VALUE ENGINEERING ANTARA PERANCAH KONVENSIONAL DENGAN SCALFOLDING PADA PROYEK KONTRUKSI (Studi Kasus pada Gedung Bertingkat di SMPN 10 Denpasar Bali)
DOI:
https://doi.org/10.30996/exp.v8i01.977Abstract
Fenomena yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah mengenai suatu proyek konstruksi pembangunan gedung bertingkat di SMPN 10 Denpasar yang memerlukan biaya banyak. Salah satu komponen penting dalam pengerjaan struktur yang perlu diperhatikan oleh sebagian besar kontraktor adalah perancah. Dalam manajemen konstruksi dibutuhkan value engineering. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan value engineering antara perancah konvensional dengan scalfolding pada proyek kontruksi gedung bertingkat di SMPN 10 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui dua sumber yaitu data primer dan sekunder, dimana data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari data proyek seperti gambar kerja, Rencana Anggaran Biaya dan Rencana Kerja serta Syarat-syarat. Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan perancah konvensional lebih murah daripada scaffolding namun perlu di ingat dalam memilih cara konvensional juga perlu diperhatikan waktu pelaksanaan proyek agar waktu yang tersedia tidak tersedot untuk kegiatan bongkar pasang perancah dan ini bisa menghemat biaya proyek terutama biaya tenaga kerja.
Kata Kunci: value engineering, perancah konvensional, scalfolding
Â
Downloads
References
Arikunto, Suharsimi, 1996, Prosedur
Penelitian, Edisi 3, Penerbit
Rieneka Cipta, Jakarta.
Dipohusodo, Istimawan. 1996. Manajemen
Proyek dan Konstniksi, Jilid 1 Edisi
Pertama. Penerbit
Kanisius,Yogyakarta.
Dipohusodo, Istimawan. 1996. Manajemen
Proyek dan Konstruksi, Jilid 2 Edisi
Pertama. Penerbit Kanisius,
Yogyakarta.
Djajan, Anton. 1986. Pengantar Metode
Statistik, Jilid 1 dan 2. LP3ES,
Jakarta.
Iqbal, Muhammad, 2002. Wheat
Productivity, Efficiency, and
Sustainability: A Stochastic
Production Frontier Analysis,
University Library of Munich,
Germany
Junianto, Agustinus, 2006. Analisa
Produktivitas Tenaga Kerja Harian
Untuk Pekerjaan Pasangan Batu
Merah Terhadap Standar Nasional
Indonesia 2002 Pada Proyek
Bangunan Gedung Di Kabupaten
Sikka. Tesis Pasca Sarjana Institut
Teknologi Nasional Malang.
Kaming, P.F. Olomolaiye P.O. Holt, G.D.
and Harris, F.C. (1998a), What
motivates construction craftsmen in
developing countries? a case study
of Indonesia, Journal of Building
and Enviroment. Pergamon, 33 (23)
-141.
Kaming, P.F. Setyanto, E, and Shieny
(1998b) Manajemen SDM dalam
perusahaan jasa konstruksi: sebuah
studi mengenai hubungan motivasi
dan produktivitas tukang konstruksi,
KINERJA, Jurnal Bisnis dan
Ekonomi, Pascasarjana, Universitas
Atma Jaya Yogyakarta, no 4-Th. II,
-76.
Mawardi, Erman,. Memed, Moch, 2002,
Desain Hidraulik Bendung Tetap
Untuk Irigasi Teknis, Edisi 1,
Alfabeta, Bandung
Moleong, Lexy, J, 1997, Metodologi
Penelitian, Penerbit Rosda, Jakarta.
Muchdarsyah, Sinungan, 2005,
Produktivitas, Bumi Aksara, Jakarta
Nunally, J. 1978. Psychometric theory.
Edisi 2, McGraw-Hill, New York,
NY.
Rao,Vinsensius, 2008. Produktivitas
Tenaga Kerja Aktual Pulau Sumba
Dalam Kaitan Dengan Produktivitas
Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya 25
Extrapolasi Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya
Desember 2013, Vol. 06, No. 02, hal 13 - 26
Standar Nasional Indonesia 2002.
Tesis Pasca Sarjana Institut
Teknologi Nasional Malang.
Ratnayanti, Rini, 2003. Produktivitas
Tenaga Kerja Konstruksi Pada
Setiap Jenjang Keahlian di
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Extrapolasi agree to the following terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)







