Kebermaknaan Hidup, Kestabilan Emosi dan Depresi
Abstract
The purpose of this study was to examine the relationship between Meaning
in Life and Emotional Stability at depression level. Subjects were students who enter
the category of early adulthood (19-25 years) in Yogyakarta. Number 93 research
subjects. Regression analysis showed: (1) here was a significant relationship between
emotional stability, Meaning in Life and Depression level , with a coefficient F =
17.494 , p = 0.000 ; p < 0.05 ( 2 ) obtained regression line equation is Y = 106.2120421
x1 - x2 0511 , where Y is the Depression , X1 and X2 are Meaning in Life is
Emotional Stability . Negative coefficient in Meaning in Life and Stability Emotions
give meaning or effect the opposite relationship with Depression . If Meaning in Life
and Emotional Stability increases, the depression will decrease and vice versa if the
Meaning in Life and Emotional Stability decreased it will increase the Depression
Downloads
References
Adianingsih, Titik. 2001. Diskrepansi Antara
Diri Yang Sebenarnya dan Diri Ideal
Dengan Depresi Pada Mahasiswa.
Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas
Gadjah Mada, Yogyakarta.
Alloy, L.R, Acocella, J., dan Bootzin, R.B.
Abnormal Psychology: Current
Perspectives. Mc Graw-Hill, Inc, New
York.
American Psychologigal Association. 2000.
Diagnostic and Statistical Manual of
mental Disorders (DSM IV-TR)
Fourth Editin. APA, Washington DC.
Antonuccio, D.O., Ward. C.H., Teraman, B.H.
The Behavioral Treatment of
Unipolar Depression in Adult and Aut
Patient. Sage Publication, California.
Apriadi, Dicky. 2002. Pengaruh Pemberian
Latihan dasar Keaktoran dalam
Sebuah Proses Pementasan Teater
Terhadap Kestabilan Emosi. Skripsi.
Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta
Arifin, Syamsul. 1994. Modernitas: Dialektika
dan Masa depan Agama dalam
Masyarakat Pascamodern. Penerbit
Aditya Media, Yogyakarta.
Asmika, Harijanto,.Handayani,Nina. 2008.
Prevalensi Depresi dan gambaran
Stressor Psikososial Pada Remaja
SMU di Wilayah Kotamadya Malang.
Jurnal. Kedokteran Brawijaya,
Malang, 1, 15-16.
Azwar, S. 1999. Dasar-Dasar Psikometri.
Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Bastaman, H. D. 2007. Logoterapi: Psikologi
Untuk Menemukan Makna Hidup dan
R Hendro Rumpoko Perwito Utomo dan Tatik Meiyuntari
Meraih Hidup Bermakna. Raja
Grafindo Persada, Jakarta.
____________. 1996. Meraih Hidup
Bermakna, Kisah Pribadi dengan
Pengalaman Tragis. Penerbit
Paramadina, jakarta.
____________. 1995. Integrasi Psikologi
Dengan Islam. Pustaka Pelajar Offset,
Yogyakarta.
Beck, A.T. 1985. Depression : Causes and
Treatment. University of Pennsylvania
Press, Philadelphia.
Bukhori, Baidi. 2012. Hubungan
Kebermaknaan Hidup dan Dukungan
Sosial Keluarga Dengan Kesehatan
Mental Narapidana. Jurnal Ad-Din
Vol 4. No.1. hal. 14-17.
Bumberry, W., Oliver, J.M., dan McClure.
Validation of The Beck
Depression Inventory in A University
Population Using Psychiatric Estimate
as The Criterion. Journal of
Consulting and Clinical Psychology.
Vol. 46, 150-155.
Burns, D.D. 2008. Feeling Good: The New
Mood Therapy. Harper; reprient
edition.
Burns, D.D. 1988. Terapi Kognitif: Pendekatan
Baru Bagi Penanganan Depresi.
Penerbit Erlangga, Jakarta.
Carpenter, K. M,. & Addis, Michael E. 2000.
Alexithymia, Gender, and Responses
to Depressive Symptoms. Issue.
http://link.springer.com/article/
diunduh 10 Juli 2015.
Carson, R.C., Butcher, J.N. 2000. Abnormal
Psychology and Modern Life. Allyn &
Bacon, New York.
Coopersmith, S. 1967. The Antecedents of Self
Esteem. San Francisco W.H.Freeman
and Company, San Francisco
Crapps, R.W. 1993. Dialog Psikologi Dan
Agama. Penerbit Kanisius,
Yogyakarta.
Dariyo, B. 2008. Psikologi Perkembangan
Dewasa Muda. Gramedia Pustaka
Umum, Jakarta.
Davidson, G.C., Neale, J.M. 1990. Abnormal
Psychology. John Wiley & Sons, New
York.
Feldman, R.S. 2012. Pengantar Psikologi.
Penerbit salemba Humanika, Jakarta.
Frankl, V.E. 2006. Man’s Search for Meaning.
Beacon Press, Boston.
