REVIEW OF INTER REGIONAL COOPERATION OF THE REGIONS AROUND MOUNT WILIS IN THE PERSPECTIVE OF STATUTORY REGULATIONS

Widya Lestari, Aulia Buana, Mila Wijayanti, Wiwandari Handayani

Abstract


Interregional cooperation is an important consequence of the implementation of decentralization and regional autonomy policy in Indonesia. Cooperation is the government’s effort to overcome the limitedness and to optimize their potentials in order to implement regional development efficiently and effectively to realize society welfare. The cooperation effort is done by six regencies (Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, and Kediri) around Mount Wilis - East Java to be able to mutually strengthen the process of development. The study aimed to review the implementation of regional development cooperation of the regions around Mount Wilis from the perspective of applicable statutory regulations. The result of review was used to find the opportunities and challenges in the implementation of interregional cooperation of the regions around Mount Wilis. The study used content analysis with descriptive qualitative approach to elaborate how the context of interregional cooperation according to statutory regulations was articulated in the cooperation performed. From the result of review, were found some opportunities and challenges in the implementation of interregional cooperation of the regions around Mount Wilis. The commitment of the regional governments of the six regencies, the Government of East Java, and the Central Government was an opportunity for cooperation. While the challenges faced were the implementation of institutional context and cooperation funding. The opportunity and challenge findings are expected to be a material for evaluation of implementation of interregional cooperation of the regions around Mount Wilis for future improvement of cooperation


Keywords


Interregional Cooperation, Around Mount Wilis, Statutory Regulations

References


Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V. (2016). Studi Kelayakan Pembangunan Jalan Selingkar Gunung Wilis (Provinsi Jawa Timur). Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Harsanto, B. T., Rosyadi, S., & Simin, S. (2015). Format Kelembagaan Kerja Sama Antar Daerah Untuk Pembangunan Ekonomi Kawasan Berkelanjutan. MIMBAR, Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 31(1), 211. https://doi.org/10.29313/mimbar.v31i1.1317

Kamaroellah, R. A. (2017). Analisis Tingkat Kemampuan Keuangan Daerah Dalam Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah. NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Keagamaan Islam, 14(1), 123. https://doi.org/10.19105/nuansa.v14i1.1316

Krippendorf, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk 2018. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nganjuk Tahun 2017.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk 2019. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nganjuk Tahun 2018.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2012 Tentang RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2019 Tentang RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2024.

Peraturan Daerah Kabupaten Nganjuk No. 2 Tahun 2011 Tentang RTRW Kabupaten Nganjuk Tahun 2010-2030.

Peraturan Daerah Kabupaten Nganjuk Nomor 2 tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Nganjuk tahun 2019-2024.

Peraturan Daerah Nomor 14 tahun 2011 Tentang RTRW Kabupaten Kediri Tahun 2010-2030.

Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 4 tahun 2016 Tentang RPJMD Kabupaten Kediri tahun 2016-2021.

Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2012 Tentang RTRW Kabupaten Tulungagung Tahun 2012-2032.

Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung No. 10 Tahun 2013 Tentang RPJMD Kabupaten Tulungagung Tahun 2014-2018.

Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 9 Tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Madiun Tahun 2009-2029.

Peraturan Daerah Kabupaten Madiun No. 10 Tahun 2013 Tentang RPJMD Kabupaten Tulungagung Tahun 2013-2018.

Peraturan Daerah Kabupaten Ponorogo Nomor 1 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Ponorogo Tahun 2012-2032.

Peraturan Daerah Kabupaten Ponorogo No. 4 Tahun 2016 Tentang RPJMD Kabupaten Ponorogo Tahun 2016-2021.

Peraturan Daerah Kabupaten Trenggalek Nomor 15 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten trenggalek Tahun 2012-2032.

Peraturan Daerah Kabupaten Trenggalek No. 4 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Trenggalek Nomor 9 Tahun 2016 Tentang RPJMD Kabupaten Trenggalek Tahun 2016-2021.

Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerjasama Daerah.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2018 Tentang Kerja Sama Daerah.

Peraturan Presiden Nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gersik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru dan Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Pamudji, S. (1983). Kerjasama Antar Daerah Dalam Rangka Pembinaan Wilayah : Suatu Tinjauan dari Segi Administrasi Negara, Jakarta: Bina Aksara.

Prameswari, S. A. A., Muluk, M. R. K., & Wanusmawatie, I. (2013). Kerja Sama Antardaerah Dalam Sektor Persampahan Berbasis Pembangunan Berkelanjutan (Studi di Sekretariat Bersama Kartamantul, DI Yogyakarta). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 1(7), 1323–1330.

Prasetya, T. B. (2013). Potret Kerjasama Antardaerah dalam Pembangunan Infrastruktur Daerah. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, Dan Entrepreneurship, 2(2), 1–16. https://doi.org/10.30588/jmp.v2i2.272

Pratikno, et.al. (2004) Mengelola Dinamika Politik dan Sumberdaya Daerah, Yogyakarta: PLOD- Departemen Dalam Negeri

Putra, I. (2014). Identifikasi Pelaksanaan Kerja Sama Daerah. Jurnal Bina Praja, 06(02), 157–166. https://doi.org/10.21787/JBP.06.2014.157-166

Putranto, A. E. (2013). Peran BKAD Subosukawonosraten dalam Kerjasama Antar Daerah. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 9(2), 111. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i2.6515

Saputra, B., & Fernando, R. (2017). Kontribusi Sumber-Sumber PAD Dalam Mendukung Kemandirian Keuangan Daerah Di Kabupaten Sleman. Jurnal Riset Akutansi & Keuangan, 5(3), 1515–1534. https://doi.org/10.17509/jrak.v5i3.9215

Sari, M. A., & Wahyudi, A. (2011). Kerjasama Antar Daerah Untuk Meningkatkan Pembangunan Daerah Dan Pelayanan Publik di Kawasan Perbatasan. Jurnal Borneo Administrator, 7(3), 283–307. https://doi.org/10.24258/jba.v7i3.77

Wijono, B. D. (2019). Analisa Kebijakan Anggaran Dan Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Jawa Timur dengan RPJMD. DIA: Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 66–82.

Warsono,Hadi. (2009). Regionalisasi Dan Manajemen Kerjasama Antar Daerah (Studi Kasus Dinamika Kerjasama Antar Daerah Yang Berdekatan di Jawa Tengah). [Disertasi] Program Doktor Ilmu Administrasi Negara. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

World Bank. ( 2011). Rencana Aksi Pengembangan dan Penguatan Kerjasama Antar Daerah. Washington, DC: World Bank.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Widya Lestari, Aulia Buana, Mila Wijayanti, Wiwandari Handayani



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.