Developing And Enhancing Creativity

Authors

  • Suharnan . University of Darul Ulum Jombang

DOI:

https://doi.org/10.30996/persona.v5i02.726

Abstract

Many people assumed that creativity is a very important thing in this life. It is ironic, until now there are not some serious efforts and systematically in developing and enhancing creativity especially for children and adolescents. This article aims to discussing about what is creativity and its values in successful and life, creative processes, the creative spirit under C.O.R.E. concept, and the strategies in developing creativity. There are some strategies in enhancing creativity. General strategies include: modeling, create a connstructive environment, play and humor, traveling and reading. Special strategies include: brainstorming, transformative thinking, reverse thinking, forced connection, and practicing self-made tasks and solving the real problems..
Keywords : creativity, CORE spirit, idea generation strategy

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah dan Baldwin. 1984. Mineral and Vitamin Contens of Seed and Sprout of Newly

Available Small- Seed Soybean and Market Sampel of Mungbean. Diterjemahkan

Oleh Mudjiharto. Puslitbang Gizi. Bogor

Aman dan Harjo.1973. Perbaikan Mutu Susu Kedelai Di dalam Botol. Departemen

Perindustrian. Bogor.

Anonimous.1984. Produksi Gula Nasional.UI Press.Jakarta.

Anonymous. 1997. Susu Kedelai Tak Kalah Dengan Susu Sapi. http://www.

Indomedia.com/ intisari/ 1997/ jan/ Diet/ htm

Anonymous. 2000a. Kacang Hijau. htm-23k / http:// www. asiamaya. com

Buckle K. A., R.A. Edward, G.H. Flett, M. Catton. 1987. Food Science. Cetakan II Alih

Bahasa Hari Purnomo. Ilmu Pangan. UI Press.Jakarta.

Danarti dan Najiyati S. 1998. Palawija (Budidaya dan Analisis Usaha). Penebar

Swadaya. Jakarta.

de Man J.H. 1997. Principles of Food Chemistry. Edisi II. Diterjemahkan oleh Kosasih

Padmawinata.Kimia.PAU Pangan dan Gizi. ITB. Bandung.

Fardiaz D. 1986. Hidrokoloid dalam Industri Pangan dan Gizi. IPB. Bogor.

Hadiwiyoto S.1983. Hasil-hasil Olahan Susu, Ikan, Daging dan Telur. Liberty.

Yogyakarta.

Hermana.1986. Pengolahan Kedelai Menjadi Berbagai Bahan Makanan Bergizi. IPB.

Bogor.

Hutami S., Novianti S., Ig. V. Satarto. 1993. Prospek dan Pengembangan Kacang Hijau.

Penebar Swadaya. Jakarta.

Koswara. 1992. Susu Kedelai. Kanisius. Yogyakarta.

Koswara.1995. Teknologi Pengolahan kedelai Menjadi Makanan Bermutu Pustaka Sinar

Harapan. Jakarta.

Manulang M. dan Y. D. Suratno.1996. Pengaruh Germinasi Terhadap Kandungan

Tokoferol dari Kacang Kedelai (Glycinemax), Kacang Tanah (Aracis hypogen)

dan Kacang Hijau (Vigna radiata ). Buletin Teknologi dan Industri Pangan.

Jakarta.

Pribadi T. 1997. Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Derajat Substitusi dalam

Pembuatan CMC. Simposium Selulose dan Keton I. Lembaga penelitian Selulosa.

Bandung.

Rukmana R. 1997. Kacang Hijau Budidaya dan Paska Panen. Kanisius. Yogyakarta.

Santoso B. A dan Purwani E. Y. 1994. Pengolahan Kacang Hijau Menunjang

Agroindustri. Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukamandi. Bogor.

Soeprapto dan Marzuki R. 2001. Bertanam Kacang Hijau. Penebar Swadaya. Jakarta.

Somaatmadja S. 1993. Proses Sumber Daya Nabati Asia Tenggara II Kacang-kacangan.

Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sudarmadji S. 1982. Bahan-Bahan Pemanis. Agritech. Yogyakarta.

Sudarmadji. 1996. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta.

Soekarto, S. 1985. Penilaian Organoleptik Untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian.

Bhatara Karya Aksara. Jakarta

Tranggono. 1990. Bahan-bahan Tambahan Pangan (Food Additives). PAU Pangan dan

Gizi. UGM. Yogyakarya.

Winarno F.G.. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia. Pustaka Utama. Jakarta.

Downloads

Published

2016-05-22

Issue

Section

Articles