EKSPLORASI MAKNA DAN PENGGUNAAN ISTILAH PENGGEMAR K-POP DI TWITTER
DOI:
https://doi.org/10.30996/parafrase.v23i1.5952Keywords:
Semantik, Twitter, K-Pop, Makna IstilahAbstract
Istilah merupakan kata atau frasa yang digunakan untuk nama atau lambang yang mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam suatu bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Istilah makna yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah makna dari istilah yang ada dalam cuitan penggemar K-Pop dalam media sosial Twitter. Penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna dan penggunaan istilah yang digunakan oleh penggemar K-Pop di media sosial Twitter. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya 13 istilah yang digunakan oleh penggemar K-Pop yang dibagi menjadi (1) Istilah berupa abreviasi, (2) Istilah berupa kata, dan (3) Istilah berupa frasa. Istilah-istilah yang digunakan oleh penggemar tersebut juga menjadi penanda identitas mereka, hal ini disebabkan karena istilah-istilah yang digunakan hanya dipahami konteksnya oleh sesame kelompok.
Downloads
References
Permana, D. (2010). Frasa Nominal dalam Bahasa Banjar Samarinda. Jurnal Eksis, 6(1), 1375–1379.
Praundrianagari, S. B., & Cahyono, H. (2021). Pola Konsumsi Mahasiswa K-popers yang Berhubungan dengan Gaya Hidup K-pop Mahasiswa Surabaya. INDEPENDENT: Journal of Economics, 1(2), 33-40.
Priantini, N. B. S., Suyanto, S., & Astuti, S. P. (2020). Makna istilah, ungkapan, dan peribahasa dalam seloko adat tunjuk ajar tegur sapo pada tradisi pernikahan masyarakat Jambi. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 15(2), 273-281.
Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374
Rinata, A. R., & Dewi, S. I. (2019). Fanatisme Penggemar Kpop Dalam Bermedia Sosial Di Instagram. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 13-23.
Rosliana, L. (2015). Frasa Endosentris Pada Bahasa Jepang. Izumi, 4(1), 51. https://doi.org/10.14710/izumi.4.1.51-56
Sahrah, A. (2020). Studi Indigenous Dengan Metode Kualitatif. PT Gramasurya.
Tysara, L. (2021). Visual adalah Media yang Bisa Dilihat, Ketahui Macam-Macamnya. Liputan6. https://hot.liputan6.com/read/4668118/visual-adalah-media-yang-bisa-dilihat-ketahui-macam-macamnya
Wardani, E. P., & Kusuma, R. S. (2021). INTERAKSI PARASOSIAL PENGGEMAR K-POP DI MEDIA SOSIAL (Studi Kualitatif pada Fandom Army di Twitter). Bricolage: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 7(2), 243-260.
Wiratno, T., & Santosa, R. (2014). Bahasa, Fungsi Bahasa, dan Konteks Sosial. Modul Pengantar Linguistik Umum, 1–19. http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/BING4214-M1.pdf
Wulandari, R., Fawaid, F. N., Hieu, H. N., & Iswatiningsih, D. (2021). Penggunaan Bahasa Gaul pada Remaja Milenial di Media Sosial. Literasi: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 5(1), 64-76.
Zaim, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Pendekatan Struktural. Sukabina Press. http://repository.unp.ac.id/id/eprint/1830
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors publishing in the Journal will be asked to sign a Copyright Assignment Form. In signing the form, it is assumed that authors have obtained permission to use any copyrighted or previously published material. All authors must read and agree to the conditions outlined in the form, and must sign the form or agree that the corresponding author can sign on their behalf. Articles cannot be published until a signed form has been received.It is a condition of publication that authors assign copyright or license the publication rights in their articles, including abstracts, to email jurnalparafrase@untag-sby.ac.id. . This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article, and of course the Journal to the widest possible readership in print and electronic formats as appropriate.













