Overprotective, Percaya Diri dan Kemandirian Anak

Authors

  • Lisda Sutanto TK Kristen Petra I Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/persona.v2i1.51

Abstract

Abstract. This research aims to find out the relationships among over protect-tive and self-confidence with autonomy. The study involved 118 sixth grade elementary school children age 12 to 13 years to complete self-report of auto-nomy, overprotective and self-confidence. The results of data measurements were analyzed with multiple regression. The results of analysis showed: 1) there is a significant relationship between overprotective and self-confidence with autonomy, 2) there was no correlation between over protective with auto-nomy, and 3) there is a positive and significant relationship between the self-confidence and autonomy. The research findings are discussed in the context of child development.

Keywords: overprotective, self-confidence, autonomy

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiatin, T. (1993). Persepsi Pria dan Wanita terhadap Kemandirian. Jurnal Psikologi I. XX, 7-13.

Al-Mighwar (2006). Psikologi Remaja. (Pe-tunjuk Bagi Guru dan Orang Tua). Ban-dung: CV Pustaka Setia.

Alwisol,(2009). Psikologi Kepribadian. Edisi Revisi. Malang: UMM Press.

Angelis, 2002 Percaya Diri: Sumber Suk-ses dan Kemandirian, alih bahasa, Baty Su-bakti. Cetakan ke-6. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Chaplin,J.P. (2002). Kamus Lengkap Psiko-logi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Dokterai.com/2011/12/07/kenali orangtua tipe apakah-anda/

Gunarsa, S.D. (1995). Psikologi Perkem-bangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Gunoto (2004) Hubungan antara Over Protec-tion Orang Tua dengan Kematangan Sosi-al Anak di Kecamatan Kota Rembang. Tesis. (Tidak diterbitkan). Surabaya: Pasca Sarjana Universitas 17 Agutus 1945.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2005.

Kartono, K. (1989). Psikologi Remaja. Ban-dung: Mandar Maju.

Lifdiati (2003). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kemandirian pada Anak Remaja pada Siswa SLTP I Pakisaji dan SLTP 3 Kepanjen Malang,Tesis, Tidak diterbitkan). Surabaya: Pasca Sarjana Universitas 17 Agutus 1945.

Lukman, M. (2000). Kemandirian Remaja Asuh di Panti Asuhan Yatim Islam

ditinjau dari Konsep Diri dan Kompetensi Interpersonal. Jurnal Psikologi 10: 57-61.

Mappiare, A. (1982). Psikologi Remaja. Su-rabaya: Usaha Nasional

Mu’tadin, Z. (2002). Kemandirian sebagai Kebutuhan Psikologis pada Remaja. www.e-psikoloj.com/remIwww.e250602 /htm.

Najah, 2007. Hubungan antara Persepsi Anak terhadap Pola Asuh Orang Tua dengan Motivasi Belajar. Skripsi. Surakarta: Fa-kultas Psikologi Universitas Muhamma-diyah Surakarta.

Nuryoto, S. (1993). Kemandirian Remaja ditinjau dari Tahap Perkembangan, Jenis Kelamin, dan Peran Jenis. Jurnal Psiko-logi. 2, 48-58.

Raraswati, 2011. Hubungan Pola Asuh Oto-riter Orang Tua terhadap Kemandirian dan Percaya Diri Anak. Tesis. (Tidak diterbit-kan). Surabaya: Pasca Sarjana Universitas 17 Agutus 1945.

Rini, 2012 J.F. (2012): Fobia Sekolah. http://www. e.psikologi.com

Suharnan, (2012). Pengembangan Skala Ke-mandirian. Persona, Jurnal Psikologi In-donesia, vol. 1, no. 2, 66-76.

Suprijatin, 2006, Hubungan Antara Kecen-derungan Pola Asuh Orang Tua Yang Oto-riter Dengan Kemandirian Dan Percaya Diri Warga Belajar Paket C.Tesis. (Tidak diterbitkan). Surabaya: Pasca Sarjana Uni-versitas 17 Agutus 1945.

Syah, (2002). Hubungan Pola Asuh Otoriter Orang Tua terhadap Kemandirian dan Percaya Diri Anak. Tesis. (Tidak diterbit-kan). Surabaya: Pasca Sarjana Univer-sitas 17 Agustus 1945.

Yanti, (2012). Cara Bertahan Hidup Anak Jalanan. Skripsi. Fakultas Dakwah. Juru-san Psikologi.

Downloads

Published

2013-01-01

Issue

Section

Articles