PENGEMBANGAN PAKAN TERFERMENTASI UNTUK TERNAK RUMINANSIA DI DESA PANGPAJUNG KECAMATAN MODUNG KABUPATEN BANGKALAN

Authors

  • Wardah Wardah
  • Sjamsul Arief
  • Hari Purnomo

DOI:

https://doi.org/10.30996/jpm17.v3i01.1168

Abstract

Ternak ruminansia di Indonesia selama ini kebutuhannya terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat.Kondisi semacam ini menjadi peluang yang sangat besar bagi usaha ternak ruminansia khususnya sapi dan kambing oleh kelompok ‘Sukamaju’ desa Pangpajung, kecamatan Modung, Bangkalan.Usaha ternak sapi dan kambing juga menjadi andalan petani karena dapat meningkatkan pendapatan keluarga.Namun demikian untuk membangun usaha penggemukan ternak secara intensif memerlukan pengetahuan mulai dari penyediaan bibit, pakan, hingga manajemen berusaha dan tingkat penjualan ternak, agar pengelolaan usahanya berjalan dengan baik dan target peningkatan bobot badan ternak tercapai secara optimal.Permasalahan utama yang dihadapi kelompok ‘Sukamaju’ adalah penyediaan pakan berkualitas secara mandiri dan manajemen usaha penggemukan.Padahal di Kecamatan Modung dan sekitarnya merupakan penghasil bahan pertanian yang potensial untuk pakan ruminansia.Hal ini karena peternak belum mampu secara optimal mengembangkan pakan dari limbah hasil pertanian menjadi pakan berkualitas tinggi untuk ternak ruminansia, di samping teknik berusaha, kesehatan ternak, analisis usaha dan pemasaran hasil yang tepat.Kemandirian peternak dalam penyediaan pakan ruminansia dan teknik berwirausaha penggemukan ternak menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan mitra.Penguasaan iptek pengembangan pakan berkualitas terutama penyediaan pakan di musim kemarau dapat diwujudkan melalui pembuatan konsentrat probiotik dan jerami amoniasi terfermentasi serta teknik berwirausaha penggemukan ternak ruminansia. Program alih Iptek bermanfaat untuk peternak menuju terwujudnya kemandirian pakan dengan bahan baku lokal dari limbah hasil pertanian dengan harga jauh lebih murah, dan pada gilirannya dapat meningkatkan keuntungan peternak. Pakan yang diformulasi dan diproduksi adalah pakan yang mempunyai nilai nutrisi jauh lebih baik dan lebih disukai ternak (palatabel) dapat meningkatkan produksi berupa pertambahan bobot badan harian.Pemberian pakan berkualitas sesuai kebutuhan ternak serta manajemen pemeliharaan, sistem perkandangan, peralatan pendukung dan analisis usaha penggemukan dan kesehatan ternak merupakan tantangan keberhasilan bagi peternak.Analisis usaha dapat memberikan gambaran mengenai peluang usaha, modal dan keuntungan yang dapat diperoleh peternak dalam menjalankan usahanya.

Kata kunci : Pakan, fermentasi, ternak, ruminansi

 


Downloads

Download data is not yet available.

References

Black, J.A. (1981), Urban Transport Planning: Theory and Practice, London, Cromm Helm

Button, J.K., (1993), Transport Economics,2nd Edition, Cambridge University Press, United Kingdom Button, J.K., (1993), Transport Economics, 2nd Edition, Cambridge University Press, United Kingdom

Departemen Pekerjaan Umum, Dirjen Bina Marga, 1988, Standar Perencanaan Geometrik Untuk Jalan Perkotaan, Jakarta.

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, 2013, Laporan Teknik Studi Kelayakan Jalan Tembus Lawang – Batu, Surabaya

Kabupaten Pasuruan,2012, KDA (Kecamatan Dalam Angka),Pasuruan

Kodoatie, R.J, dan Roestam Sjarief, Ph.D, 2008, Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu, Edisi Revisi, Yogyakarta : Penerbit Andi.

Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB, (1996), Laporan Akhir Studi Perhitungan Biaya Operasi Kendaraan–PT. Jasa Marga, ITB.

LPKM-ITB, 1997, Modul Pelatihan Perencanaan Sistem Angkutan Umum(Public Transport System Planning), Bandung: LPKM-ITB

Miles, B.B., dan A.M. Huberman, 1992, Analisa Data Kualitatif, UI Press Jakarta

Morlock, Edward K. (1988), Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi, Jakarta : Erlangga

Oglesby, C.H., Hicks, R.G., 1982. Highway Engineering, Fourth Edition, Edisi Indonesia, 1993, Terjemahan Purwo Setianto, Teknik Jalan Raya edisi ke empat, jilid Iâ€, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2006 Tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan

Provinsi Jawa Timur, 2012, Provinsi Jawa Timur Dalam Angka,Surabaya

Warpani, Suwardjoko P., 2002, Pengelolaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Jakarta

Downloads

Published

2018-01-28

Issue

Section

Articles