Hubungan Digital Literacy Skill Dengan Problem Solving Pada Mahasiswa di Surabaya

Authors

  • Sabrina Dana Puspita Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Niken Titi Pratitis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Rahma Kusumandari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Digital Literacy, Problem Solving, Students, Surabaya

Abstract

Abstract

University students in the digital era are required to have digital literacy skills to support their problem-solving abilities in both academic and social contexts. This study aims to examine the relationship between digital literacy skills and problem-solving abilities among students in Surabaya. The study employed a quantitative correlational design. The participants consisted of 118 students from various universities in Surabaya, selected using accidental sampling. The instruments used included a digital literacy scale based on technological, cognitive, and ethical aspects, and a problem-solving scale based on self-confidence, approach style, and personal control. Data analysis was conducted using non-parametric statistical methods. The results revealed a significant positive relationship between digital literacy skills and problem-solving abilities. In conclusion, students with higher digital literacy skills tend to have better abilities in addressing and resolving problems. These findings highlight the importance of digital literacy development as a key skill to support academic success and readiness to face challenges in the digital era.

 

Keywords: Digital Literacy, Problem Solving, Students, Surabaya

 

Abstrak

Mahasiswa di era digital dituntut memiliki keterampilan literasi digital untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah dalam berbagai aspek kehidupan akademik maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan literasi digital dengan kemampuan pemecahan masalah pada mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah 118 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala literasi digital berdasarkan aspek teknologi, kognitif, dan etika, serta skala pemecahan masalah yang mengacu pada aspek keyakinan diri, gaya pendekatan, dan kontrol pribadi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterampilan literasi digital dan kemampuan pemecahan masalah. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat literasi digital mahasiswa, maka semakin baik kemampuan mereka dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan literasi digital sebagai salah satu keterampilan utama untuk mendukung keberhasilan akademik dan kesiapan menghadapi tantangan di era digital.

 

Kata kunci: Literasi Digital, Pemecahan Masalah, Mahasiswa, Surabaya

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abimantara, A., Yuniarti, R., & Sari, M. (2024). Pengaruh literasi digital dalam kemampuan pemecahan masalah pada siswa. Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, 9(1), 45–55. https://doi.org/xxxx

Amnie, R., Wibowo, H., & Fitriana, L. (2021). Pengembangan penilaian keterampilan digital untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(2), 112–124.

Arbiana, S., Nugroho, D., & Pratiwi, I. (2024). Analisis kemampuan problem solving mahasiswa dalam menyusun tugas akhir. Jurnal Psikologi Terapan, 10(1), 32–40.

Astuti, R., Sari, A., & Wulandari, T. (2022). Keseimbangan akademik dan kesehatan mental mahasiswa di era digital. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 98–110.

Calvani, A., Fini, A., Repetto, M., & Zanussi, S. (2008). Digital competence in practice: A model for the assessment of digital competence. Italian Journal of Educational Technology, 16(2), 7–20.

Cynthia, V., & Sihotang, M. (2023). Hubungan literasi digital dengan pengambilan keputusan pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Intelektual, 5(3), 66–74.

Gusta, Y., Fadillah, A., & Maulidya, R. (2024). Digital literacy dan keterampilan abad 21: Implikasi pada mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Teknologi dan Pembelajaran, 11(1), 13–24.

Heppner, P. P., & Petersen, C. H. (1982). The development and implications of a personal problem-solving inventory. Journal of Counseling Psychology, 29(1), 66–75. https://doi.org/10.1037/0022-0167.29.1.66

Herawati, M., & Anne, R. (2023). Peran literasi digital dalam menyelesaikan permasalahan akademik di kalangan mahasiswa. Jurnal Psikologi dan Teknologi, 4(2), 55–63.

Ningsih, D. (2017). Analisis tingkat problem solving mahasiswa dalam konteks akademik. Jurnal Psikologi Edukasi, 3(2), 88–95.

Purnamasari, D. (2020). Kemampuan problem solving mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir: Sebuah studi tes Rorschach. Jurnal Psikodiagnostika, 12(1), 21–30.

Ririen, D., & Daryanes, A. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Literasi Digital, 5(1), 15–28.

Sinaga, H. (2024). Literasi digital sebagai prediktor keterampilan pemecahan masalah mahasiswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(1), 45–54.

Wahyuti, D., Purwadi, A., & Kusumaningtyas, R. (2023). Problem solving dalam pendidikan tinggi: Pendekatan kognitif dan aplikatif. Jurnal Pengembangan Sumber Daya Manusia, 7(1), 33–42.

Downloads

Published

2026-04-19

Issue

Section

Articles