Sistem Pemantauan Perairan Daerah Aliran Sungai Berbasis Internet Of Things

Authors

  • Anggi Febriyani Universitas Borneo Tarakan
  • Mulyadi Mulyad Universitas Borneo Tarakan

DOI:

https://doi.org/10.30996/elsains.v3i1.5425

Abstract

Sistem pemantauan perairan pada Sungai Buaya di pulau bunyu menjadi hal yang sangat penting dilakukan, karena air pasang yang terlalu tinggi yang mengakibatkan rumah warga terendam banjir. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat yaitu alat yang dapat memantau kelajuan air dan ketinggian air sungai ketika air pasang menggunakan teknologi Internet of Things. Sistem pemantuan ini menggunakan NodeMCU ESP8266 yang sudah terdapat Wi-Fi, sensor water level, sensor water flow dan buzzer. Sistem ini diaplikasikan untuk memantau kelajuan air sungai ketika pasang dan ketinggian air sungai dengan menggunakan aplikasi blynk. Prinsip kerja sistem ini sensor water flow dan sensor water level akan terbaca dan mengirimkan data tersebut pada aplikasi blynk sehingga dapat mengetahui nilai kelajuan air sungai dan ketinggian, dan notifikasi berupa text dan buzzer dapat merespon sebagai peringatan dini untuk daerah sekitar Sungai Buaya.

         Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa sistem ini mampu berkerja dengan baik untuk menjadi sebuah peringatan dini pada debit dan ketinggian air sungai di daerah Sungai Buaya. Dimana pada hasil data sensor water level nilai error sebesar 2,15% dan nilai akurasi sebesar 97,86%. Pada pengujian notifikasi pada aplikasi blynk pembacaan ketika air sungai menyentuh sensor dan didapatkan nilai rata-rata delay sebesar 1,728 detik dan untuk respon delay buzzer pada aplikasi blynk didapatkan nilai rata-rata 0,622 detik. Pada hasil sensor water flow didapatkanlah nilai error sebesar 5,75% dan nilai akurasi sebesar 94,25%. Dengan luas penampang daerah sungai buaya sebesar 21,052  sehingga nilai keseluruhan debit yang didapatkan sebesar 5,073 m3/det.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Anggi Febriyani, Universitas Borneo Tarakan

Jurusan Teknik Elektro

Mulyadi Mulyad, Universitas Borneo Tarakan

Jurusan Teknik Komputer

References

Arshuha, F., & Amalia, I. (2019). Pengaruh Perbandingan Sosial dan Perfeksionisme Terhadap Body Dissatisfaction Mahasiswi Pengguna Instagram. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris & Non-Empiris, 5(2), 75-92.

Griffiths, S., Hay, P., Mitchison, D., Mond, J. M., McLean, S. A., Rodgers, B., & Paxton, S. J. (2016). Sex differences in the relationships between body dissatisfaction, quality of life and psychological distress. Australian and New Zealand Journal of Public Health, 40(6), 518-522.

Ho, S. S., Lee, E. W. J., & Liao, Y. (2016). Social Network Sites, Friends, and Celebrities: The Roles of Social Comparison and Celebrity Involvement in Adolescents’ Body Image Dissatisfaction. Social Media and Society, 2(3), 1–11.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Ruang Kehidupan. Edisi 5. Jakarta: Erlangga.

Husni, H. K., & Indrijati, H. (2014). Pengaruh Komparasi Sosial pada Model pada Iklan Kecantikan di Televisi Terhadap Body Image Remaja Putri yang Obesitas. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 3(3), 207-212.

Izza, V., & Mahardayani, H. I. (2016). Hubungan Antara Body Dissatisfaction dan Interaksi Sosial dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri. Proyeksi, 6(1), 45–52.

Namira, I. (2019). 7 Aplikasi Kamera Cantik Terbaik untuk Android, Hasilnya Memuaskan!. IDNTimes. Diambil dari https://www.idntimes.com/tech/trend/izza-namira-1/rekomendasi-aplikasi-kamera-cantik-terbaik-untuk-android

Prawono, V. I. (2017). Hubungan antara body image satisfaction dan self-esteem pada perempuan dewasa muda yang berdiet di Jakarta. Psibernetika, 6(1). 39-55

Putri, A. R. & Jofie Y. (2019). Jumlah Pengguna Instagram di Indonesia Capai 61 Juta. Kumparan. Diambil dari https://kumparan.com/kumparantech/jumlah-pengguna-instagram-diindonesia-capai-61-juta-1sVVLzdQO0T

Quamila, A. (2020). Berbagai Gangguan Kesehatan Akibat Body Image Negatif. HelloSehat. Diambil dari https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/gangguan-kesehatan-akibat-body-image-negatif/

Sunartio, L., Sukamto, M. E., & Dianovinina, K. (2012). Social comparison dan body dissatisfaction pada wanita dewasa awal. Humanitas, 9(2), 157-168.

Tiggemann, M., Hayden, S., Brown, Z., & Veldhuis, J. (2018). The effect of Instagram “likes” on women’s social comparison and body dsissatisfaction. Body Image, 26, 90–.97

Widiarini, A. (2017) Waspada, Bulimia Terjadi karena Obsesi Ingin Kurus. Viva. Diambil dari https://m.viva.co.id/amp/gaya-hidup/kesehatan-intim/928169-waspada-bulimia-terjadi-karena-obsesi-ingin-kurus

Widiastuti, T. (2016). Rekayasa Gambar Diri Remaja dalam Mencapai Pengakuan Sosial di Instagram. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(3), 215-224.

Wulandari, Syafrian Dian S. E. P. & N. A. R. (2019). Hubungan Antara Intensitas Melihat Iklan Kecantikan Dengan Citra Tubuh Negatif Pada Remaja Putri. Jurnal Skripsi, 1,1-9.

Downloads

Published

2021-07-31