Work Life Balance dan Kepuasan Kerja: Studi pada Karyawan Industri Manufaktur
Kata Kunci:
Work Life Balance, Job Satisfaction, Employees, Industrial PsychologyAbstrak
Abstract
Employees face pressure to simultaneously fulfill both professional and personal roles. An imbalance between these two can affect job satisfaction levels. This study aims to analyze the relationship between work-life balance and job satisfaction for employees. The method used was a quantitative correlational method through purposive sampling, involving 150 employees. The instruments used included the Hayman work-life balance scale and the Weiss job satisfaction scale, which have undergone validity and reliability testing. Analysis conducted using Pearson correlation showed a significant positive relationship between work-life balance and job satisfaction (r = 0.348; p = 0.000). This finding suggests that the better the work-life balance perceived by employees, the higher their job satisfaction. Therefore, organizations should pay attention to managing work-life balance to improve employee well-being.
Keywords: Work Life Balance, Job Satisfaction, Employees, Industrial Psychology
Abstrak
Karyawan menghadapi tekanan untuk melaksanakan peran profesional dan pribadi secara bersamaan. Ketidakseimbangan antara kedua hal tersebut dapat mempengaruhi tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara keseimbangan kehidupan kerja dan kepuasan kerja bagi karyawan. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif korelasional melalui teknik purposive sampling, melibatkan 150 pegawai. Alat yang digunakan meliputi skala keseimbangan kerja-hidup (Hayman) dan skala kepuasan kerja (Weiss), yang sudah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis yang dilakukan dengan korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keseimbangan kerja dan kepuasan pekerjaan (r = 0,348; p = 0,000). Penemuan ini menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan yang dirasakan oleh karyawan, semakin tinggi juga kepuasan kerja mereka. Sehingga, organisasi harus memperhatikan pengelolaan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan.
Kata kunci: Work Life Balance, Kepuasan Kerja, Karyawan, Psikologi Industri
Unduhan
Referensi
Alshmemri, M., Shahwan-Akl, L., Journal, P. M.-L. S. (2017). Herzberg’s two-factor theory. Academia.Edu, 14(5), 12–16.
Aura, R., Scholar, E. H.-J. of S. E. (2025). Pengaruh Work Life Balance Terhadap Kepuasan Kerja Pada Generasi Z. Ojs.Unimal.Ac.Id, 2(4), 98–107.
Azwar, S. (2020). Reliabilitas dan Validitas.
Coolican, H. . (2017). Research Methods and Statistics in Psychology. In Research Methods and Statistics in Psychology.
Creswell, J. W. (2015). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. pearson.
Fernandez, D., & Lebin, S. (2022). The Relationship Between Work-Life Balance, Job Satisfaction, Age, and Gender. Openriver.Winona.EduD Fernandez, S LebinThe Journal of Advancing Education Practice, 2022•openriver.Winona.Edu, 3.
Gallup, I. (2017). State of the American workplace.
Grant et al. (2007). Happiness, health, or relationships? Managerial practices and employee well-being tradeoffs. Journals.Aom.OrgAM Grant, MK Christianson, RH PriceAcademy of Management Perspectives, 2007•journals.Aom.Org, 21(3), 51–63.
Hayman, J. (2005). Psychometric assessment of an instrument designed to measure work life balance. CiteseerJ HaymanResearch and Practice in Human Resource Management, 2005•Citeseer, 13(1), 85–91.
Hsu et al. (2019). Factors associated with suicide attempts and suicides in the general population of andalusia (Spain). International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(22).
Kelliher, C., & Anderson, D. (2010). Doing more with less? Flexible working practices and the intensification of work. Journals.Sagepub.ComC Kelliher, D AndersonHuman Relations, 2010•journals.Sagepub.Com, 63(1), 83–106.
Limanjaya, H. A. C. (2018). Kepuasan Kerja Karyawan PT KPP Cabang Surabaya. Download.Garuda.Kemdikbud.Go.IdHAC LimanjayaAgora, 2018•download.Garuda.Kemdikbud.Go.Id, 6(2).
Lumunon, R. R., Sendow, G. M., & Uhing, Y. (2019). Pengaruh work life balance, kesehatan kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Tirta Investama (Danone) Aqua Airmadidi. Ejournal.Unsrat.Ac.Id, 7(4), 4671–4680.
Prayoga, R. A., & Lajira, T. (2021). prosiding seminar manajemen s1 Volume: 1 No: 2 November 2021.
Santoso, S. A. . N. E. E. . & M. E. D. (2025). Hubungan Antara Workload Dan Burnout Pada Karyawan Di Surabaya Dengan Effort-Reward Imbalance Sebagai Variabel Moderator. Jurnal.Kopusindo.ComSA Santoso, EE Nainggolan, ED MuslikahJurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan| E-ISSN: 3063-1467, 2025•jurnal.Kopusindo.Com, 01.
Setianingrum, R., Wahono, B., & Hardaningtyas, R. T. (2025). Pengaruh Work-life balance dan Work Environment Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Gen-Z di PT. Jhonlin Agro Raya Tbk. Jim.Unisma.Ac.Id.
Sugiyono. (2001). Statistika untuk penelitian / Sugiyono. In Statistika untuk penelitian / Sugiyono (pp. 1–99).
Sunarta, S. (2019). Pentingnya kepuasan kerja. Researchgate.NetS SunartaEfisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 2019•researchgate.Net, 16.
Tampubolon, E. (2022). Hubungan Antara Work Life Balance dengan kepuasan kerja pada Kary awan di PT. Latexindo Toba Perkasa Binjai.
Weiss et al. (1967). Manual for the Minnesota Satisfaction Questionnaire.