Frankl, V.E. 1985. Psychotherapy and
Existentialism. Washington Square Press, New
York.
Goble, Frank, G. 1987. Mashab Ketiga.
Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Gumilar, Fauziah U. 2008. Hubungan Antara
Kebersyukuran dan Kebermaknaan
Hidup. Skripsi. Fakultas Psikologi dan
Ilmu Sosial Budaya UII, Yogyakarta.
Hadi, S. 1995. Metodologi Research, Jilid2.
Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.
Hall, C.S., dan Lindzey, G. 1993. Teori-Teori
Holistik (Organismik Fenomenologis).
Editor: Supratiknya. Penerbit
Kanisius, Yogyakarta.
Hasanat, N.U. 1994. Apakah Wanita Lebih
Depresif Daripada Pria. Laporan
Penelitian. Fakultas Psikologi UGM,
Yogyakarta.
------------, 1995. Alat Relaksasi Otot Wajah
Untuk Gangguan Depresi. Laporan
Penelitian. Fakultas Psikologi UGM,
Yogyakarta.
Hawari, Dadang. 2011. Manajemen Stress,
Cemas, dan Depresi. Balai Penerbit
FKUI, Jakarta.
Holmes, D. 1997. Abnormal Psychology.
Longman Pub Group.
Hurlock, E.B. 1999. Perkembangan Anak.
Erlangga Press, Jakarta.
Kebermaknaan Hidup, Kestabilan Emosi dan Depresi
Irma, R. 2013. Perbedaan Stabilitas Emosi
Pada Perempuan Karir yang Sudah
Menikah dan Perempuan Karir Yang
Belum Menikah. Program Studi
UNIBRAW, Malang.
Jessen, K.L.E. 2012. Depression in
Adolescence: The Role of Emotional
Stability and Parental Behavioral
Control. Thesis. University Utrecht,
Netherlands.
Kartono,K.,& Gulo,D. 2003. Kamus Psikologi.
Pionir Jaya, Bandung.
Kendall, P. C., Julian D. N. F. 1982. Clinical
Psychology: Scientific and Profesional
Dimension. John Willey and Sons Inc,
New York.
Kerlinger, F. N. 1990, Asas-asas Penelitian
Behavioral. Terjemahan. Gadjah
Mada University Press, Yogyakarta.
Koeswara, E. 1992. Logeterapi, Psikoterapi
Viktor Frankl. Penerbit Kanisius,
Yogyakarta.
Kleftaras, G., & Psarra, E. 2012. Meaning in
Life, Psychological Well-Being and
Depressive Symptomatology: A
Comparative Study. Scientific
Research Journal. Vol.3, No.4, p 337-
Koeswara, E. 1987. Psikologi Eksistensial,
Suatu Pengantar. Penerbit P.T. Eresco,
Bandung
Leahy, Louis. 1994. Esei Filsafat Untuk Masa
Kini, Telaah Masalah Roh-Materi
Berdasarkan Data Empiris Baru.
Pustaka Utama Grafiti, Jakarta.
Maulida, Aulia. 2012. Gambaran Tingkat
Depresi pada mahasiswa Program
Sarjana Yang Melakukan Konseling di
Badan Konseling Mahasiswa
Universitas Indonesia. Skripsi.
Fakultas Ilmu Keperawatan UI,
Jakarta.
Marcus, M., et al. 2012. Depression: A Global
Public Health Concern. WHO
Department of Mental Health and
Substance Abuse.
Monks, F.J., Knoers, AMP., dan Haditono,
S.R. 1988, Psikologi Perkembangan Pengantar
dalam Berbagai Bagiannya. Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta.
Noviyanti, Anida. 2008. Faktor Faktor Yang
mempengaruhi Kestabilan Emosi Pada
Wanita Menopause.skripsi. Fakultas
Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya UII,
Yogyakarta.
Oktaria, Rizky. 2013. Hubungan Antara
Kestabilan Emosi Dengan
Konformitas Pada Anggota Klub
Motor. Naskah Publikasi F.Psikologi
UMS, Surakarta.
Papalia, D.E., Olds, S.W., and Feldman, R.D.
Human Development. 10th ed.
MacGraw-Hill, New York.
Papalia, D.E., Strens, H.L., et.al. 2007. Adult
Development and Aging. (3th Ed).
McGraw- Hill, New York.
Pihasniwati. 1998. Pengaruh Pelatihan
Penghayatan Al Qur'an Terhadap
Kebermaknaan Hidup. Skripsi.
Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta
Potter & Perry. 2005. Fundamental
Keperawatan. EGC, Jakarta.
Prabandari, R. A. Y. S., 1989. Hubungan antara
Stres dan Motif Berprestasi dengan
Depresi pada Mahasiswa Tingkat
Lanjut. Skripsi. Fakultas Psikologi
UGM, Yogyakarta.
Prihanto, S., 1989. Penelitian Pendahuluan
tentang Reformulasi Teori Learned
Helplessness dan Hubungan Beberapa
Variabel Pengangur dengan Depresi
pada Penganggur yang Terdaftar di
Kantor Departemen Tenaga Kerja
Yogyakarta. Skripsi. Fakultas
Psikologi UGM, Yogyakarta.
