Analisis Hubungan Antara 糸 (Benang) dengan Makna Kanji yang mengandung Bushu Ito (糸) Secara Tidak Langsung
DOI:
https://doi.org/10.30996/mezurashii.v7i2.131866Abstract
Kanji adalah simbol yang diciptakan berdasarkan makna yang ingin disampaikan. Penelitian ini difokuskan pada 39 Kanji yang mengandung Bushu 糸 yang memiliki hubungan dengan makna “benang” secara tidak langsung yang diambil dari kamus Kanji Jepang " Shin Reinboo Shougaku Kanji Jiten Kaitei Dai 3 Ban" (新レインボー小学漢字辞典改訂第3版). Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana peran semantik unsur 糸 pada Kanji yang ber-Bushu 糸 berdasarkan naritachi dan makna asosiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teori yang dipakai adalah teori peran semantik oleh Sumiko (2005) dan teori makna. Dari hasil analisis, dapat diketahui terdapat total 39 Kanji yang memiliki hubungan dengan 糸(benang) secara tidak langsung. Dari 10 klasifikasi Kanji berdasarkan teori peran semantik oleh (Sumiko, 2005) hanya ditemukan 6 peran semantik, yaitu peran semantik sebagai penderita dengan 11 data, sebagai tema 10 data, sebagai pelaku 7 data, sebagai tujuan 7 data, sebagai alat 3 data dan sebagai lokasi 2 data.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Astrid Julianti, Dwi Puspitosari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors publishing in the Journal will be asked to sign a Copyright Assignment Form. In signing the form, it is assumed that authors have obtained permission to use any copyrighted or previously published material. All authors must read and agree to the conditions outlined in the form, and must sign the form or agree that the corresponding author can sign on their behalf. Articles cannot be published until a signed form has been received.It is a condition of publication that authors assign copyright or license the publication rights in their articles, including abstracts, to email jurnalmezurashii@untag-sby.ac.id. . This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article, and of course the Journal to the widest possible readership in print and electronic formats as appropriate.

