RISET OPINI PUBLIK DALAM INDUSTRI POLITIK DI INDONESIA: Kelembagaan, Publikasi, Peluang, dan Tantangan

  • Surokim Surokim Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura

Abstract

Keberadaan riset opini publik akan semakin populer seiring dengan penyelenggaraan pemilu langsung di Indonesia baik di tingkat nasional maupun lokal (daerah). Riset opini publik menjadi salah satu instrumen untuk membaca secara akurat aspirasi, harapan, kekecewaaan, dan dukungan publik dalam kontestasi politik. Riset opini publik juga bermanfaat untuk mengetahui aspirasi, evaluasi, dan kepuasan publik terkait berbagai macam isu politik yang berkembang di masyarakat. Hasil survei politik akan semakin dibutuhkan sebagai salah satu referensi bagi pemilih dan juga bagi kandidat yang akan, sedang, dan pasca mengikuti kontestasi pemilu. Kajian kritis ini fokus pada pembahasan tentang posisi lembaga survei politik sebagai korporasi industri baru di bidang politik yang meliputi eksistensi kelembagaan, profesionalisme publikasi, peluang, dan harapan dimasa kini dan mendatang. Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga riset politik seringkali menghadapi problem independensi dan dilema etis. Agar marwah lembaga dan hasil riset terjaga maka lembaga survei perlu memperjelas status sebagai lembaga survei untuk konsultasi dan tim pemenangan atau sebagai lembaga survei untuk suplai informasi publik. Peluang lembaga survei untuk menjadi kontrol pemilu publik sangat diperlukan keberadaannya bagi demokrasi dan pemilu di Indonesia. Guna meningkatkan fungsi kontrol atas peran lembaga survei, maka RISET OPINI PUBLIK DALAM INDUSTRI POLITIK DI INDONESIA: Kelembagaan, Publikasi, Peluang, dan Tantangan 1380 lembaga survei harus profesional, transparan, dan meningkatkan tanggungjawab kepada publik. Selain itu lembaga survei politik juga menguatkan peran asosiasi untuk mengawasi kualitas survei opini publik agar senantiasa patuh kepada kode etik yang telah disepakati bersama. Kata Kunci: Riset Opini Publik, Lembaga Survei Politik, Independensi, Etika, Pemilu Langsung, Daerah, Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, Nyarwi (2012) Elemen Elemen Kajian Komunikasi Politik dan Marketing Politik,

Yogyakarta: Pustaka Zaman

Anonimous (2009) Bagaimana merancang dan membuat survei opini publik, Jakarta: AROPI

Anonimous (2013) Komunikasi dan Pemilihan Umum 2014: Persiapan, Pelaksanaan, dan

Masa Depan, Prosiding seminar Besar Nasional Komunikasi yang diselenggarakan

oleh ISKI di Padang 26-27 November 2013

Firmanzah (2011) Mengelola Partai Politik, Komunikasi dan Positioning Ideologi Politik di

Era Demokrasi, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Jefrie Giovani (2013) Pemilu dan Peran Lembaga Survei

http://sinarharapan.co/kolom/podium/ read/150/pemilu-dan-peran-lembaga-survei

Oetomo, Muchtar (2017) ‘Bermain’ di Margin Error, Minta Rp 400 Juta, Sekali Survei Jelang

Pilkada Jatim 2018, Lembaga Survei Kebanjiran Order dalam Berita Media

Surabaya Pagi

http://www.surabayapagi.com/read/156641/2017/06/05/%E2%80%98Bermain%E2

%80%99_di_Margin_Error,_Minta_Rp_400_Juta_Sekali_Survei.html

Surokim, (2016), Lembaga survei politik akan menjadi oksigen bagi demokrasi Madura

dalam berita di Nusantaranews.com http://nusantaranews.co/lembaga-survei-politikakan-menjadi-oksigen-bagi-demokrasi-madura/

Surokim, (2017) Menjaga Marwah Lembaga Survei Politik dalam Laman Koran Tempo

indonesiana.tempo.co/read/ 108539/2017/02/27/login

Surokim, (2017), Ada survei sampelnya 20.000 responden sahih dalam Berita Jatim

http://beritajatim.com/politik_pemerintahan/299711/ada_survei_sampelnya_20.000_

responden,_sahih_atau....html

Hersubeno, Arief, (2017) Membaca Hasil Survei Pilgub DKI Putaran Kedua, Siapa Bermain

Survei?, dalam https://kumparan.com/hersubeno-arief/pilkada-dki-2017-membacahasil-survei-putaran-kedua-siapa-bermain-survei, diakses kamis, 20 April 2017

Published
2021-04-09