ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PASAR TRADISIONAL DESA PADANGSAMBIAN DI DENPASAR BALI
DOI:
https://doi.org/10.30996/exp.v8i01.979Abstract
Permasalahan Pasar tradisional di Desa Padangsambian Denpasar Bali ialah tidak dapat menampung jumlah pedagang dan pengunjung yang semakin ramai. Sehubungan dangan itu, salah satu pemecahan masalah tersebut adalah dengan melakukan pembangunan pasar tradisional. Dalam proses pembangunan diperlukan analisis studi kelayakan investasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembangunan dan berapa besar biaya investasi pasar tradisional Desa Padangsambian di Denpasar Bali dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dari aspek finansial. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara interview, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan studi kelayakan aspek keuangan yang meliputi Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Payback Period.  Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa : a) Proyek Pasar Tradisional ini berlokasi di Desa Padang Sambian, Denpasar Provinsi Bali menelan investasi sebesar Rp. 6.608.446.000,- dengan masa investasi 10 tahun. Dibangun saat tingkat suku bunga pada posisi 12% / tahun dengan laju inflasi menurut data BPS Propinsi Bali yaitu 4,014%; b) Stand yang dibangun sebanyak 108 lapak/los dan 108 kios. Disewakan dengan harga sewa Rp. 400.000,- per bulan untuk kios dan Rp. 300.000,- per bulan untuk lapak/los; dan c) Analisa kelayakan menunjukan bahwa proyek pasar tradisional ini layak untuk dijalankan dengan perolehan Net Present Value menghasilkan nilai positif yaitu sebesar Rp. 1.213.909.306,-, Internal Rate of Return lebih tinggi dari tingkat suku bunga 12% yaitu 16,06%, dan Payback Period terjadi pada tahun ke 4 bulan ke 9 lebih cepat dari masa investasi.
Kata Kunci : Studi Kelayakan Investasi
Â
Downloads
References
Anonim, 2008. Handbook Standar
Nasional Indonesia (SNI) Analisa
Biaya Konstruksi. BSN. Jakarta.
Arifudin, Reza, 2011. Optimasi
Penjadwalan Proyek Dengan
Penyeimbangan Biaya Dengan
Menggunakan Kombinasi CPM Dan
Algoritma Genetika. Jurnal
Masyarakat Informatika Volume 2
Nomor 4, ISSN 2086 – 4930
Hermawanto, Denny. Algoritma Genetika
Dan Contoh Aplikasinya.
http://dee83.files.wordpress.com/20
/12/algoritma_genetika_dan_cont
oh_aplikasinya__denny_hermawanto.pdf
Kuswadi, Son, 2007. Kendali Cerdas, Teori
dan praktisnya. Penerbit Andi.
Mansyur, 2012. Manajemen Pembiayaan
Proyek. LaksBang PRESSindo.
Yogyakarta.
Putera, I Gusti Agung Adnyana, 2010.
Proses Model Penjadwalan Proyek
Dengan Algoritma Genetika. Jurnal
Ilmiah Teknik Sipil Volume 14
Nomor 1, Januari 2010.
Ramayanti, Desi; Ani, Nur; Nazarruddin,
Penerapan Metode Pert-CPM
dan Algoritma Genetika Pada Kasus
Penjadwalan Proyek. Jurnal FIFOUMB
volume II Nomor 1, Mei
Soeharto, Iman, 1997. Manajemen Proyek:
Dari Konseptual Sampai
Operasional. Erlangga. Jakarta.
Sutjipto, R; Nugroho, Paul; Natan, Ishak,
Manajemen Proyek
Konstruksi 1. Kartika Yudha.
Surabaya.
Sutjipto, R; Nugroho, Paul; Natan, Ishak,
Manajemen Proyek
Konstruksi 2. Kartika Yudha.
Surabaya.
Yunantara, Made Darma; Astawa, I Gede
Santi; Sanjaya, Agus, 2012. Analisis
Dan Implementasi Penjadwalan
Dengan Menggunakan
Pengembangan Model Crossover
Dalam Algoritma Genetika.
JELIKU Vol 1 Nomor 2 Nopember
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Extrapolasi agree to the following terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)







