Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa ditinjau dari Status Pekerjaaan dan Status Pernikahan
Keywords:
Prokrastinasi Akademik, Status Pekerjaan, Status Pernikahan, Uji Mann-Whitney-U, Penelitian KomparatifAbstract
Abstract
This study employs a quantitative comparative method. The study aims to reveal whether differences in academic procrastination exist among students based on their employment and marital statuses. The 237 respondents were seventh-semester students from the Faculty of Law and Psychology at the University of 17 August 1945 in Surabaya. They were selected using snowball sampling. The study employed a psychological scale measurement tool developed by the researcher based on Ferrari's (1995) indicators of academic procrastination. Data analysis using the Mann-Whitney U test showed no significant difference in the level of academic procrastination based on employment or marital status. The study also revealed that employment and marital status do not serve as reasons to explain students' procrastination behavior.
Keywords: Academic Procrastination, Employment Status, Marital Status, Mann-Whitney U Test, Comparative Research.
Abstrak
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap ada atau tidak perbedaan prokrastinasi akademik pada mahasiswa ditinjau dari status pekerjaan dan status pernikahan. Responden pada penelitian ini merupakan mahasiswa semester 7 Fakultas Hukum dan Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebanyak 237 partisipan yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur skala psikologi dengan instrumen yang disusun peneliti berdasarkan indikator prokrastinasi akademik dari Ferrari (1995). Hasil penelitian menggunakan analisis data uji Mann-Whitney U menunjukkan adanya tidak adanya perbedaan signifikan dalam tingkat prokrastinasi akademik berdasarkan status pekerjaan dan status pernikahan. Penelitian ini juga mengungkapkan mahasiswa status pekerjaan maupun status pernikahan tidak menjadi alasan untuk mendukung perilaku prokrastinasi mahasiswa.
Kata Kunci: Prokrastinasi Akademik, Status Pekerjaan, Status Pernikahan, Uji Mann-Whitney-U,Penelitian Komparatif.
Abstract
This study employs a quantitative comparative method. The study aims to reveal whether differences in academic procrastination exist among students based on their employment and marital statuses. The 237 respondents were seventh-semester students from the Faculty of Law and Psychology at the University of 17 August 1945 in Surabaya. They were selected using snowball sampling. The study employed a psychological scale measurement tool developed by the researcher based on Ferrari's (1995) indicators of academic procrastination. Data analysis using the Mann-Whitney U test showed no significant difference in the level of academic procrastination based on employment or marital status. The study also revealed that employment and marital status do not serve as reasons to explain students' procrastination behavior.
Keywords: Academic Procrastination, Employment Status, Marital Status, Mann-Whitney U Test, Comparative Research.
Abstrak
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap ada atau tidak perbedaan prokrastinasi akademik pada mahasiswa ditinjau dari status pekerjaan dan status pernikahan. Responden pada penelitian ini merupakan mahasiswa semester 7 Fakultas Hukum dan Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebanyak 237 partisipan yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur skala psikologi dengan instrumen yang disusun peneliti berdasarkan indikator prokrastinasi akademik dari Ferrari (1995). Hasil penelitian menggunakan analisis data uji Mann-Whitney U menunjukkan adanya tidak adanya perbedaan signifikan dalam tingkat prokrastinasi akademik berdasarkan status pekerjaan dan status pernikahan. Penelitian ini juga mengungkapkan mahasiswa status pekerjaan maupun status pernikahan tidak menjadi alasan untuk mendukung perilaku prokrastinasi mahasiswa.
Kata Kunci: Prokrastinasi Akademik, Status Pekerjaan, Status Pernikahan, Uji Mann-Whitney-U,Penelitian Komparatif.
Downloads
References
Adi, S., & Rahman, A. (2020). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prokrastinasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 25-34.
Arifin, A. (2017). Prokrastinasi Akademik dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Kuliah, 17(2), 88–98.
Arisanti, L. (2021). Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Prokrastinasi Kerja Pada Guru Selama Proses Pembelajaran Dalam Jaringan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Arumsari, A. D., & Muzaqi, S. (2016). Prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja. E-Jurnal Spirit Pro Patria, 2(2), 30-39.
Astuti, D. (2019). Dampak Perubahan Status Pernikahan terhadap Kesejahteraan Mahasiswa. Jurnal Psikologi Universitas, 9(3), 142- 150.
Brewerton, P. M., & Millward, L. J. (2001). Organizational research methods: A guide for students and researchers. Sage.
Budi, A., & Sihombing, R. (2021). Persepsi Mahasiswa terhadap Sumber Pembiayaan Pendidikan dan Dampaknya pada Kemandirian Individu. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 7(1), 69-78.
Cahyani, R. D., & Santoso, A. (2019). Perbandingan Prokrastinasi antara Mahasiswa yang Bekerja dan Mahasiswa Penuh Waktu. Jurnal Kajian Pendidikan, 5(2), 21-30.
