Forgiveness pada Dewasa Awal Pasca Putus Cinta: Bagaimana Peran Emotional Intelligence?

Penulis

  • Maharani Luvinda Putri Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Herlan Pratikto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Akta Ririn Aristawati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i04.12525

Kata Kunci:

Dewasa Awal; Emotional Intelligence; Forgiveness; Putus cinta

Abstrak

Putus cinta merupakan pengalaman emosional yang berat, terutama bagi individu yang berada pada tahap dewasa awal. Pada fase ini, individu sering kali merasakan emosi negatif yang akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Salah satu aspek penting dalam proses penyembuhan yaitu forgiveness. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan emotional intelligence dengan forgiveness pada dewasa awal yang pernah mengalami putus cinta melalui pendekatan kuantitatif korelasional. Partisipan yang digunakan sebanyak 200 responden dengan teknik Purposive Sampling. Skala forgiveness diukur mengacu teori McCoullough, Root, Cohen (2006) dan skala Emotional Intelligence mengacu teori Goleman (2007) yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis yang diaplikasikan melalui korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan postif dan signifikan antara emotional intelligence dengan forgiveness pada dewasa awal yang pernah mengalami putus cinta, artinya semakin tinggi emotional intelligence juga semakin tinggi forgiveness yang dimilikinya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-01-23

Terbitan

Bagian

Articles