computer Self-Efficacy and Perceived Usefulness of The Empowered Desktop Information System. Journal of Interdisciplinary Studies, vol. 10, no. 1, pp. 83-92.

Macharia, J., Nyakwende, E., 2010. Vice-Chancellors Influence on Academic Staff Intentions to Use Learning Management Systems (LMS) For Teaching and Learning. The Journal of Language, Technology & Entrepreneurship in Africa, vol. 2, no.1, pp. 220-230.

Mcfarland, D. J., Hamilton, D., 2006. Adding Contextual Speci?city to The Technology Acceptance Model. Computers in Human Behavior, vol. 22, no. 1, pp. 427–447.

Mitchel, J.I., Gagne, M., Beaudry, A., Dyer, L., 2012. The Role of Perceived Organizational Support, Distributive Justice and Motivationin Reactions to New Information Technology. Computer in Human Behavior, vol. 28, no. 1, pp. 729-738.

MTKI. (2020). Report of the Indonesian Health Workforce Assembly (Laporan Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia). Jakarta: Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia.

PP IBI. (2018). Implementation Guidelines for the IBI Organization (Petunjuk Pelaksanaan Organisasi IBI). Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia.

Nugroho, H. S. W. (2014). Descriptive Data Analysis for Categorical Data (Analisis Data Secara Deskriiptif untuk Data Kategorik). Ponorogo: FORIKES.

Nugroho, H. S. W., Supriyanto, S., Notobroto, H. B. (2016). The Role of Perceived Organizational Support, Personal Characteristic and Perceived Enjoyment in Acceptance Model of Maternal and Child Health Information System”(Peran Perceived Organizational Support, Personal Characteristic, dan Perceived Enjoyment Dalam Model Penerimaan Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak). Surabaya: FKM-UNAIR.

Shih, Y. Y, Huang, S. S., 2009. The Actual Usage of ERP Systems: An Extended Technology Acceptance Perspective. Journal of Research and Practice in Information Technology, vol. 41, no. 3, pp. 263-276.

Snicker, E., 2013. Employee Self-Service Technology Acceptance: A Case Study at TAP Portugal. Dissertation. Faculdade de Engenharia da Universidade do Porto.

Venkatesh, V. & Bala, H. (2008). Technology Acceptance Model 3 and A Research Agenda

on Interventions. Decision Sciences, 273-315.

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A Theoretical Extension of The Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies.

Management Science, XLVI (2), 186–204.

Palembnag.

NK, Roestiyah. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, Rineka Cipta, 1991.

Syah Muhibbin. 2008. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung, Remaja

Rosdakarya.

S. Nasution. 1984. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar, Jakarta, Bina

Aksara.

S. Vargas, Julie. Behavioral Psychology for Teachers. New York, Harper and Row

Publishers.

Zuhairini dkk, Metodologi Pengajaran Agama Islam, Jakarta, Pustaka Firdaus, 2004.

Downloads

Published

2021-04-09