Potret Stereotip Perempuan di Media Sosial

Authors

  • Sukma Ari Ragil Putri

DOI:

https://doi.org/10.30996/representamen.v7i02.5736

Abstract

Media sosial telah berkembang menjadi medium persebaran ideologi dominan yang
berlaku di masyarakat, termasuk ideologi gender dominan. Perempuan didominasi oleh laki-laki melalui stereotipisasi pada unggahan-unggahan di media sosial salah satunya pada akun Instagram @zoyalovers. Penelitian ini berusaha untuk memotret bentuk-bentuk stereotipisasi perempuan di media sosial dengan menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes untuk memaknai unggahan di akun Instagram @zoyalovers dengan menggunakan makna denotasi,konotasi, dan mitos. Konsep praktik kekuasaan dari Teun A. van Dijk digunakan untuk menganalisis praktik kekuasaan dominan yang ada di media sosial. Hasilnya, praktik kekuasaan ideologi gender dominan masih terjadi di media sosial dengan konsep yang merupakan perpanjangan dari praktik kekuasaan yang terjadi di masyarakat. Selain itu, akun Instagram @zoyalovers telah menampilkan resistensi yang berusaha menolak ideologi gender dominan dengan sebagian unggahannya.

Kata Kunci: media, gender, stereotip

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhanisa,C., & Fatchiya,A. (2017). “Efektivitas Website dan Instagram Sebagai Sarana Promosi Kawasan Wisata Berbasis Masyarakat”. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1(4): 451-466. ISSN: 2338-8021 ; E-ISSN: 2338-8269

Adnan,M.,Khan,S.,Kazmi,A.,Bashir,N.,& Siddique,R.(2020). “COVID-19 Infection: Origin, transmission, and characteristics of human coronaviruses”. Journal Advanced Research 24 (2020) 91-98. Doi: 10.1016/j.jare.2020.03.005

Bjørkdahl,K., & Carlsen,B.(2018). “Pandemics, publics, and politics: Stagging responses to public health crises”. Singapore: Palgrave Pivot. Doi: 10.1007/978-981-13-2802-2

Bungin,Burhan.(2005). “Metodologi Penelitian Kuantitatif, Edisi Kedua”. Jakarta: Kencana.

Fauzan,Fajar & Mudiantono.(2015). “Analisis Pengaruh Nilai Pelanggan dan Lokasi Terhadap Minat Terus Sebagai Pelanggan Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening Pada Kost Sekitar Tembalang Dalam Empat Wilayah”. Diponegoro Journal of Management Vol. 4 No.1: 1-13. Diakses dari https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/djom/article/view/13013/12571

Griffin,E.A. “A First Look at Communication Theory 8th Ed”. New York:McGraw-Hill. ISBN: 978-0-07-353430-5

Holladay,S.J.(2014). “The Handbook of media and mass communication theory.In Choice Reviews Online Volume 1”. United Kingdom: Wiley. ISBN: 978-0-470-67505-2 A

Kotler,P.,Kartajaya,H.,Setiawan,I.(2010).”Marketing 3.0: From Products to Customer to the Human Spirit”. New Jersey:Wiley. ISBN 978-0-470-59882-5.

Kriyantono,Rachmat,S.Sos, and M. Si.(2006). “Teknik praktis riset komunikasi”.Jakarta: Prenada Media.

Kurniawan,D.(2018). “Komunikasi Model Laswell dan Stimulus-Organism-Response dalam Mewujudkan Pembelajaran Menyenangkan”. Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol.2 No.1. P-ISSN 2549-1725 ; E-ISSN 2549-4163

Littlejohn S,Foss K.(2009).”Encyclopedia of Communication Theory”. Sage Publication,Inc.

Paramita,L.W (2013). “Keefektifan Website Sekolah Sebagai Media Informasi Humas di SMA Negeri Kota Yogyakarta”.Skripsi.Universitas Negeri Yogyakarta.Yogyakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan. Diambil di: http://ppid.kemkes.go.id/uploads/img_5d1414b25aa02.pdf.

Rogers, K. (Ed.). (2010). “Health and Disease in Society: Infectious Disease”.Diakses dari https://e-resources.perpusnas.go.id:2224/product/infectious-diseases

Studi Mobilitas Vertikal Karir Pekerja

Perempuan di Riau Televisi. Kafa`ah:

Journal of Gender Studies, 9(2).

https://doi.org/10.15548/jk.v9i2.265

Harjito, H. (2019). Resistensi Perempuan dalam

Prosa Indonesia. Musãwa Jurnal Studi

Gender Dan Islam, 17(2).

https://doi.org/10.14421/musawa.2018.17

153-164

Hyde, J. S. (2017). Gender similarities. In APA

handbook of the psychology of women:

History, theory, and battlegrounds (Vol. 1).

https://doi.org/10.1037/0000059-007

Katadata. (2017). Media Sosial, Platform Paling

Banyak Digunakan saat Transaksi ecommerce.

Katadata.Com.

https://databoks.katadata.co.id/datapublish

/2019/04/01/media-sosial-platform-palingbanyak-

digunakan-saat-transaksi-ecommerce

Nasaruddin Umar. (1999). Argumen Kesetaraan

Jender Perspektif Al- Qur’an. (Cet.I;

Jakarta: Paramadina).

Putri, S. A. R. (2018). Wacana Islam Populer dan

Kelahiran Ustaza Medsos di Ruang Publik

Era Digital. Jurnal Komunikasi Dan

Kajian Media, 2(1).

Salman. (2017). Media Sosial Sebagai Ruang

Publik. Kalbisocio, 4(2).

Sandiyasa, I. K. (2018). Refleksi Dan

Dekonstruksi Teori Oposisi Biner Dalam

Tradisi Hindu Masyarakat Bali. Pangkaja:

Jurnal Agama Hindu, 21(1).

Sunarto, S. (2014). Stereotipasi Peran Gender

Wanita dalam Program Televisi Anak di

Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(3).

https://doi.org/10.31315/jik.v8i3.3743

Susanto, N. H. (2015). Tantangan Mewujudkan

Kesetaraan Gender dalam Budaya

Patriarki. Jurnal Muwazah, 7(2).

Tong, R. P. (2010). Feminist Thought; Pengantar

Paling Komprehensif Kepada Aliran

Utama Pemikiran Feminis. In Jalasutra.

Top Brand Awards. (2020). Top Brand Index

Fase 2 2020. https://www.topbrandaward.

com/top-brandindex/?

tbi_find=zoya

Unger, R. K., & Crawford, M. (1993). Sex and

Gender—The Troubled Relationship

Between Terms and Concepts.

Psychological Science, 4(2).

https://doi.org/10.1111/j.1467-

1993.tb00473.x

West, R., & Turner, L. H. (2019). Introducing

Communication Theory. In Making Sense

of Messages.

Downloads

Published

2021-10-29