Carr, M. J. D. (2013). Financing Higher Education: Approaches to Addressing Affordability. Journal of Education Finance, Volume 38, Number 4, pp. 345-367.
Citra, W., & Anwar, M. (2020). Pengaruh Status Pekerjaan terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Kesejahteraan, 3(1), 45-53.
Damarjati, A. D., & Listyani, F. (2020). Hubungan antara Status Pernikahan dan Kinerja Akademik Mañasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(1), 12-21.
Damri, D., Engkizar, E., & Anwar, F. (2017). Hubungan self-efficacy dan prokrastinasi akademik mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(1), 74-95.
Dewi, S. R. (2021). Prokrastinasi Akademik: Studi Kasus Mahasiswa di Universitas XYZ. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 81-91.
Dharma, A. M. (2020). Prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa program studi dharma acarya. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 6(1), 64-78
Eka, R., & Luthfi, M. (2018). Hubungan antara Dukungan Finansial Keluarga dan Kemandirian Mahasiswa dalam Menyelesaikan Studi. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Pendidikan, 6(3), 117-126.
Farhan, A. R. (2020). Dampak Stres Akademik terhadap Prokrastinasi di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Inovasi, 2(4), 200-210.
Ferrari, J.R. Johnson, J.L. & Mc Cown, W.G. 1995. Procrastination and Task Avoidance, Theory, Research and Treathment. New York: Plen.um Press.
Fitriani, M. (2021). Dampak Stres Kerja terhadap Prokrastinasi Mahasiswa. Jurnal Psikologi Universitas Negeri Jakarta, 10(2), 44– 57.
Ghufron, N. M., & Risnawita, R. (2010). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
H., & Sa’adah, A. (2020). Sumber Pembiayaan dan Kemandirian Mahasiswa dalam Menghadapi Tugas Akademik. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 17(2), 85-95.
Handayani, H. (2019). Hubungan antara Status Pernikahan dan Kinerja Akademik Mahasiswa. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 5(1), 31-40.
Hasanah, U. (2020). Hubungan antara Status Perkawinan dan Kesejahteraan Psikologis di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Psikologi
Sosial, 7(2), 130-139.
Hidayati, S., & Aziz, A. (2021). Dukungan Keluarga dan Prokrastinasi Akademik di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 55-64.
Irwan, Y. (2020). Peran Status Pekerjaan dalam Mempengaruhi Prestasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(2), 111-120.
Jannah, N. K. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prokrastinasi dalam Penulisan Tesis. Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada, 20(3), 215-225.
Kahfi, A. & Septiana, M. (2019). Studi tentang Prokrastinasi Akademik dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa. Jurnal Psikologi Kesehatan, 14(2), 77-87.
Kurniawan, M. A., & Rendrawati, F. (2020). Peran Dukungan Keluarga dan Sumber Pembiayaan dalam Menyelesaikan Pendidikan Tinggi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 21-32.
Lestari, A., & Fatmawati, E. (2020). Kesejahteraan Mahasiswa: Hubungan antara Status Pekerjaan dan Pembiayaan Pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(1), 43-52.
Maulana, F. (2021). Pengaruh Stres terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 12(3), 124-134.
Nabila, Nasution, E. (2018). Peran Status Pernikahan dalam Mempengaruhi Tanggung Jawab Akademik. Jurnal Pendidikan dan Sosiologi, 10(1), 33-41.
Purwanto, E. (2019). Prokrastinasi akademik ditinjau dari self efficacy, status pekerjaan dan status pernikahan pada mahasiswa (Doctoral dissertation, Untag 1945 Surabaya).
Rahmah, M., & Yulandari, N. (2017). Perbedaan Prokrastinasi pada Mahasiswa Ditinjau dari Status Pernikahan.
Ramadhani, A., & Syafitri, U. (2021). Hubungan antara Prokrastinasi Akademik dan Sumber Pembiayaan Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 1-10.
Rohmatun, R. (2021). Prokrastinasi Akademik dan Faktor yang Mempengaruhinya. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 3, 94-109.
Santoso, I., & Pradana, R. (2018). Dampak Kerja Paruh Waktu terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 4(3), 189-200.
Sari, R. S., & Prabandari, Y. (2018). Perbandingan Tingkat Prokrastinasi antara Mahasiswa yang Bekerja dan Tidak Bekerja di Surabaya. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 14(3), 209–218.
Steel, P. (2007). The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychological Bulletin, 133(1), 65–94.
Siliwangi, I. K. I. P. Gambaran faktor penyebab prokrastinasi akademik siswa sma kelas xi pada masa pandemi covid-19
Widyastuti, R. (2019). Analisis Faktor-Prokrastinasi pada Mahasiswa dan Dampaknya terhadap Prestasi Akademik. Jurnal Ilmiah Psikologi Temuan, 6(2), 87-96.
Yulianti, E., & Prasetyo, R. B. (2019). Pengaruh Dukungan Finansial terhadap Kemandirian Mahasiswa dalam Menyelesaikan Studi. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 18(1), 57-66.
