PKM Pendampingan Untuk Meningkatkan Produksi Di Sentra Sepatu Sawahan Surabaya

Authors

  • Suparjo Suparjo Institute Teknologi Adhi tama Surabaya
  • Randy Pratama Salisnanda Institute Teknologi Adhi tama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/jpm17.v3i2.1618

Abstract

Pada program PKM ini tim pengusul akan kerjasama dengan 2 (dua) Mitra yaitu Mitra 1
(pertama) dengan pemilik bernama bapak Karyono, sudah menjalankam usahanya selama 20
tahun. Mitra 2(dua) pemilik bernama bapak Suwandi adalah usaha sepatu wanita yang sudah
menjalankam usahanya selama 15 tahun. Selama ini Mitra 1 dan Mitra 2 mengenalkan produk
ke pasaran hanya mengandalkan penjualan produk oleh distributor yang melakukan pemesanan
barang ke mereka, otomatis merk yang beredar bukanlah merk dari pengrajin sendiri, tetapi
merk dari distributor. Tak jarang produk mitra diminati oleh konsumen, namun karena merk
dari distributor, sehingga pengrajin sendiri tidak akan pernah dikenal oleh masyarakat. Selain itu
minimnya tenaga kerja yang terampil menjadi kendala yang cukup serius bagi UKM, dimana
para pemudanya lebih tertarik untuk bekerja kantoran atau pabrik yang ada di sekitar Surabaya
bila dibandingkan untuk belajar menjadi pengrajin sepatu. Selama ini mitra mendapatkan tenaga
kerja lebih banyak berasal dari luar Surabaya yaitu desa Caruban dan desa Trengalek
Dari hasil pengamatan di lapangan dan wawancara langsung dengan mitra, terdapat tiga hal
utama yang menjadi fokus pengembangan UKM, yaitu mencakup aspek pemasaran produk,
aspek desain produk dan aspek peningkatan SDM. Ketiga aspek ini sudah tentu menjadi
prioritas dalam meningkatkan kinerja UKM. Masing-masing aspek pengembangan akan
memberikan kegiatan pendampingan kepada mitra, seperti aspek pemasaran, mitra akan
mendapatkan bantuan dalam penganekaragaman marketing tool sampai pada pemasaran produk
melalui internet. Aspek desain, berkaitan dengan pendampingan desain dan merk yang
bekerjasama dengan jurusan desain produk ITATS sehingga harapannya mitra lebih sadar akan
merk. Dan melalui aspek peningkatan SDM, akan dilakukan pendampingan berkaitan dengan
pelatihan dan workshop pecah pola sehinga dapat mewujudkan tenaga kerja terampil dan
kompetan.
Kata Kunci: Marketing Tools, Desain, Merk, Daya Saing, UKM

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Adolph Matz & Milton F. Usry, (Sirait–Wibowo), 1994. Akuntansi Biaya Perencanaan dan Pengendalian, Edisi kedelapan, Jakarta: Erlangga.

Ahmad Mujahidul Furqon, 2014. Analisis Pengaruh PDRB, Upah Minimum, Jumlah Unit Usaha dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Industri Manufaktur di Kabupaten Gresik. Malang: Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

Andi Neno Ariani, 2013. Pengaruh Jumlah Usaha, Nilai Investasi, dan Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Pinrang. Makassar: Fakultas Hasanuddin.

Badan Pusat Statistik, Kota Surabaya Dalam Angka Surabaya, 2015.

Badan Pusat Statistik, Kota Surabaya Dalam Angka Surabaya, 2016.

Dumairy, 1997: Perekonomian Indonesia , Jakarta: Erlangga.

Makmun dan Yasin, Akhmad, 2003. Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap PDB Sektor Pertanian. Kajian Ekonomi dan Keuangan.

Downloads

Published

2018-09-30

Issue

Section

Articles