KAJIAN TERHADAP RESIKO KUALITAS HUBUNGAN KONTRAKTUAL ANTARA KONTRAKTOR DAN SUBKONTRAKTOR BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN SPESIALIS PADA PROYEK KONSTRUKSI

Authors

  • Wateno Oetomo

DOI:

https://doi.org/10.30996/exp.v8i01.980

Abstract

Pekerjaan spesialis yang tidak dilaksanakan sendiri oleh kontraktor pada proyek konstruksi merupakan keniscayaan. Salah satu kebutuhan kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan spesialis tersebut dibutuhkan subkontraktor, keberadaan subkontraktor untuk suatu kerjasama yang saling menguntungkan kedua belah pihak berkaitan dengan biaya, mutu dan waktu sangat diperlukan. Untuk dapat melaksanakan kegiatan tersebut harus didukung oleh suatu kerjasama yang diikat dengan subkontrak meskipun pada kenyataannya masih belum dapat dilaksanakan dengan seadil-adilnya, utamanya menyangkut ketentuan dalam subkontrak yang berkaitan dengan resiko kualitas. Dalam penelitian ini akan mengkaji kaitannya dengan ketentuan terhadap isi yang ada dalam pasal-pasal subkontrak antara kontraktor dengan subkontraktor yang ada di Jawa Timur. Metode penelitian adalah mengkaji dari berbagai kasus (case study) terhadap isi dokumen terhadap 20 (duapuluh) subkontrak yang diambil secara acak (random sampling), dengan cara accidental sampling yang ditetapkan dari penelitian ini dari pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan subkontrak. Temuan dari penelitian ini menunjukkan pasal-pasal terhadap adanya penghindaran resiko kualitas dari hasil pekerjaan yang tidak memnuhi persyaratan, dan yang terjadi adalah lebih banyak mengatur tentang kewajiban-kewajiban subkontraktor, dan kurang dapat menjelaskan dampak hasil kualitas. Hal ini menunjukkan bahwa kurang mencerminkan adanya kerjasama yang baik diantara kontraktor dan subkontraktor. Saran dari penelitian ini adalah supaya dalam menentukan pasal-pasal subkontrak dapat ditetapkan seadil-adilnya terhadap resiko kualitas untuk menghindari terjadinya ketidak sesuaian kualitas yang tidak diharapkan.

Kata Kunci : Kontrak, Kontraktor, Subkontraktor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azwar, S. 1997. Metode Penelitian.

Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Budihardja, S. 2010. Pengaruh Penerapan

Sistem Manajemen Mutu Terhadap

Biaya Mutu Pada Proyek Konstruksi

Gedung di Surabaya. Tesis. Institut

Teknologi Sepuluh Nopember.

Surabaya.

Gasperz, V. 2012. Three In One ISO 9001,

ISO 14001, OHSAS. Vinchristo

Publication. Bogor.

Hartono, 2009. Penerapan Sistem

Manajemen Mutu Berbasis ISO

:2000 pada Pembangunan

Graving Dock di Pelabuhan

Tanjung Emas Semarang. Riptek

(1) Hal 51 – 58.

Hoyle D, 2001. ISO 9000 Quality Systems

Handbook, 4th edition. Oxford :

Butterworth Heinemann, pp 116 –

Isya M, Majid IA, Sari A, 2012. Evaluasi

Penerapan Sistem Manajemen Mutu

Pada Pelaksanaan Konstruksi Jalan

di Propinsi Aceh. Teras Jurnal. 2(4)

: 251 – 261.

Love P, Irani Z, 2003. A Project

Management Quality Cost

Information System For The

Construction Industry. Information

& Management. 40 : 649 – 661.

Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya 53

Extrapolasi Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya

Desember 2013, Vol. 06, No. 02, hal 42 - 54

Martusa R, Haslim HD, 2011. Peran

Analisis Biaya Kualitas dalam

Meningkatkan Efisiensi Biaya

Produksi (Studi Kasus pada PTP

Nusantara VIII Kebun Ciater).

Akurat Jurnal Ilmiah Akuntansi.

(2)

Moetriono, H., 2012. Statistika Terapan.

Universitas 17 Agustus 1945.

Surabaya.

P4mristkippgrisda.wordpress.com.

Riduwan, 2007. Skala Pengukuran

Variabel-Variabel Penelitian. Alfa

Beta. Bandung.

Ruben, S., 2011. Pengukuran Biaya Mutu,

diakses dari

sihombingruben.blogspot.com.

Sarwono, J., 2009. Panduan Lengkap untuk

Belajar Komputasi Statistik

Menggunakan SPSS 16. Andi

Offset. Yogyakarta.

Downloads

Published

2015-07-15

Issue

Section

Articles