PKM Usaha Rumah Tangga Kue Pia “Ukm Rama” Dan “Ukm Mahen” Desa Kejapanan Yang Menghadapi Kendala Produktivitas

Authors

  • Harjo Seputra Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Ida Aju Brahmasari Program Studi ilmu Ekonomi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Muslimin Abdulrahim Program Studi Teknik Industri, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/jpm17.v2i03.1085

Abstract

Abstrak

Usaha rumah tangga kue pia “Rama†dan usaha rumah tangga kue pia “Mahen†yang ada di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan memulai usaha mandiri pembuatan kue pia sejak tahun 2007, ketiga usaha mandiri tersebut memberdayakankan ibu-ibu rumah tangga disekitarnya sebagai tenaga kerja. Ketiga usaha mandiri tersebut dikelola seadanya,  namun sedikit demi sedikit mengalami perkembangan. Perkembangan usaha dapat ditunjukkan adanya peningkatan produksi dari total 100 kotak perhari (1 kotak berisi 10 bakpia) menjadi 150 kotak perhari. Proses produksi dilakukan setiap hari, ditangani sendiri sambil merangkap pekerjaan rumah tangga.Rata-rata jam kerja per hari selama 5 jam. Modal yang dipergunakan hanya berasal dari modal pribadi, sehingga kemampuan membeli peralatan hanya yang berkapasitas kecil sehingga produktivitasnya rendah. Sementara permintaan rata-rata setiap hari mencapai 350 s/d 500 kotak, sehingga dalam sehari ada kekurangan produksi sebanyak 250 s/d 350 kotak perhari. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah produktivitas yang rendah karena kapasitas pengaduk dan oven yang dimiliki kapasitasnya rendah, waktu yang dibutuhkan untuk mendinginkan pia terlalu lama, belum melakukan pembukuan secara tertib.

Hal ini merupakan persoalan yang harus segera dicarikan pemecahannya. Solusi yang ditawarkan adalah membuatkan alat dan memberikan bantuan alat pengaduk adonan dengan kapasitas 7 kg, membuatkan oven dengan kapasitas 4 loyang, member bantuan kipas angin untuk mendinginkan pia serta mesin penghalus kacang hijau,  memberi pelatihan pembukuan sederhana dan pentingnya bekerjasama.

 Sebagaimana disampaikan oleh mitra kepada tim bahwa setelah menerima bantuan peralatan tersebut di atas produktivitas meningkat. Namun untuk melakukan pembukuan secara tertib, masih perlu pendampingan karena untuk merubah kebiasaan lama membutuhkan waktu. Pendampingan juga mencakup pengoperasian dan perawatan alat, kerja sama dengan UKM sejenis, proses produksi sebagai wahana wisata serta penglolaan limbah. Pendampingan dilakukan minimal sebulan sekali dengan mendatangi mitra, selama setahun pasca pelaksanaan PKM.

 

Kata kunci : ukm pia, produktivitas, rendah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrianto Heri, “Pemrograman Mikrokontroler AVR ATMega16 menggunakan bahasa Câ€, Bandung, Indonesia : Penerbit Informatika, 2008.

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/28677 diakses 29/4/2014 08:55

http://www.datasheetcatalog.com/datasheets_pdf/A/T/M/E/ATMEGA16.shtml diakses 07/05/2014 05:20

http://eprints.undip.ac.id/20735/1/kendali_motor_dc_sebagai_penggerak_mekanik.pdf diakses 9/5/2014 14:50

Sumanto,1984. Mesin Arus searah:generator dan motordc. Andi Offset:Yogyakarta.

…….……., Manajemen Usaha Kecil, Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional, 2010

…………, 10 strategi Pemasaran untuk Meningkatkan daya saing UKM, Info Peluang

Bisnis, luisunafotoaldia,blogspot.com

Downloads

Published

2017-09-03

Issue

Section

Articles