Perubahan Sosial Mantan Yakuza dalam Kehidupan Sosial Pada Film Yakuza and The Family
DOI:
https://doi.org/10.30996/mezurashii.v7i2.131966Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi reintegrasi sosial dua tokoh dalam film Yakuza and The Family (2021), yakni Kenji Yamamoto dan Shuhei Hosono, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori stigma sosial dari Erving Goffman. Fokus analisis terletak pada bagaimana masing-masing tokoh menghadapi stigma sebagai mantan anggota yakuza dan merespon tantangan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap narasi film, dialog, dan visual dalam film. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kenji gagal menjalani reintegrasi akibat keterasingan sosial, lemahnya dukungan interpersonal, serta statusnya sebagai mantan pemimpin yakuza yang memperkuat stigma masyarakat terhadap dirinya. Sebaliknya, Hosono menunjukkan keberhasilan dalam reintegrasi melalui strategi penyesuaian diri, penerimaan terhadap norma sosial baru, serta dukungan dari lingkungan yang lebih terbuka. Selain itu,kebijakan pemerintah dan status dalam yakuza juga berperan penting. Perbandingan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan reintegrasi tidak hanya ditentukan oleh niat pribadi, melainkan bergantung pada sejauh mana individu mampu meyakinkan masyarakat bahwa mereka benar-benar telah berubah dan pantas diterima kembali dalam kehidupan sosial
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MUHAMMAD RAYHAN BAIHAQY, Ken Widyawati, M Suryadi, Rezki Amelia Anggraeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors publishing in the Journal will be asked to sign a Copyright Assignment Form. In signing the form, it is assumed that authors have obtained permission to use any copyrighted or previously published material. All authors must read and agree to the conditions outlined in the form, and must sign the form or agree that the corresponding author can sign on their behalf. Articles cannot be published until a signed form has been received.It is a condition of publication that authors assign copyright or license the publication rights in their articles, including abstracts, to email jurnalmezurashii@untag-sby.ac.id. . This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article, and of course the Journal to the widest possible readership in print and electronic formats as appropriate.

