HUMANISME SEKULAR DALAM IFIGENIA DI SEMENANJUNG TAURIS KARYA J. V. GOETHE

Authors

  • Mateus Rudi Supsiadji

DOI:

https://doi.org/10.30996/parafrase.v13i01.223

Abstract

Abstract. This article reports an investigation of secular humanism values in J.V. Goethe’s Ifigenia di Semenanjung Tauris. The issues being investigated are: (1) the conflicts among the characters, and (2) the values of secular humanism in the conflicts themselves. This study adopts the theory of humanism that is the system of belief based on a faith in democracy, rationality, and human autonomy. The research uses descriptive qualitative method in which the data are in the form of text. The analysis shows that the conflicts are caused by personal will based on authority, religion, and revenge, and the rejection of the will based on humanity. Agamemnon and Thoas represent the authority to fulfill their will of human sacrifice in accordance with their religious teaching. On the contrary, Ifigenia represents the rejection of human sacrifice. The debate between the fulfillment of the will and the rejection of the will reveals the values of humanism.

 

Key words: conflict, humanism secular, human autonomy

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damono, Sapardi Djoko. 1984. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Darma, Budi. 1993. “Apresiasi Sastra: Apresiasi Terhadap Metaforaâ€. Makalah. Disajikan pada acara Seminar Nasional Bahasa Indonesia III di Universitas Jember pada tanggal 2—4 Desember 1993.

Darma, Budi. 2003. “Ironi Kajian Budaya: Sastra dalam Perspektif Kajian Budayaâ€. Makalah disajikan pada Seminar Kajian Sastra dan Budaya di F.S. Univ. Petra Surabaya tanggal 23 November 2003.

Darma, Budi. 2000. “Derabat†dalam Kennedy (ed.). Derabat. Jakarta: Kompas.

Darma, Budi. 2004. “Sastra dan Kondisi Sosial Politikâ€. Makalah. Disajikan pada acara Festival Seni Surabaya tanggal 12 Juni 2004.

Darma, Budi. 2004. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Depdikans, Pusat Bahasa.

Djarot. 2004. “Indonesia Pasca-orba†esai dalam harian Jawa Pos.

Faruk, H.T. 1999. Pengantar Sosiologi Sastra: dari Strulturalisme-genetik sampai Post-modernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Faruk H.T. 1999a. Hilangnya Pesona Dunia. Yogyakarta: YUI.

Faruk H.T. 2000. “Mutu Sastra Kita†dalam Hasan Alwi (ed.). Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. Jakarta: Depdiknas. Makalah disajikan pada acara Seminar Kongres Bahasa Indonesia VII di Jakarta.

Hendrardi. 2004. “HAM di bawah SBY-Kallaâ€. Jawa Pos, 5 Oktober 2004.

Hutomo, Suripan Sadi. 1993. Merambah Matahari: Sastra dalam Perbandingan. Surabaya: Gaya Masa.

Iswanto. 2000. “Penelitian sastra dalam Perspektif Strukturalisme Genetik†dalam Jabrohim (ed.). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita.

Junus, Umar. 1986. Sosiologi Sastera: Persoalan Teori dan Metode. Malaysia: Dewan Bahasa. dan Pustaka.

Nadjid, Moch. 2000. Perubahan Kebudayaan Jawa. Surabaya: Unesa Press.

Pradopo, Racmat Djoko. 2003. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pinurbo, Djoko. 1990. “Manusia Aneh dalam Orang-orang Blomington†esai dalam Horison.

Sahal, Ahmad. 2001. “Sastra, Ambiguitas, dan Tawa Tuhan†Dalam Kennedy (ed.). Derabat Jakarta: Kompas.

Satoto, Sudiro. 1986. Metodologi Penelitian Sastra. Semarang: UNS Press.

Sariban. 2004. “Novel Asmaraloka karya Danarto: Kajian Strukturalisme Genetikâ€. Surabaya: PPs Unesa.

Setiawan. 1996. “Pencarian Jati Diri dalam Olenka Karya Budi Darmaâ€. Tesis. Jakarta: PPs UI.

Setiawan. 1996. “Biofili dan Nikrofili dalam Sastra: Studi Kasus pada Ny. Talis dan Rafilus Karya Budi Darma.

Setiawan. 2004. “Skema Manusia Biofili dan Nikrofili†dalam jurnal Prasasti. Surabaya: Unesa Press.

Suyatno. 1995. “Moralitas dalam Orang-orang Blomington dan Olenkaâ€. Tesis. Malang: PPs. Univ. Malang.

Siswanto, Wahyudi. 2003. “Memahami Budi Darma dan Karyanyaâ€. Disertasi. Malang: PPs. Univ. Malang.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Teeuw, A. 1989. Sastra Indonesia Modern II. Jakarta: Pustaka.

van Luxemburg, Jan. 1986. Pengantar Ilmu Sastra. Diindonesiakan oleh Dick Hartoko. Jakarta: Gramedia.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1993. Teori Kesusastraan. Dindonesiakan oleh Melani Budianta. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

2013-02-01

How to Cite

1.
Supsiadji MR. HUMANISME SEKULAR DALAM IFIGENIA DI SEMENANJUNG TAURIS KARYA J. V. GOETHE. parafrase [Internet]. 2013Feb.1 [cited 2026Jan.12];13(01). Available from: https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/parafrase/article/view/223

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)