SISTEM PEMANEN AIR HUJAN SEBAGAI SOLUSI BENCANA KEKERINGAN DI DESA KARANGAN
Abstract
Air bersih sangat dibutuhkan dalam kebutuhan sehari-hari. Jika saat musim kemarau terjadi kekeringan maka akan menjadi masalah pelik di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Desa Karangan. Hampir setiap tahun kekeringan menimpa masyarakat di Desa Karangan. Sistem pemanen air hujan merupakan wujud solusi kekeringan yang kerap terjadi di Desa Karangan, Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menghimbau dan mengajak masyarakat untuk membuat sistem pemanen hujan di rumah masing-masing maupun fasilitas-fasilitas umum yang ada di desa. Sehingga ketika musim kemarau tiba, air hujan yang telah dipanen dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Tujuan jangka panjang dari program ini adalah pencerdasan dan pemberian keterampilan kepada masyarakat agar mampu membuat sistem pemanen hujan di rumah masingmasing dan fasilitas-fasilitas umum secara mandiri. Metode yang dipakai dalam program pengabdian pada masyarakat ini adalah membuat desain rancangan sistem pemanen air hujan dan kemudian dilanjutkan dengan membuat alat teknologi tepat guna. Pembuatan alat teknologi tepat guna yang telah terlaksana dipasang pada mushola Desa Karangan. Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini melakikan pendampingan dalam pembuatan sistem pemanen air hujan yang akan dibuat masyarakat Desa Karangan. Kata Kunci: pemanen, air hujan, kekeringanDownloads
References
Adinugroho, I. (2016). Pengujian Properti Psikometrik Intelligenz Struktur Test Subtes Kemampuan Spasial Dua Dimensi (Form AUSWAHL): Studi pada Dua SMA Swasta di Jakarta. 5(2), 165–180.
An, X., & Yung, Y. (2014). Item Response Theory : What It Is and How You Can Use the IRT Procedure to Apply It. SAS Institute Inc., 1–14. https://support.sas.com/resources/papers/proceedings14/SAS364-2014.pdf
Baker, F. B. (2001). Item Response Theory the Basics of Item Response Theory the (C. Boston & L. Rudner (ed.); Second Edi). ERIC Clearinghouse on Assessment and Evaluation.
Diputera, A. M. (2018). Analisis IRT menggunakan Wingen 3: Teori Respon Butir & Aplikasi (Nomor October 2018).
Hambleton, R. (1990). Item response theory: introduction and bibliography. Psicothema, 2(1), 97–107.
Hambleton, R. K., Swaminathan, H., & Rogers, H. J. (1991). Fundamentals of Item Response Theory Library.
Kumolohadi, R., & Suseno, miftahun ni’mah. (2012). Intelligenz Struktur Test Dan Standard Progressive Matrices : ( Dari Konsep Inteligensi Yang Berbeda Menghasilkan Tingkat Inteligensi Yang Sama ). Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 1(2), 79–85.
Legg, S., & Hutter, M. (2007). A Collection of Definitions of Intelligence. July 2007. http://arxiv.org/abs/0706.3639
Permana. (2017). Panduan Praktis Personality Assessment. Raih Asa Sukses.
Purwanto. (2010). Intelegensi: Konsep dan Pengukurannya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(4), 477. https://doi.org/10.24832/jpnk.v16i4.479
Rahmawati, E. (2014). Evaluasi Karakteristik Psikometri Intelligenz Struktur Test (IST). Proceeding Seminar Nasional Psikometri, 270–282.
Ridho, A. (2013). Evaluasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Sistem Penilaian. Univesitas Negeri Manado.
Sudaryono. (2011). Implementasi Teori Responsi Butir ( Item Response Theory ) pada Penilaian Hasil Belajar Akhir di Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(16), 719–732.
Suryani, Y. E. (2018). Aplikasi Rasch Model dalam Mengevaluasi Intelligenz Structure Test (IST). Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(1), 73. https://doi.org/10.21580/pjpp.v3i1.2052