R Hendro Rumpoko Perwito Utomo dan Tatik Meiyuntari
Prihastiwi, W.J. 1994. Kebermaknaan Hidup
Lanjut Usia Pensiun Dikaitkan
Dengan Tingkah Laku Koping,
Religiusitas dan Tempat Tinggal di
Kotamadya Surabaya. Naskah
Publikasi (tidak diterbitkan). Program
Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta.
Rosdiana, D. 2012. Hubungan Antara
Kekhusyukan Shalat dengan Stabilitas
Emosi Pada Jama’ah Halaqoh Shalat
Khusyuk. Skripsi. UMS, Surakarta.
Santrock, John W., 2011, Masa Perkembangan
Anak. Penerbit Salemba Humanika,
Jakarta.
Santrock, John W. 2007. Perkembangan
Remaja. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Sarason IG, Sarason BR. 1995. Abnormal
psycology. Edisi ke-7. Prentice Hall
International Inc, London.
_____________________. 1993. Abnormal
Psychology The Problem of
Maladaptive Behavior. Englewood
Cliffs Prentice Hall, New Jersey.
Schultz, D. 1991. Psikologi Pertumbuhan
(terjemahan). Penerbit Kanisius,
Yogyakarta.
Schneider, A.A,, 1964. Personal Adjusment
and Mental Health. Rinehart and
Winston, New York
Seligman, M.E.P. 1975. Helplessness on
Depression Development and Death.
W.H. Freeman and Company, San
Fransisco.
Semiun, Yustinus. 2006. Kesehatan Mental.
Penerbit Kanisius, Yogyakarta
Setiawan, Duski Fillo M. 2013. Differences in
Depression Levels of People With
HIV/AIDS in Men and Woman in
Community Foundation JOTHI
Yogyakarta. Papers. Medical faculty
UII, Yogyakarta.
Sholikhah, Linda D. 2013. Psikodrama Untuk
Meningkatkan Kestabilan Emosi Pada
Siswa Kelas IX SMKN I Trucuk
Klaten. Jurnal UMS, Surakarta.
Strickland, Paul L., Deakin William JF.,
Percival, Carol.,Dixon, Joanne.,
Gater, Richard A., Goldberg, David P.
Bio-social origins of
depression in the community.
Interactions between social
adversity, cortisol and serotonin
neurotransmission. The British
Journal of Psychiatry Feb 2002, 180
(2) 168-173.
Sue,D.,Derald,Stanley. 1986. Understanding
Abnormal Behavior. Houghton
Mifflin Company, Boston.
Sugiyono. 2002. Statistika Untuk Penelitian.
CV. Alfabeta, Bandung.
Suryabrata, S. 2009. Metodologi Penelitian.
PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Suslilowati, GD. & Hasanat, Nida Ul. 2011.
Pengaruh Terapi Menulis Pengalaman
Emosional Terhadap Penurunan
Depresi Pada Mahasiswa Tahun
Pertama. Fakultas Psikologi UGM :
Jurnal Psikologi Volume 38, No.1.
Susilowati, Nunuk. 1998. Hubungan Antara
Depresi Dengan Tingkah Laku Koping
Pada Masa Lanjut Usia. Skripsi.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.
Syamsu, Yusuf. 2001. Psikologi Perkembangan
Anak dan Remaja. PT. Remaja
Rosdakarya, Bandung.
Ulfah, Maria. 2013. Hubungan Antara
Kecerdasan Emosi Dengan Depresi
Pada Mahasiswa. Skripsi. Fakultas
Psikologi UII, Yogyakarta.
Ungersma, A.J. 1961. The Search for Meaning
A New Approach In
Psychotherapy. Westminster Press,
Philadelphia.
Untari, T.D. 2005. Faktor Faktor Yang
Berhubungan Dengan Terjadinya
Kebermaknaan Hidup, Kestabilan Emosi dan Depresi
Depresi pada mahasiswa Tingkat
Akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Thesis. Universitas Diponegoro,
Semarang.
Wade, Carole & Tavris, Carol. 2007. Psikologi,
Jilid 2. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Yee Ho, Man., Cheung FM., You J., Kam C.,
Zhang X., Kliewer W. 2013. The
Moderating Role of Emotional
Stability in the Relationship Between
Exposure to Violence and Anxiety and
Depression. Paper. The Hong Kong
Institute of Education, Hong Kong.
Zainurrofikoh. 2000. Hubungan Antara
Kebermaknaan Hidup Dengan Harga
Diri Pada Mahasiswa, Skripsi.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.
Zohar, Danah dan Marshall, I.N. 2000. SQ:
Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual
Dalam Berpikir Integralistik dan
Holistik Untuk Memaknai Kehidupan.
Penerbitan Mizan, Bandung.
The author who will publish the manuscript at Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories, pre-prints sites or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater dissemination of published work