ANALISIS FUNGSI SHUUJOSHI NO DAN YO OLEH TOKOH WANITA DALAM ANIME VIOLET EVERGARDEN EPISODE 1-9

  • Ithrotun Nisa' Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Umul Khasanah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstract

Artikel diterima tanggal....

Artikel diedit tanggal.....

Abstrak: Anime merupakan salah satu jenis seni kontemporer atau modern yang di minati oleh berbagai kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  fungsi Shuujoshi No dan Yo yang digunakan oleh tokoh wanita dalam anime “Violet Evergarden”. dalam analisis digunakan pendekatan Sosiolinguistik dan metode deskriptif sebagai desain penelitian . Sumber data yang digunakan adalah anime Violet Evergarden Episode 1 sampai 9 dengan hasil temuan sebagai berikut; pertama: fungsi shuujoshi No: (1) Pertanyaan sebanyak 24 data, (2) Penyampaian berita dengan lembut sebanyak 29 data. Kedua: fungsi shuujoshi Yo: (1) Ajakan sebanyak 1 data, (2) Pernyataan untuk memastikan sebanyak 20 data, (3) Omelan atau hinaan sebanyak 6 data, (4) Permohonan sebanyak 2 data.

 

Kata kunci: Anime, Sosiolinguistik, Violet Evergarden, Shuujoshi Yo dan No.

 

Abstract: Anime is one type of contemporary or modern art that is of interest to the public. This study aims to describe the Shuujoshi No and Yo functions used by the female characters in the anime "Violet Evergarden" according to the context. Using Sociolinguistic approach and descriptive method as research design . The select data source is  anime Violet Evergarden from episode 1-9 with the following findings :  function of shuujoshi No: (1) 24 data questions, (2) 29 data delivers news gently. Second: the shuujoshi Yo function: (1) 1 data invitation marker, (2) 20 data giving a statement to ensure , (3) 6 data showing scolding or insults , (4) 2 data Indicating  requests.

Keywords: Anime, Sosiolinguistik, Violet Evergarden, shuujoshi No and Yo.

Author Biography

Ithrotun Nisa', Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Fakultas Ilmu Budaya

Sastra Jepang

References

Chino, Naoko. 2008. Partikel Penting Bahasa Jepang. Jakarta: Kesaint Blane.

Fujii, Toshirou. 2021. Super Club. Tokyo: Studio KAI.

Ishidate, Taichi. 2018. Violet Evergarden. Kyoto: Kyoto Animation.

Jorden, Eeleanor H. 1989. Feminim Language. Tokyo: Kodansha Encyclopedia of Japan.

Kartika, Agus Ketut I, dkk. 2016. “Struktur, Fungsi, dan Makna Shuujoshi Yone, Wa, dan Kashira dalam Komik School Rumble Volume 1-10 Karya Jin Kobayashi”. Jurnal Humanis, Fakultas Ilmu Budaya Unud, Vol. 16.

Murtati, Siti dan Yulia, Nova. 2018. “Analisis Shuujoshi Sebagai Penanda Joseigo dan Danseigo dalam Komik Detektif Conan Volume 92 Karya Gosho Aoyama”. Omiyage, Vol. 2, No. 3.

Manurung, Hartono Rudi. 2010. “Analisis Penggunaan Partikel Akhiran Shuujoshi ‘Ne’ dan ‘Yo’ Pada Novel Sabiru Kokoro”. Humaniora, Vol. 1, No. 2.

Putri, Fransiska Nimas Jayanti dan Teguh Santoso. 2016. Bahasa Jepang: Ragam Bahasa Pria dan Wanita. Yogyakarta: Morfalingua.

Romadloniyah, Nur dan Nurhadi, Didik. 2021. “Penggunaan Shuujoshi Kana dan Na oleh Tokoh Midoriya dalam Anime Boku No Hero Academia Dai San Ki (Kajian Sosiolinguistik)”. Jurnal Taiyou, Vol. 2, No. 1.

Shinmura, Izuru. 1998. Koujien Daisan Han. Tokyo: Iwanami Shoten.

Sudjianto. 2007. Bahasa Jepang dalam Konteks Sosial dan Kebudayaannya. Universitas Negeri Diponegoro.

Sudjianto, Dahidi Ahmad. 2004. Pengantar Lingistik Bahasa Jepang. Jakarta: Kesaint Blanc.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogyakarta: Muhammadiyah University Press.

Suryadi, Yudi. 2018. “Analisis Shuujoshi Zo, Ze, dan Yo dalam Komik Captain Tsubasa Road To 2002”. Prosodi, Vol. 12, No. 2.

Tadao, Umesao. 1995. Nihonggo Daijiten. Tokyo: Kodansha.

Teorii, Nagomu. 2013. Kyoukai no Kanata. Kyoto: Kyoto Animation.

Published
2021-10-15
Section
Articles