PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN PEREKONOMIAN PERKUMPULAN PENYANDANG DISABILITAS INDONESIA DI MASA PANDEMI COVID-19

Authors

  • Hetti Sari Ramadhani Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Etik Darul Muslikah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Paramitha Permata Savira Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Chandra Chrismawan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstract

Penyandang Disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mendapat kesejahteraan kehidupan. Disabilitas adalah kondisi keterbatasan yang dimiliki seseorang pada anggota tubuh sejak lahir maupun kecelakaan. Keterbatasan ini seringkali membuat tidak percaya diri sehingga hanya sedikit yang mengambil kesempatan pada pilihan variasi pekerjaan terlebih di masa pandemi covid-19 seperti ini. Mitra pada pengabdian ini adalah perkumpulan penyandang disabilitas yang memiliki semangat untuk berkarya pada Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia sebanyak 10 orang. Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan budidaya jamur tiram untuk meningkatkan keterampilan dan perekonomian penyandang disabilitas. Kegiatan program pengabdian ini menggunakan metode pelatihan tentang pengenalan jamur tiram, proses pertumbuhan dan perkembangan jamur tiram, pendampingan pemasangan perangkat dan media tanam jamur tiram, proses panen jamur tiram serta perencanaan bisnis jamur tiram. Proses pelatihan dan pendampingan dilakukan secara daring selama 2 bulan di masa pandemi covid-19. Hasil dari pengabdian ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan skor pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram sebesar p=0.00<0.05. peserta pelatihan menjadi lebih meningkat dalam pengetahuan dan keterampilan yang langsung dipakai serta membantu pendapatan dari olahan jamur tiram. Kata kunci : Disabilitas, Pelatihan, Jamur Tiram, Keterampilan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainslie, M.J. (2017). Korean Soft Masculinity vs. Malay hegemony: Malaysian masculinity and Halyu fandom. Korea Observer, 48(3), p. 609-638.

Bungin, Burhan. 2012. Penelitian Kualitatif Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Baran, J.D., & Davis, K.D. (2011). Mass Communication Theory. United State of America: Cengage Learning

Jung, Sun (2011). Korean Masculinities and Transcultural Consumption: Yonsama, Rain, Oldboy, K-Pop Idols. Hongkong: Hongkong University Press

Men Engage. (2014). Men, Masculinities, and Changing Power. https://www.unfpa.org/resources/men-masculinities-and- changing-power Diakses pada 24 Mei 2020

Morrisan. (2013). Teori Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia

Min-sik Yoon. (2019). Director says “Kim Ji Young, Born 1982” is a story that must be told. http://www.koreaherald.com/view.php?ud=20190930000755 Diakses pada 27 Juni 2020

Pratista, H. (2017). Memahami Film. Daerah Istimewa Yogyakarta: Montase Press

Ida, R. (2014). Studi Media dan Kajian Budaya. Jakarta: Prenada Media Group

Wood, T.J., & Oraiz, F.N. (2019). Gendered Lives: Communication, Gender, and Culture, Thirteenth Edition. United State of America: Cengage Learning

Downloads

Published

2021-04-13